Nggak Cuma Refreshing, Yuk Temukan 4 Makna Perjalanan yang Lebih Dalam dari Film “Nomadland”

Makna perjalan di film "Nomadland"

Bagi sebagian orang, perjalanan adalah sarana hiburan dan refreshing supaya nggak jenuh dengan rutinitas sehari-hari. Kadang perjalanan pun nggak cukup di dalam kota saja, bisa antarkota, hingga antarnegara. Nggak bisa dipungkiri, kalau perjalanan memang memberikan banyak pengalaman dari mengunjungi tempat-tempat dan bertemu dengan orang-orang baru.

Advertisement

Kalau udah bicara pengalaman, makna perjalanan jadi nggak hanya untuk hiburan dan refreshing aja, ya! Apalagi kalau kita belajar memaknai perjalanan dari film “Nomadland”. Film peraih 3 nominasi di piala Oscar ini menceritakan sosok perempuan bernama Fern yang melakukan perjalanan ke sejumlah negara bagian demi kehidupan yang lebih baik. Yuk simak, seperti apa makna perjalanan di film “Nomadland” yang bisa kita ambil pelajarannya!

1. Perjalanan melatih keberanian kita dalam mengambil keputusan dan mengasah kemampuan pemecahan masalah

Berbagai rintangan dalam perjalanan | Credit photo by @nomadlandfilm via www.instagram.com

Fern merupakan perempuan berusia 60-an tahun yang mengawali perjalanannya dengan kondisi sulit. Suaminya meninggal dan Fern kehilangan pekerjaan. Kondisi ini membuatnya mau nggak mau harus mengembara untuk mendapatkan kehidupan baru yang lebih baik. Banyak sekali kesulitan yang harus Fern hadapi sendirian. Padahal dulu ia nggak bisa melakukan banyak hal tanpa peran suaminya.

Dalam perjalanan, nggak jarang kita menemukan masalah yang biasanya nggak bisa kita hadapi. Seperti halnya Fern, akhirnya mau nggak mau kita harus bisa mengambil keputusan. Hal inilah yang membuat kita belajar dan mengasah kemampuan pemecahan masalah.

Advertisement

2. Perjalanan mengajarkan kita berdamai dengan diri sendiri dan belajar menerima keadaan di tengah ketidakpastian

Fern memulai perjalananya dengan tujuan mendapat pekerjaan. Sayangnya, usianya yang udah nggak muda membuatnya sangat kesulitan mencari pekerjaan. Fern pun belajar untuk berdamai dengan dirinya sendiri dan berusaha menerima keadaan yang cukup sulit ia jalanani sendiri.

Advertisement

Sadar nggak, kalau perjalanan mengajarkan kita berdamai dengan diri sendiri dan mau nggak mau harus bisa menerima keadaan? Dalam perjalanan, nggak semua yang kita inginkan dan yang kita rencanakan bisa berjalan lancar. Hal inilah yang membuat kita belajar berdamai dengan diri sendiri atas ego kita.

3. Pengalaman adalah hal yang paling berharga dari setiap perjalanan yang kita lakukan

Suatu ketika, Fern mendapat undangan pertemuan komunitas sesama pengembara. Ternyata pertemuan tersebut menyediakan dukungan bagi sesama pengembara. Di sana Fern nggak hanya mendapat teman baru, ia juga mendapat pengalaman dan pelajaran baru tentang keterampilan bertahan hidup di jalan. Secara nggak langsung, tempat-tempat yang kita kunjungi dan orang-orang yang kita temui di perjalanan akan membentuk pengalaman yang sangat berharga dalam kehidupan kita.

4. Belajar dari orang-orang yang kita temui di perjalanan mampu membuat kita memiliki sudut pandang baru yang lebih baik

Di komunitas pengembara tersebut, Fern bertemu dengan seorang teman bernama Swankie yang ternyata seorang penyitas kanker. Pertemuan dengan Swankie mengajarkan Fern untuk lebih bersyukur atas kehidupan yang ia jalani. Nggak hanya Swankie, Fern juga menemukan kisah-kisah menyedihkan dari teman-temannya sesama pengembara. Kisah tersebut membuat Fern semakin tegar dan bisa memaknai kehidupannya lebih baik.

Nggak jarang kita bisa menemukan makna kehidupan yang lebih dalam ketika sedang melakukan perjalanan. Seperti yang Fern alami, makna tersebut justru kita pelajari dari orang-orang yang kita temui di jalan. Selain membuat kita lebih bersyukur, hal tersebut juga membukakan sudut pandang baru yang sebelumnya nggak kita ketahui.

Nah, itulah makna-makna perjalanan yang bisa kita pelajari dari film “Nomadland”. Jadi tenyata perjalanan nggak melulu sekadar refreshing saja, ya! Ada makna lebih dalam yang bisa kita dapatkan untuk ‘upgrade’ kehidupan. Ada yang tertarik mengembara seperti Fren?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE