Halo sobat Hipwee, sudah punya paspor belum nih?

Kalau sudah, selamat deh bisa traveling keliling dunia. Melihat dunia bakal bikin pikiran lebih terbuka, sikap lebih toleran, dan lebih mudah memahami orang lain. Berbeda dengan orang yang seumur hidupnya tinggal di lingkungan yang sama dan nggak pernah bepergian melihat dunia. Dia akan lebih keras dan saklek sikapnya di hadapan orang yang berbeda dengannya.

Advertisement

Bagaimana cara memulai perjalanan ke luar negeri? Ya mulailah dengan yang terdekat dan bahasanya mudah dipahami. Mana lagi kalau bukan Malaysia (plus Singapura). Sebagai pemula, dua negara itu sebaiknya kamu kunjungi semenjak paspor kamu jadi. Jangan dianggurin dong paspornya. Nah, Hipwee Travel bakal

Cari tiket jauh-jauh hari. Tiket pesawat ke Malaysia atau Singapura PP seharga 300 atau 500 ribu bukanlah isapan jempol belaka

Untuk memulai perjalanan ke luar negeri, kamu perlu punya paspor dan tiket pesawat. Ternyata tiket pesawat banyak yang murah lho ke 2 negara ini ketimbang tiket pesawat domestik. Caranya gimana? Cari tiket jauh-jauh hari dan tungguin tiket promonya. Kamu bisa pantengin sosial media maskapai terkait dan subscride news letter di email kamu.

Jangan lupa membawa peralatan di bawah ini :

Advertisement
  • Paspor, KTP, dan dokumen pribadi lainnya
  • Pakaian dan keperluan pribadi kamu
  • Kamera DSLR atau mirrorless/HP
  • Wifi Portable
  • Colokan kaki tiga
  • Obat-obatan

Hari pertama, rute yang ditempuh adalah Jakarta-Kuala Lumpur. Tujuan pertama kamu adalah hotel atau apartemen yang sudah kamu pesan

kuala lumpur via www.thisisinsider.com

Setelah kamu membeli tiket pesawat ke Malaysia, segera booking penginapan via booking online. Kamu bisa pilih mau yang bentuknya hotel atau apartemen. Masing-masing ada plus minusnya. Kalau hotel kamu akan dilayani oleh petugasnya. Lokasinya biasanya juga tak jauh dari stasiun. Harganya juga cukup murah, mulai dari 200 sampai 300 ribu pun ada. Lebih aman buat kamu yang pertama kali ke luar negeri.

Tapi sebenarnya kamu lebih untung kalau pesan apartemen di Airbnb. Harganya mulai dari 300 ribuan sampai jutaan, tergantung seberapa besar dan mewah apartemen tersebut. Kalau kamu pinter nyarinya, pasti ada apartemen harga 300-400 ribu dengan interior yang mewah, bathub, TV kabel, dapur dan kolam renang. Lagipula, satu kamar bisa diisi beberapa orang. Nggak terbatas 1 atau 2 orang seperti di hotel. Lalu kamu mau pilih mana?

Lokasi menginap di hari pertama itu sangatlah penting karena jadi tujuan kamu saat datang ke negara tersebut. Kalau belum tau menginap di mana bakalan bermasalah di imigrasi sih nantinya.

Hari kedua, jalan-jalan keliling Kuala Lumpur. Ada banyak destinasi wisata yang sebaiknya kamu kunjungi saat pertama kali ke Malaysia

batu cave via onceuponajrny.com

Peta MRT atau LRT jadi penting untuk kamu siapkan sebelum pergi ke sana. Hal ini agar bikin kamu nggak bingung arah. Destinasi wajib kunjung di Kuala Lumpur adalah Bukit Bintang, Kuala Lumpur Tower, Menara Kembar Petronas, Batu Caves, Pasar Seni, Masjid Jamek, Dataran Merdeka dan Kuala Lumpur City Center. Udah itu dulu aja. Tampaknya 1 hari pun kurang untuk mengeksplor destinasi di atas. Selain tiket masuknya murah (sebagian gratis), lokasinya juga mudah dijangkau dengan MRT. Sisihkan sebagian destinasi (misal Dataran Merdeka dan Kuala Lumpur City Center) untuk didatangi keesokan harinya.

Hari ketiga, menghabiskan list destinasi wisata yang belum tuntas di hari kedua. Siangnya persiapan menuju ke Singapura.

garden by the bay via www.swedishnomad.com

Jika destinasi yang dituju sudah tuntas, segeralah berkemas menuju tujuan selanjutnya. Rute selanjutnya adalah Kuala Lumpur menuju Johor Bahru. Lho kenapa nggak langsung ke Singapura? Jadi begini, buat kamu yang pertama kali datang ke Singapura sebaiknya menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Hal ini karena imigrasi Singapura terkenal ‘galak’ dan nggak jarang WNI kena random check, termasuk di pos lintas batas Woodland.

Biar lebih aman, ada baiknya kita menginap dulu di Johor, di mana ada banyak hotel murah nggak seperti negara tetangganya itu. Berhubung sampai di Johor sudah malam hari, istirahat dulu deh di sana ketimbang langsung berhadapan dengan petugas imigrasi. Kondisi kamu yang awul-awulan setelah seharian bepergian bakal jadi sasaran empuk petugas di malam hari. Beda dengan di pagi hari saat kamu lebih rapi dan siap untuk pergi traveling.

Hari keempat, pagi-pagi berangkat ke Singapura naik bus Causeway Link yang menghubungkan ke Singapura. Habis itu beli tiket MRT

merlion park via blog.traveloka.com

Sesampainya di stasiun Kranji, kamu bisa langsung naik MRT ke tempat wisata populer seperti Orchard Road, Merlion Park, Garden by The Bay, Botanical Garden, Chinese Garden, ataupun Marina Bay. Lokasi beberapa tempat itu berdekatan, hanya Botanical Garden dan Chinese Garden yang jauh. Semua yang disebutkan di atas masuknya gratis  dan bagus buat foto-foto. Biar lebih irit, kamu perlu membeli Tourist Pass seharga 10 dollar untuk sehari perjalanan atau 16 dollar untuk 2 hari perjalanan. Cocok untuk backpacker yang uang sakunya nggak banyak.

Hari kelima, habiskan waktu di Jewel Changi Airport sebelum kembali ke Indonesia. Keindahan air terjun buatan yang tiada tara

jewel changi via www.hipwee.com

Di hari terakhir, luangkan waktumu di Jewel Changi Airport. Kamu bisa menyaksikan pertunjukan air terjun buatan tertinggi di dunia serta hutan buatan yang menggunakan pohon beneran. Suasana hutan di dalam bandara ini memang luar biasa sih. Habiskan waktumu di sana sembari menunggu jam kepulangan ke Indonesia.

Jadi, apakah panduan ini sudah bikin kamu pede untuk liburan ke luar negeri untuk pertama kali?

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya