Di era modern seperti sekarang, smartphone sudah menjadi kebutuhan primer, sama seperti makanan dan kamar kost. Produk teknologi ini memang sangat memudahkan hidup manusia di segala aspek, sih. Kemanapun kita pergi, kita gak pernah lupa membawanya. Termasuk saat traveling.

Liburan tanpa smartphone tuh rasanya insecure banget. Soalnya begitu banyak hal yang memudahkanmu ada di sana, mulai dari aplikasi peta navigasi, booking hotel, penerjemah bahasa, sampai media sosial untuk berbagi momen selama perjalanan.

Tapi gak ada salahnya kok kamu mencoba jalan-jalan tanpa benda keramat itu. Istilah kerennya, digital detox. Mungkin awalnya memang terlihat susah. Tapi ketika kamu benar-benar melaksanakannya, justru hal-hal baik ini yang akan kamu rasakan:

1. Tanpa smartphone dalam genggaman, kamu akan terbebas dari arus informasi yang saling menyanggah dan ujung-ujungnya membingungkan

Tenggelam dalam arus informasi via www.thevisualstoryteller.net

Coba deh kamu bayangkan, berapa jam sehari yang kamu habiskan untuk tenggelam dalam linimasa media sosial, portal berita online, maupun kanal informasi lainnya. Tanpa disadari, gempuran arus informasi yang sangat cepat berseliweran di smartphonemu itu bikin kamu “kelebihan informasi” atau information overload, apalagi sebagian besar informasi yang masuk itu gak benar-benar penting.

Advertisement

Nah, liburan adalah saatnya kabur sejenak dari arus informasi yang gak terbatas ini. Tanpa smartphone, kamu bisa lebih fokus dalam menikmati liburanmu.

2. Kamu bisa berkonsentrasi penuh pada traveling-mu. Gak perlu sibuk cari colokan atau WiFi karena kamu gak butuh semua itu

Melepaskan diri dari belenggu macam ini via www.thevisualstoryteller.net

Tanpa kita sadari, smartphone membelenggu kita dengan beragam cara. nah, dengan meninggalkannya di rumah selama liburan, kamu akan benar-benar merasa bebas. Bebas dari arus informasi yang gak ada habisnya, bebas dari kebutuhan akan sinyal wifi, kuota internet, sampai colokan listrik serta powerbank buat ngisi ulang daya smartphonemu. Alhasil, kamu pun akhirnya bisa menikmati pengalaman liburan yang berkualitas dan berbeda dari biasanya.

3. Smartphone memang menawarkan kemudahan. Tapi, tanpa itu perjalananmu justru akan semakin menantang

Mencoba traveling yang lebih menantang tanpa aplikasi ini via galleryhip.com

Tanpa smartphone berarti kamu mesti liburan tanpa teknologi. Gak ada peta digital, gak ada aplikasi booking hotel, dan tentu saja gak ada Mbah Google yang selalu kamu andalkan. Bagi banyak orang, hal ini merepotkan dan bikin kuatir.

Tapi, coba deh lihat dari sudut pandang yang berbeda: liburanmu bakal jadi lebih seru dan menantang. Toh, orang tuamu serta orang-orang di era 10-20 tahun yang lalu juga dulu bisa tetap menikmati liburan meski tanpa smartphone, tuh. Anggap aja kamu menikmati liburan ala orang zaman dulu.

4. Tanpa peta dan navigasi digital, kamu akan lebih peka dalam membaca peta dan menentukan arah

Membaca peta dan memahami arah via www.huffingtonpost.com

Peta dan navigasi digital yang dimiliki smartphone memang memudahkan kita untuk menuju ke suatu tempat. Tapi, ketergantungan terhadap teknologi itu hanya akan melemahkan sense of direction atau kemampuan membaca arah yang kita punyai.

Alih-alih terus memanfaatkan peta digital, gak ada salahnya membawa peta betulan, menandai tempat-tempat yang mau kamu kunjungi di sana, dan memperhatikan setiap petunjuk jalan dengan fokus. Dengan begitu, kamu gak akan mudah kehilangan sense of direction ini.

5. Memutuskan diri sejenak dari interaksi dunia maya akan membuatmu terkoneksi lebih baik dengan orang-orang yang kamu temui di dunia nyata

Terkoneksi dengan orang-orang di sekitarmu via startupdope.com

Ya, liburan adalah saatnya memutuskan diri sejenak dari interaksi dunia maya yang selama ini terhubung denganmu. Tanpa smartphone yang mendistraksi, kamu akan lebih mudah terkoneksi dengan orang-orang yang ada di sekitarmu. Kamu bisa berkenalan, ngobrol, dan seru-seruan dengan warga lokal atau sesama traveler tanpa harus harus terganggu oleh notifikasi di Facebook.

6. Mau gak mau, kamu mesti menanggalkan keinginan untuk pamer lewat media sosial

Lupakan keinginan mengunggah foto ke Instagram barang sejenak via www.threadsuk.com

Pamer di media sosial kayaknya menjadi salah satu “penyakitnya” anak muda zaman sekarang. Makan enak di restoran apa, upload. Lagi jalan-jalan ke pantai apa, upload. Alih-alih menikmati apa yang ada di depan mata, akhirnya kamu justru terlalu sibuk update status dan mengunggah foto ke medsos macam Path dan Instagram dan mantengin berapa jumlah likes yang kamu dapat.

Tanpa adanya smartphone di tanganmu, mau gak mau kamu mesti menganggalkan kebiasaan ini. Tapi tenang, liburanmu gak akan jadi membosankan, kok. Kamu bisa bersantai, baca buku, jalan-jalan, ajojing di bar, atau bahkan ngajak kenalan seseorang, siapa tahu ketemu jodoh!

7. Dengan meninggalkan smartphone barang sejenak, kamu punya kesempatan untuk lebih mengenal dirimu sendiri

Menikmati waktu untuk diri sendiri via www.worldofwanderlust.com

Me-time atau waktu berkualitas yang kamu tujukan untuk dirimu sendiri itu penting lho. Selain sebagai waktu merenung, kamu juga jadi punya kesempatan untuk mengenal dirimu sendiri lebih jauh. Ya, gak cuma orang lain yang bisa diajak kenalan, dirimu pun bisa ajak bermonolog demi mengetahui lebih jauh tentang dirimu sendiri. Semua ini tentu mustahil bila ada smartphone yagn selalu menjadi pelarian di saat kamu sedang gak ngapa-ngapain.

8. Survive traveling tanpa smartphone adalah bukti bahwa kamu tetap smart meski tanpa smartphone

Tetap smart meski tanpa smartphone via saintsonaplane.com

Smartphonemu tuh bukan otakmu, lho. Tanpa itu, kamu masih bisa tetap berfungsi, kok. Justru, sesekali benda perlu enyah dari dirimu, agar kamu bisa benar-benar berfungsi sebagai manusia lewat indera-indera yang kamu miliki. Lagian, lebih asyik mana sih, liburan tapi gak menikmati setiap detilnya gara-gara smartphone, atau benar-benar meresapi setiap pengalaman yang kamu temui dengan segala indera di tubuhmu?

Menikmati setiap momen dan mengenangnya dalam benak—bukan lewat status, check-in, maupun unggah foto ke media sosial—adalah buktinya bahwa kamu tetap smart meski tanpa smartphone.

9. Di tempat-tempat liburan yang terpencil, sinyal tuh susah. Jadi, buat apa bawa smartphone?

Gak perlu repot-repot cari sinyal via proof.nationalgeographic.com

Bagi yang suka liburan ke daerah-daerah terpencil kayak gunung, pantai, dan pulau-pulau eksotis, liburan tanpa smartphone harusnya bukan hal yang sulit buat kamu. Ya, soalnya biasanya di tempat-tempat terpencil tuh sinyal cukup susah didapat. Daripada terdistraksi gara-gara bolak-balik ngecek sinyal, mendingan tinggal aja deh di rumah!

Nah, itu dia beberapa alasan kenapa kamu mesti mencoba jalan-jalan tanpa smartphone sesekali. Kalau kamu mau menambahkan pendapatmu sendiri, yuk, langsung coret-coret aja di kolom komentar.