Karena Kapal Pesiar, Venesia Masuk Daftar Terancam Punah UNESCO

Venesia terancam punah

Venesia yang dikenal sebagai kota di atas air merupakan salah satu destinasi favorit di Italia. Terdiri dari sekurangnya 118 pulau yang dipisah kanal di atas laguna dangkal, kota ini menawarkan pengalaman unik kepada wisatawan. Di sini kamu bisa menjelajahi pulau-pulau yang dihubungkan oleh sekitar 400 jembatan, atau menjelajahi kanal menggunakan transportasi air.

Advertisement

Keindahan Venesia yang kini diminati banyak wisatawan tak lepas dari sejarah masa lalu. Pada masa abad pertengahan dan Renaissance, kota ini merupakan pusat finansial, perdagangan sekaligus maritim. Oleh karena itu Venesia terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Namun, belum lama ini UNESCO memasukkan Venesia ke dalam daftar terancam punah.

Kapal pesiar besar menjadi ancaman laguna Venesia

Melansir CNN, rekomendasi atau rancangan keputusan terancam punah untuk Venesia dibuat Senin (21/6/2021). Badan penasihat UNESCO menyebutkan ancaman punah ini datang dari banyaknya kapal pesiar besar yang berlabuh di pusat kota Venesia.

Dijelaskan hingga saat ini kapal pesiar besar masih terus melintasi laguna Venesia, tepatnya melalui pusat kota bersejarah meski pemerintah Italia sudah menerbitkan larangan pada bulan Maret lalu. Otoritas setempat juga telah meminta pelaksanaan pembangunan pelabuhan di luar laguna untuk menindaklanjuti larangan tersebut.

Advertisement

Persoalannya, sejak larangan diterbitkan sampai saat ini, tidak ada alternatif berlabuh bagi kapal-kapal yang dilarang, yakni kapal dengan berat lebih dari 40.000 ton. Alhasil kapal-kapal tersebut masih diperbolehkan berlabuh di pusat kota hingga pembangunan pelabuhan baru di luar laguna terjadi.

Namun, sebagai respons jangka pendek untuk persoalan tersebut, di wilayah Marghera saat ini tengah dibangun sebuah dermaga yang diprediksi rampung pada akhir musim panas. Nantinya kapal-kapal akan dialihkan ke dermaga yang jauh dari pusat kota bersejarah ini.

UNESCO minta Italia prioritaskan pelarangan kapal besar mendekat ke Venesia

Advertisement

Venesia dari ketinggian | Photo by Horst-schlaemma, CC0, via Wikimedia Commons

Pembangunan dermaga di Marghera, kata UNESCO dalam laporannya, nggak akan mengurangi dampak lingkungan. Dengan kata lain, selama kapal-kapal pesiar besar masih memenuhi laguna Venesia, maka ancaman akan terus ada. Solusi yang ditawarkan UNESCO dan diharapkan diprioritaskan Italia adalah melarang kapal besar mendekat ke Venesia.

“Negara harus terus mencari solusi jangka panjang dengan sangat mendesak, memprioritaskan pilihan untuk melarang kapal besar mendekat. Sebaiknya mengarahkan mereka ke pelabuhan yang lebih cocok di wilayah tersebut,” tulis UNESCO.

Dalam laporan konservasi tahunan, Venesia telah ditambahkan ke agenda sementara untuk sesi pleno yang akan diadakan pada tanggal 16-31 Juli 2021. Nantinya, Komite Warisan Dunia UNESCO akan mengambil keputusan apakah Venesia dan lagunanya tercantum pada daftar Warisan Dunia dalam Bahaya.

Usulan untuk memasukkan Venesia dan lagunanya ke dalam Daftar Warisan Dunia dalam Bahaya didasarkan pada penilaian teknis dan ilmiah yang dilakukan oleh para ahli dari badan evaluasi. Proposal tersebut mencerminkan bahwa ada bahaya yang terbukti mengancam situs ini.

Seperti dikutip CNN, dampak kompleks dari pariwisata massal, penurunan populasi yang konstan, kekurangan dalam tata kelola dan manajemen telah menyebabkan hilangnya keaslian sejarah secara signifikan di Venesia.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE