“Besok pagi mau ke Makassar, tapi males banget mau packing. Nggak sanggup.”

Sering nggak sih mendapati percakapan macam ini dengan diri sendiri? Hasrat buat traveling sih ada, banyak. Tapi buat packing yang malesnya pake banget. Padahal sejatinya, sama halnya dengan hubungan. Kalau siap jatuh cinta ya kudu siap patah hati. Kalau mau traveling ya kudu mau packing. Kamu bingung mau bawa apa aja? Berkali-kali traveling, berkali-kali packing, berkali-kali pula ada yang ketinggalan? Ya kamu kurang cerdas. Hahahaa… Biar nggak galau pas packing, simak yuk cara cerdas packing dari Hipwee Travel berikut ini…

1. Biar nggak pake nyatet-nyatet di kertas, keluarin aja semua baju di lemari pakaianmu. Pisahin, mana yang pengen kamu bawa, mana yang enggak

bingung kan? iya

bingung kan? iya via ghar360.com

Advertisement

Keluarkan aja semuanya. Sambil bayangin destinasi mana aja yang hendak kamu tuju, pilih segera pakaian mana yang ingin kamu bawa. Nggak perlu dulu kamu mikirin berapa lama waktu yang akan kamu habiskan untuk berlibur, kalau mikir entar kamu males lagi. Keluarkan, lalu pisahkan. Sudah? Sisanya, pakaian yang tak kamu inginkan masukkan lagi ke dalam lemari. Balik ke pakaian yang kamu inginkan, sekarang pisahkan antara atasan, bawahan, dress, baju renang, dan sebagainya. Apa sudah seimbang? Jangan lupa, cari tahu cuaca di tempat tujuanmu. Pakai weather app di ponsel juga bisa.

2. Sekarang waktunya berhitung, pakai tangan aja bisa kok. Lalu gulung bajumu biar nggak menuh-menuhin ruang dalam tasmu. Serah kamu makai ransel atau koper. Kan sayang kalau isinya cuma baju aja cyin~

gulung-gulung

gulung-gulung via www.duaransel.com

Tadi baju yang kamu inginkan kan sudah, sekarang sesuaikan dengan kebutuhan. Kamu pasti sudah tau kan mau berangkat dan pulang dari liburan kapan? Sekarang cek, baju yang kamu pilih kebanyakan, pas, atau malah kurang? Sesuaikan dengan banyak hari dan jenis aktivitas yang sudah kamu agendakan. Misalnya kamu ada agenda main air, berarti bawa lebih satu pasang. Tapi, kalau kamu mau traveling dalam waktu lama, seminggu atau bahkan dua minggu, ya jangan bawa 14 pasang. Kamu bisa nyuci kan di penginapan?

Selanjutnya, untuk menghemat ruang, masukkan ke tas dengan cara digulung. Lipat baju kamu memanjang dulu, lalu gulung erat-erat (hati-hati tapi, biar nggak kucel dan molor). Baru deh ikat dengan karet gelang, supaya nggak gampang kebuka. Dengan begini, sekalipun kamu ingin mengenakan baju yang paling bawah, semuanya tetap rapi. Eh jangan lupa bawa pakaian dalam juga lho ya 😛

3. Sebenernya selain digulung, ada lagi metode bundle yang sangat berguna agar pakaianmu tidak kusut saat dimasukkan ke dalam tas. Terserah kamu mau pilih yang mana~

lebih mudah mana nih?

lebih mudah mana nih? via herpacklinglist.com

Advertisement

Ini teknik lainnya nih, namanya bungkus-bundle atau bundle-wrapping. Merupakan teknik melipat pakaian dengan cara membungkus sebuah obyek di bagian pusat dengan pakaian secara erat-erat. Yang perlu kamu lakukan hanya meletakkan pakaianmu membentang ke kiri, ke kanan, ke atas dan ke bawah secara berselang-seling sebelum dilipat masuk satu per satu secara berselang-seling juga. Hasilnya adalah suatu lipatan pakaian yang ketat dan tanpa celah. Jika masih bingung, kamu bisa lihat contoh petunjuknya di atas ya.

4. Kamu nggak akan traveling modal baju doang kan? Mau mandi pake apa? Yang cewek, yakin nggak dandan nih? Jangan lupa bawa toiletries sama kosmetik

kamu butuh kaya gini

kamu butuh kaya gini via 4.bp.blogspot.com

Alat-alat mandi kan erat banget hubungannya dengan air. Jadi, akan lebih baik kalau semua peralatan mandimu, perawatan tubuh, serta kosmetik kamu ‘bungkus’ jadi satu aja. Taruh pada kantong atau tas kecil khusus yang kedap air. Sehingga kalau tumpah, bajumu nggak jadi korban. Hehee… Terus, kalau kamu berangkat menggunakan pesawat, jangan lupa menyimpan toiletries yang berukuran lebih dari 100 ml di dalam check-in luggage. Mau ke Eropa tujuanmu? Siapkan juga ziplock bag,  karena sebagian besar bandara di Eropa mengharuskan semua cairan dan krim dimasukkan ke dalam kantong tersebut.

“Aku butuh menyimpan krim pelembap atau sunscreen di tas kabin, tapi ukuran botolnya di atas 100 ml. Gimana dong?”

Manfaatkan soft lens case alias tempat penyimpanan lensa kontak. Bisa kamu dapatkan di supermarket dengan harga murah dan gunakan untuk menyimpan krim atau lotion favorit kamu selama perjalanan.

5. Kalau tujuanmu merupakan tempat dingin, mungkin kaos kaki dan kaos tangan jadi barang yang kamu butuhin.

masukin gini, biar nggak susah carinya

masukin gini, biar nggak susah carinya via www.organizationquest.com

Lipat aja sama kaya baju tadi, digulung. Lalu, kamu cari ruang kosong di dalam koper atau ranselmu. Misalnya kalau di ransel, bukan di tempat utamanya, tapi di bagian depan. Kalau di koper, bisa di sela-sela tumpukan pakaian mungkin. Atau kaos kakimu bisa pula kamu jejalkan ke dalam sepatu yang kamu simpan dalam koper atau ransel. Eh ada ide lain, kaos kaki nggak usah digulung. Mungkin bisa kamu gunakan sebagai kantong untuk menyimpan aksesori. Hiiihiii…

6. Nggak usah heboh bawa alas kaki banyak-banyak. Mending kamu bawa satu yang netral aja untuk dikenakan di beragam keperluan

bawa satu aja, jangan aneh-aneh

bawa satu aja, jangan aneh-aneh via www.yourlittleblackbook.me

Atau satu sandal dan satu sepatu juga oke, nggak usah kebanyakan. Tau kan apa sebabnya? Alas kaki seringkali menjadi barang bawaan yang paling berat. Selain itu sebagian besar bentuk-bentuk alas kaki juga tidak fleksibel seperti kain pakaian, sehingga akan memakan ruang yang lebih besar. Karena itu minimalisir jumlah alas kaki yang ingin kamu bawa. Pilih satu saja alas kaki yang kamu rasa akan cocok dipakai untuk segala kesempatan. Paling kamu kebanyakan juga di jalan. Masa iye mau bawa high heels atau wedges?

7. Jangan lupa bawa barang multi fungsi, seperti sarung dan tali parasut misalnya. Buat jaga-jaga kalau misal ada “apa-apa”

begini kan kece

begini kan kece via tango.image-static.hipwee.com

Tips ini khususnya buat kamu yang sering berkelana atau menuju daerah yang fasilitasnya kurang lengkap. Barang-barang multi-fungsi seperti sarung misalnya, dapat memberi manfaat. Contohnya sebagai tempat ganti baju, sarung bantal, selimut, handuk, sprei, dan lain sebagainya. Tali parasut bisa digunakan untuk menambatkan barang bawaan ekstra di luar tas, dan juga sebagai tali jemuran darurat. Udah, iyain aja.

8. Ini nih yang sekarang jadi bagian terpenting hidupmu, apalagi kalau bukan gadget. Yakin kamera, tablet, laptop, mau dibawa semua? Lebih baik pilih salah satu dan persenjatai dengan aplikasi-aplikasi multi-fungsi.

bawa gadget banyak itu ribet di packing juga

bawa gadget banyak itu ribet di packing juga via dci271.dci.org

Kamu niatnya kan traveling, liburan, mau-maunya kamu diganggu mereka semua . Bawa satu aja yang paling kamu cintai penting dan berguna bagi kemaslahatan hidupmu di antah berantah, yang paling awet baterai. Lagipula, kasian kamu kalau bawaanmu makin banyak dan berat lantaran semua barang-barang itu kamu paksa masuk ke dalam tas. Takutnya tas kamu juga nggak cukup. Biar nggak perlu bawa terlalu banyak gadget, instal salah satu gadget andalanmu dengan aplikasi-aplikasi yang bisa menggantikan peran gadget-gadget lain. Kemajuan smartphone memungkinkan kamu untuk memiliki kamera, buku elektronik, game, dan entah apalagi dalam satu gadget.

Sebaik-baiknya packing adalah yang tidak ada celahnya

Kalau kamu masih males packing, mending nggak usah traveling sekalian~~~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya