Tumurun Private Museum, Museum Seni yang Lagi Hits di Solo. Yuk Liburan ke Sana!

Tumurun Private Museum

Siapa yang mulai suka datang ke museum? Kalau dulu kata museum identik dengan kuno, berdebu, dan bikin bosan, sekarang museum jadi salah satu tempat wisata yang masuk ke dalam daftar tempat wisata wajib kunjung. Museum jaman sekarang mulai berbenah dan punya visualisasi yang bagus bagus banget. Kita juga bisa berfoto dengan benda-benda koleksi museum.

Advertisement

Salah satu museum kekinian yang punya visualisasi yang bagus ada di Solo, namanya Tumurun Private Museum. Coba deh perhatiin gambar-gambar dari Tumurun Private Museum, gemes dan bikin pengen narsis. Sebenernya Tumurun Private Museum itu museum macam apa sih?

Tumurun Private Museum punya koleksi seni yang unik. Salah satunya adalah instalasi tumpukan bola mata setinggi 7 meter.

Tumpukan bola mata berwarna cerah ini jadi pusat perhatian di Tumurun Private Museum. Instalasi seni karya Wdhar Riyadi setinggi 7 meter ini jadi salah satu daya tarik untuk datang ke Tumurun Private Museum. Kamu nggak boleh kelewatan foto di sini.

Koleksi Tumurun Private Museum adalah contemporary art dan modern art. Lukisan, instalasi seni, bahkan mobil antik ada di sana.

Tumurun Private Museum via travelingyuk.com

Di Tumurun Private Museum ada banyak koleksi karya seni. Gedung Tumurun Private Museum terdiri dari 2 lantai. Lantai pertama berisi koleksi contemporary art, mulai dari lukisan, instalasi seni, bahkan ada koleksi mobil antik. Lantai 2 berisi modern art, tapi hanya tamu VIP yang boleh masuk ke sana.

Advertisement

Tumurun Private Museum adalah museum milik pribadi, tapi bisa dinikmati masyarakat umum. Kalau ke sana wajib reservasi dulu.

Potret Diri karya Tisna Sanjaya via solo.tribunnews.com

Sesuai namanya, Tumurun Private Museum ini memang museum pribadi. Pemiliknya adalah Bapak Iwan Kurniawan Luminto, anak dari pendiri perusahaan tekstil terbesar Asia, PT. Sritex. Untuk masuk ke museum ini gratis, tapi kamu harus reservasi dulu. Pengunjung pun dibatasi, satu hari hanya bisa 10 reservasi saja.

Masuk ke Tumurun Private Museum harus dipandu oleh guide. Foto-foto boleh banget, asal no flash, no touch, dan nggak terlalu dekat ke karya seni.

Mengenal karya seni dengan panduan guide via asedino.com

Sebelum masuk ke museum, kamu akan di-briefing oleh petugas. Kamu memang harus masuk ke dalam museum dengan guide. Kamu punya waktu satu jam untuk menikmati setiap karya seni di museum dengan panduan dari guide. Ada waktu 15 menit untuk foto-foto dengan koleksi seni di sana, asal nggak pakai flash, nggak memegang karya seni, dan nggak terlalu dekat dengan karya seni.

Yang penasaran dengan Tumurun Private Museum, datang aja ke Solo. Lokasinya di tengah kota dan gampang dijangkau.

Advertisement

Bangunan Tumurun Private Museum yang modern dan nyeni via asedino.com

Lokasi Tumurun Private Museum ada di Jalan Kebangkitan Nasional no. 8 Solo. Bangunannya berupa bangunan modern dengan dominasi warna putih. Pencahayaan di museum ini bagus banget. Pas jalan-jalan di dalam museum juga kamu akan diiringi dengan sound yang bagus.

Main ke Tumurun Private Museum nggak rugi deh. Kamu bisa nambah wawasan kamu tentang dunia seni. Kalo nggak paham tentang seni, ya cukup manjain mata kamu dengan sesuatu yang indah. Jangan lupa buat ambil beberapa foto untuk kenang-kenangan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE