Kontroversi KKN Desa Penari. Ada yang Menganggap Rekaan Namun Ada yang Beneran Nyari Lokasinya!

KKN Desa Penari

Entah kenapa linimasa Twitter kemarin masih menunjukkan kisah KKN Desa Penari masih trending. Padahal kisah ini sudah dibuat pada bulan Juni lalu. Namun masih banyak netizen yang kepo dan penasaran dengan kisah ini. Pasalnya, kisah KKN di Desa Penari cukup unik sekaligus ngeri ceritanya. Hal ini dibantu oleh banyaknya review di Youtube tentang kisah misteri yang dituturkan akun anonim @SimpleM81378523.

Advertisement

Ternyata kisah horor ini sangatlah kontroversial. Di satu sisi ada yang percaya namun tidak sedikit yang menyangsikannya. Bagi yang percaya, bahkan ada yang sampai menelusuri lokasi yang ‘terduga’ sebagai TKP Desa Penari. Bahkan tak sedikit yang mencari tahu kampus dan tokoh-tokohnya. Yuk simak kontroversi kisah KKN Desa Penari yang viral ini.

Buat kamu yang belum mengikuti kisahnya, Hipwee coba bikin ringkasannya secara singkat kejadian tahun 2009 di sebuah kabupaten B di Jawa Timur ini

KKN desa Penari via threadreaderapp.com

KKN Desa Penari hanya punya 6 tokoh setelah diringkas oleh si pencerita. Seharusnya peserta yang ikut KKN ke sana berjumlah 14 orang. Nama peserta KKN adalah Bima, Ayu, Widya, Nur, Wahyu dan Anton. Mereka KKN di sebuah desa yang letaknya di dalam hutan. Sejak awal kedatangan, Nur dan Widya sudah mendapat penampakan seorang penari di hutan dan suara gamelan. Kisah ini berkutat persoalan asmara. Bima suka dengan Widya dan berniat melakukan pelet kepadanya dengan sebuah mustika yang diberikan seorang wanita cantik (baca jin) di sebuah sendang keramat. Sementara Ayu suka dengan Bima, maka dari itu Ayu punya proker yang dibikin satu kelompok dengan Bima. Ia pun melakukan pelet serupa kepada Bima dengan media selendang biru.

Banyak kejadian mistis yang menimpa mereka, terutama Widya dan Nur. Untungnya Nur punya jin penjaga bernama Mbah Dok. Jin penjaga ini melawan sendiri banyak jin di hutan tersebut. Widya pun seolah jadi incaran jin karena ia akan dipelet oleh Bima. Namun ternyata Bima dan Ayu justru melakukan tindakan mesum di sendang. Mungkin ini adalah pengaruh selendang hijau yang digunakan melet Bima. Mereka berhubungan seks di tempat paling keramat tersebut. Lebih-lebih mereka telah melakukan hal paling terlarang, yakni bersekutu dengan iblis bernama Badarawuhi. Bima mendapat mustika dan berhubungan dengan wanita cantik yang merupakan sosok jin, Ayu mendapat selendang hijau. Di akhir cerita sukma mereka berdua seolah pergi dari jasad mereka. Tiga bulan setelah dibawa pulang, Ayu dan Bima meninggal dunia.

Advertisement

Detail cerita bisa kamu simak di sini untuk versi pertama (Widya). Untuk versi kedua versi Nur bisa kamu simak di link ini. Dua kisah yang cukup panjang itu harus dibaca demi mendapat kisah yang utuh.

1) Versi Widya https://threadreaderapp.com/thread/1143116541480726531.html

2) Versi Nur https://threadreaderapp.com/thread/1152574349263552513.html

Reaksi netizen pun beragam. Ada yang meragukan kisah ini, ada pula yang justru kepo banget sama lokasinya. Bahkan ada nih akun Tim Pencari Fakta KKN Desa Penari

tim pencari fakta via twitter.com

Netizen pun mencari lokasi TKP Desa Penari. Bahkan ada Tim Pencari Fakta KKN Desa Penari. Asumsi muncul dari inisial yang disebut oleh Simple Man si penulis. Kota inisial B, kecamatan K, alas/hutan D, desa W. Pilihan mengerucut ke Bondowoso dan Banyuwangi. Bondowoso karena di thread disebutkan waktunya sekitar 4 jam dari kota S (Surabaya). Hutan inisial D adalah hutan Dadapan yang lokasinya di Bondowoso. Namun sayangnya di Bondowoso nggak pakai logat bahasa Jawa halus. Lebih menggunakan bahasa Madura.

Jadi opsi lainnya adalah Banyuwangi. Banyuwangi memang identik dengan penari. Ada banyak hutan yang angker juga. Asumsi selanjutnya adalah K adalah Kecamatan Kalibaru dan hutan D adalah manipulatif. Hutan yang dimaksud adalah alas purwo atau alas Gumitir. Alas Gumitir lebih masuk akal karena siapa sih orang yang mau KKN di alas Purwo. Hehehe.

tim pencari fakta via twitter.com

Tidak cuma yang kepoin lokasinya, bahkan ada pula foto-foto sendang yang dianggap keramat tersebut beredar di Facebook. Simple Man selaku penulis pun mengatakan sendang itu bukan lokasi TKP Desa Penari. Bahkan netizen sampai mencari melalui citra satelit lho. Netizen Indonesia kalau udah penasaran ngeri banget deh.

Lalu bagaimana kesimpulannya? Apakah kisah KKN Desa Penari yang sangat menarik ini rekaan semata? Atau memang benar adanya?

banyak yang minta dibikinin film lho via twitter.com

Hipwee tidak bisa memastikan benar tidaknya kisah ini. Tapi setidaknya dua pandangan ini ada dasarnya. Bagi yang menganggap ini rekaan punya dasar berpikir bahwa thread ini dibikin oleh akun anonim dan kisahnya terlalu bombastis. Seolah kisah ini imajinasi si penulis. Apalagi setting tahun 2009 diyakini tidak ada lokasi sepelosok itu di Jawa Timur. Pun detail-detail kecil banyak yang bikin orang nggak percaya kisah misteri ini.

Namun si penulis klarifikasi kalau ini adalah kejadian nyata yang awalnya ia curi dengar dari temannya. Ia pun kemudian meminta izin untuk menceritakan ulang dengan berbagai pengurangan dan penambahan di berbagai aspek cerita. Hal ini ditujukan kepada pembaca agar mendapat pesan dari kisah tersebut. Kalau dibilang panjat sosial juga kayanya nggak ya, hal ini karena yang bikin anonim. Biasanya sih yang panjat sosial ya akun-akun yang butuh follower dan engagement tinggi. Toh banyak juga yang mencari lokasi berdasar deskripsi lokasi hutan di desa penari. Simple Man si penulis cerita juga bilang belum ada yang menyebut lokasinya dengan benar. Walaupun ia berharap agar netizen tidak usah mencari tahu sedemikian rupa. Cukup dijadikan kisah pembelajaran saja.

Silakan diambil hikmahnya dan pelajaran jangan sampai melakukan hal terlarang bersekutu dengan iblis.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE