Kuliner Khas Thailand Bukan Cuma Tom Yam, Ini 5 Lainnya yang Harus Kamu Coba

Kuliner khas Thailand

Jika bicara destinasi wisata di Thailand, Phuket adalah gambaran yang mungkin terlintas di benak banyak orang. Sementara jika bicara kuliner khas Negeri Gajah Putih, ingatan mau nggak mau tertambat hanya pada tom yam, sup dengan cita rasa asam, pedas dan segar.

Advertisement

Tak berlebihan jika ingatan tentang kuliner khas Thailand selalu tertambat pada tom yam. Hidangan satu ini memang lezat dan kaya rasa. Namun, kuliner khas negara dengan julukan lain Lumbung Padi ini nggak cuma tom yam loh. Berikut 5 lainnya yang harus kamu coba.

1. Tod man pla

Tod man pla | Takeaway, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons via commons.wikimedia.org

Tod man pla adalah perkedel ikan khas Thailand. Sekilas, baik bentuk maupun teksturnya mirip dengan otak-otak di Indonesia. Hanya saja tod man pla punya cita rasa pedas, asam, gurih sebagaimana ciri khas masakan-masakan Thailand.

Tod man pla biasanya dibuat dengan menggunakan ikan bulu punggung, atau ikan berdaging putih seperti tenggiri atau kod. Makanan satu ini biasa disajikan sebagai hidangan pembuka, dengan cara santap dicocol kecap ikan atau sriracha, sambal khas Thailand.

Advertisement

2. Pad thai

Pad thai | Gambar oleh Huahom dari Pixabay via pixabay.com

Seperti jenis-jenis kuliner di banyak negara Asia Tenggara, kuliner khas Thailand turut dipengaruhi budaya berbagai bangsa. Misalnya phad thai. Hidangan satu ini sudah ada sejak zaman kerajaan Ayutthaya, dan diyakini terpengaruh masakan Vietnam atau China.

Pad thai adalah makanan berbahan dasar mie beras yang digoreng, dibumbui dengan asam jawa, ebi, bawang putih, bawang merah, kecap ikan, cabai dan gula jawa. Makanan yang mudah ditemukan di restoran maupun kedai pinggir jalan ini dihidangkan dengan campuran telur, tahu, tauge, irisan daging, boga bahari, dan jeruk limau serta kacang sebagai pelengkap.

3. Som tam

Advertisement

Som tam | Takeaway, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons via commons.wikimedia.org

Som tam bisa diartikan sebagai saladnya orang Thailand. Meski disebut salad yang mana identik sebagai makanan vegetarian, som tam menggunakan unsur hewani, terutama boga bahari. Bahan utama som tam adalah pepaya hijau yang diiris tipis bertekstur renyah. Kemudian ditambahkan kacang panjang, kacang tanah, bumbu tradisional pla ra, boga bahari, dan limau.

Som tam memiliki cita rasa pedas, manis dan gurih. Hidangan ini diyakini berasal dari Laos tetapi populer lewat kuliner Thailand. Sempat masuk daftar 50 Makanan Paling Lezat di Dunia versi CNN Go pada 2011 silam, som tam juga bisa ditemukan di Kamboja dengan sebutan bok l’hong.

4. Khao pad

Khao pad | Takeaway, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons via commons.wikimedia.org

Khao pad adalah nasi goreng khas Thailand. Hidangan ini cukup berbeda dengan nasi goreng Tiongkok dan nasi goreng umumnya di Indonesia, salah satunya karena beras yang digunakan adalah beras melati Thailand. Sementara untuk bumbu-bumbu yang digunakan seperti umumnya nasi goreng, meliputi bawang putih, kecap, gula, garam dan kecap ikan.

Ciri lain khao pad yang sejatinya merupakan masakan Thai tengah ini adalah dihidangkan bersama telur, boga bahari, ayam, dan berbagai jenis daging merah, dengan hiasan tomat, mentimun, jeruk nipis hingga tangkai daun bawang.

5. Mango sticky rice

Mango sticky rice | Gambar oleh Huahom dari Pixabay via pixabay.com

Hidangan satu ini dalam beberapa tahun terakhir sepertinya sempat menghuni top of mind banyak orang jika ditanya kuliner khas Thailand. Di mana-mana di Indonesia bahkan bisa dengan mudah ditemukan penjual mango sticky rice atau ketan mangga khas Thailand.

Sebagaimana namanya, mango sticky rice terdiri dari mangga, ketan dan santan. Biasa disantap sebagai hidangan cuci mulut, makanan khas Thailand ini juga lazim dikonsumsi masyarakat lain di Asia Tenggara, seperti Laos, Kamboja dan Vietnam. Penduduk Thailand dulunya hanya membuat mango sticky rice untuk puncak musim mangga, sekitar bulan April dan Mei.

Itu dia 5 kuliner khas Thailand yang bisa masuk daftar “wajib coba”, jika sebelumnya kamu baru hanya kenal tom yam.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE