Memasuki Era New Normal, Bagaimana Pelaksanaan Ibadah Umroh Nantinya?

Umroh di Era New Normal

Dunia sudah bersiap memasuki era new normal di mana banyak sekali perubahan dalam kehidupan manusia pasca pandemi. Kesehatan dan kebersihan jadi aspek yang paling diperhatikan nantinya. Traveling pun tidak akan semudah biasanya, lebih ribet dan mahal. Orang-orang akan lebih memilih tinggal di rumah alih-alih bepergian.

Advertisement

Lantas bagaimana dengan ibadah umroh? Apakah ada perubahan signifikan dari ibadah ke tanah suci umat Islam ini?

Apa saja aspek yang akan berubah dalam ibadah umroh di masa new normal? Satu yang pasti, harga akan melambung tinggi

shalat tarawih di masjidil haram via kabar24.bisnis.com

Bagi yang sudah pernah umroh, pasti tau kan biaya umroh yang berlangsung sebelum pandemi berada di kisaran 20-30 jutaan. Harga berbeda-beda tergantung fasilitas dan jenis layanan yang dipilih. Bahkan yang lebih mahal pun ada kok. Tapi kalau diambil rata-rata akan muncul angka 25 jutaan. Bukan harga yang murah untuk umroh. Meski begitu, jamaah umroh Indonesia sudah banyak yang mengantri ke sana karena ibadah haji masih terlalu jauh antriannya (bisa 15-25 tahun masa tunggu).

Harga akan naik dikarenakan kapasitas transportasi akan dikurangi dan penginapan pun akan dibatasi jumlah penghuninya. Otomatis harga akan menyesuaikan

umroh new normal via republika.co.id

Perlu diketahui, protokol kesehatan dalam era new normal ini yang paling mendasar adalah penggunaan masker dan jaga jarak dengan orang lain. Hal itu tentu sangat sulit dilakukan jika tengah beribadah di tanah suci. Yang ada antrian panjang dan jamaah yang berdesak-desakan. Otomatis yang bisa dilakukan adalah mengurangi kapasitas. Baik kapasitas tempat ibadah dan juga akomodasinya. Transportasi akan dikurangi kapasitasnya sehingga harganya lebih mahal. Pun dengan hotel yang juga akan dibuat 1 kamar per orang atau 2 orang. Nggak bisa lagi 3-4 orang seperti biasa.

Advertisement

Aturan ibadah umroh dan haji pun belum dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi sampai saat ini. Satu hal yang pasti, ibadah haji 2020 akan ditiadakan

new normal di masjidil haram via www.dara.co.id

Pelaksanaan ibadah haji 2020 akan ditiadakan oleh pemerintah Indonesia meski keterangan resmi dari Arab Saudi belum dikeluarkan. Jika kepastiannya belum ada, tentu aturannya belum ada. Jika haji saja belum diatur, apalagi ibadah umroh yang hukumnya adalah ibadah sunnah. Kalaupun diizinkan, pasti protokol kesehatannya akan sangat ribet karena ada ribuan manusia di satu titik. Mengatur antrian masuk ke masjid saja sulit, jelas proses new normal ini masih sangat panjang ke depan. Terlebih, kota Jeddah sebagai pintu masuk saja masih lockdown sampai saat ini.

Jadi selain mengantisipasi harga yang meningkat dan jumlah yang terbatas, mari kita tunggu aturan detail dari Arab Saudi. Mudah-mudahan tetap bisa umroh ya tahun ini!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE