Nggak Boleh Rayakan Tahun Baru di Tempat Umum, Pemerintah Larang Bikin Kerumunan. Virtual Aja Ya

Larangan tahun baru di tempat umum

Tok! Palu sudah digetok. Keputusan sudah tidak bisa diganggu-gugat lagi. Larangan perayaan tahun baru di tempat umum resmi diberlakukan. Setelah memangkas cuti bersama di akhir tahun, kini pemerintah melarang segala bentuk perayaan tahun baru di tempat umum. Keputusan ini diambil untuk mencegah munculnya kerumunan.

Dinukil dari Kompas , keputusan ini dibuat tanggal 14 Desember kemarin. Menko Kemaritiman dan Investasi yang sekaligus Wakil Ketua Komite Penangangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPC PEN) Luhut Binsar Panjaitan menyelenggarakan rapat bersama kepala-kepala daerah untuk membahas dan membuat keputusan ini. 

Yah, nggak bisa ketemu teman-teman dong! Keputusan ini pasti menambah rasa sedih. Apalagi kamu sudah merencanakan perayaan tahun baru. Sementara waktu, kamu memang harus menahan ego. Ada kepentingan bersama yang harus dinomorsatukan. Nah, bagaimana kalau merayakan tahun baru secara virtual saja?

ADVERTISEMENTS

Hampir setahun pandemi melanda. Tahun 2020 tinggal menghitung hari saja. Namun apa daya, pandemi masih sulit tertangani. Mau tidak mau, perayaan yang memicu lonjakan kasus baru harus dicegah

Nggak Boleh Rayakan Tahun Baru di Tempat Umum, Pemerintah Larang Bikin Kerumunan. Virtual Aja Ya

Perayaan tahun baru 2021 nanti cukup berbeda. Pemerintah larang perayaan tahun baru di tempat umum |Photo by Karolina Grabowska via www.pexels.com

Keputusan ini diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19. Mengingat lonjakan kasus positif selalu naik setelah hari libur. Makanya keputusan ini dipilih.  Disampaikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan, Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Melalui siaran pers, Luhut mengumumkan pemberlakukan keputusan ini dapat dimulai tanggal 18 Desember 2020 sampai 7 Januari 2021.

“Jumlah angka positif dan angka kematian terus meningkat pascalibur setelah sebelumnya trennya menurun,” ungkap Luhut, dikutip dari Kompas.

Kabar ini tentu mengecewakan sebagian orang. Terutama kamu yang sudah penat dengan pekerjaan. Usai jumlah hari cuti bersama dipangkas, waktu libur jadi berkurang. Sekarang rencana untuk merayakan tahun baru harus dibatasi. Ingin rasanya bertemu kawan, keluarga besar, atau rekan. Berbincang sambil menikmati letusan kembang api.

Ini momen setahun sekali, begitu pikirmu. orang-orang tertawa di malam tahun baru. Raut muka ceria tergambar jelas di wajah mereka. Harapan-harapan dibangun untuk setahun ke depan. Semua itu tampak indah. Terjadi sekali sekali yakni di malam tahun baru.

Wajar bila bersedih tidak bisa merayakannya. Namun keputusan larangan perayaan tahun baru di tempat umum pasti mempertimbangkan banyak hal. Kamu tentu tidak ingin sebaran Covid-19 makin tinggi? Apalagi kalau kamu atau orang terkasih justru terpapar virus setelah berkerumun dan bersenang-senang.

Sejenak saja, kamu coba pikirkan. Keputusan ini tidak buruk kok. Justru tujuannya baik.

ADVERTISEMENTS

Jangan nekat melanggar, ya. Keputusan ini ada sanksinya, terutama untuk orang-orang di Bali. Tahan dulu rayakan tahun baru yang mengundang banyak orang

Nggak Boleh Rayakan Tahun Baru di Tempat Umum, Pemerintah Larang Bikin Kerumunan. Virtual Aja Ya

Merayakan tahun baru tanpa banyak orang itu tidak enak. Tapi pilihan paling aman saat pandemi | Photo by Polina Tankilevitch via www.pexels.com

Pemeritah daerah Bali membuat peraturan ketat: melarang perayaan tahun baru. Peraturan ini bersifat mengikat. Berlaku untuk setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat umum. 

“Dilarang menyelenggarakan pesta perayaan tahun baru dan sejenisnya di dalam dan/atau di luar ruangan, menggunakan petasan, kembang api, dan sejenisnya, dan mabuk minuman keras.” Cuplikan Surat Edaran Dinas Pariwisata Provinsi Bali. Dikutip dari Travel Kompas.

Bila diketahui menggelar perayaan natal dan tahun baru, bakal dikenai sanksi berupa penundaan layanan administrasi sampai pemungutan denda. Waduh! Selengkapnya aturan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 dan Peraturan Perundang-undangan lainnya.

ADVERTISEMENTS

Keputusan ini akan menyelamatkan banyak orang. Tidak hanya kamu, keluarga, atau teman. Termasuk orang-orang yang selama ini berada di garda belakang

Nggak Boleh Rayakan Tahun Baru di Tempat Umum, Pemerintah Larang Bikin Kerumunan. Virtual Aja Ya

Ingat, tenaga media berjuang menangani pasien corovirus. Jarang libur dan istirahat | Photo by EVG Culture via www.pexels.com

Tiap hari kasus positif belum menampakkan penurunan. Jumlahnya masih tinggi. Siapa pun lelah dengan kondisi yang tak kunjung membaik ini. Tapi bukan berarti kamu bisa bersikap minim toleransi. Ingat, ada orang-orang garda belakang yang berjuang menyelamatkan orang meski taruhannya nyawa.

Tenaga kesehatan seringkali disebut garda depan penagangan Covid-19. Namun sesungguhnya, tenaga kesehatan adalah garda paling belakang. Ketika seseorang terpapar Covid-19 dirawat di rumah sakit oleh tenaga medis, berarti upaya pencegahan dan penularan sudah tidak mempan. Garda-garda depan tidak mampu mencegah infeksi virus. Akhirnya orang terjangkit virus Covid-19.

ADVERTISEMENTS

Tenang, ya. Tidak bisa merayakan tahun baru di tempat umum bukan akhir segalanya. Masih ada cara lain untuk merayakan pergantian tahun

Nggak Boleh Rayakan Tahun Baru di Tempat Umum, Pemerintah Larang Bikin Kerumunan. Virtual Aja Ya

Ada banyak cara merayakan tahun baru tanpa harus pergi ke tempat umum | Photo by Inga Seliverstova via www.pexels.com

Perayaan itu tidak melulu soal keramaian. Bisa jadi perayaan itu tentang kesenyapan. Bila sebelumnya kamu merayakan tahun baru di tengah keramaian, sekarang kamu bisa mencoba alternatif ini.

Momen pergantian tahun tidak akan kehilangan makna misal kamu merayakan dengan sederhana. Sekadar duduk bersama dengan orang tua sambil membicarakan rencana masa depan. Bertemu kawan-kawan secara virtual juga tak kalah menyenangkan. Kamu masih bisa bergembira dengan mereka. Saling memberi selamat dan ucapan doa.

ADVERTISEMENTS

Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma. Banyak cara merayakan tahun baru dengan asyik dan aman. Nah, ide-ide perayaan tahun baru tanpa harus ke luar rumah ini bisa kamu terapkan

Nggak Boleh Rayakan Tahun Baru di Tempat Umum, Pemerintah Larang Bikin Kerumunan. Virtual Aja Ya

Rayakan tahun baru secara virtual | Photo by Polina Tankilevitch via www.pexels.com

Karena dilarang membuat kerumunan dan keramaian, perayaan tahun baru di rumah adalah pilihan tepat. Merayakan dengan keluarga saja, tanpa perlu mengundang orang lain. Bila kamu tinggal jauh dari keluarga, tidak apa-apa kok merayakan tahun baru sendirian. Soalnya, ide-ide perayaan tahun baru ini buat malammu makin seru.

Kamu bisa adakan pesta perayaan tahun baru virtual. Undang teman-teman untuk hadir secara virtual di malam tahun baru. Agar lebih seru, kamu bisa gunakan permainan-permainan kecil. Misalnya backdrop challenge. Jadi setiap orang harus berkreasi untuk menghias backdrop dengan tema tahun baru.

Malam tahun baru kian seru dengan dance couple atau game night. Di tengah-tengah acara, kamu bisa selipkan musik dan ajak semua orang menari. Game Night juga bagus loh. Kamu bisa berikan tebak-tebakan atau tantangan. Semua ide itu bisa dilakukan dalam perayaan tahun baru virtual.

Larangan tahun baru di tempat umum tidak jadi masalah. Perayaan tahun baru secara virtual juga nggak kalah seru kok.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day