Alasan Ranu Kumbolo Cocok Untuk Pendaki Pemula

Tren pendakian kini sudah menjadi gaya hidup bagi generasi milenial. Meskipun kadang masih banyak yang memaknainya untuk keren-kerenan doang. Bagi anak muda sekarang, nggak keren ah kalau nggak naik gunung. Dianggap nggak kekinian kalau feeds Instagram nggak ada foto mendaki gunung. Hehehe.

Sebenarnya nggak masalah sih banyak pendaki baru bermunculan, asalkan mau menjaga lingkungan dan nggak buang sampah sembarangan di gunung. Pendaki pemula juga harus pintar memilih gunung yang didaki dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk mendaki. Nggak asal ndaki gunung, apalagi yang susah. Bahaya ‘kan kalau gitu?

Advertisement

Buat pendaki pemula, sebaiknya kamu mendaki ke Ranu Kumbolo. Ini 5 alasan kenapa Ranu Kumbolo jadi destinasi terbaik buat pemula!

Trek pendakian lumayan mudah, cuma 4-5 jam saja mendaki ke Ranu Kumbolo

Menapaki jalan setapak menuju Ranu Kumbolo via kriswantoandreas.files.wordpress.com

Mendaki Gunung Semeru mungkin tampaknya tidaklah mudah. Namun asal kamu tahu saja, mendaki Semeru cukup mudah jika tujuanmu cuma ke Ranu Kumbolo. Hanya butuh waktu 4 atau 5 jam pendakian dengan trek yang lumayan landai pasti bakal jadi favorit para pendaki pemula sepertimu. Praktis hanya trek dari Pos 3 ke Pos 4 saja yang tanjakannya cukup sulit.

Aksesnya juga nggak susah lho. Dari Malang kamu bisa naik Jeep sampai ke Ranu Pani, tempat awal pendakian ke Semeru

jeep ke ranu pani via wefiee.com

Untuk mencapai Ranu Kumbolo, kamu bisa awali dari Kota Malang menuju Tumpang. Dari Tumpang kamu bisa sewa Jeep untuk menuju Desa Ranu Pani. Perjalanan naik Jeep ini membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Sesampai di Ranu Pani, kamu harus registrasi dan kemudian bisa naik ke Ranu Kumbolo. Oh iya, registrasi ke Semeru harus online lho sekarang. Jadi harusnya mempermudah kamu untuk merencanakan perjalanan dong ya.

Fasilitas dan porter tersedia lengkap di Semeru. Kalau kamu ingin pendakian yang menyenangkan tanpa membawa tas yang berat, kamu bisa sewa porter di Tumpang atau Ranu Pani

Advertisement

Selain fasilitas untuk pendakian cukup memadai, mulai dari pos pendakian, shelter di Ranu Kumbolo sampai penanda jalan, porter pun juga tersedia lengkap di Ranu Pani. Misal kamu nggak mau bawa barang pun nggak masalah. Toh ada porter yang siap mengangkat barangmu dan juga memasak makanan di Ranu Kumbolo. Per hari tarifnya 200-250 ribu untuk porternya.

Siapa sih yang menyangsikan pemandangan indah di Ranu Kumbolo? Danau berketinggian 2400 mdpl ini selalu menyihir para pendaki yang singgah ke sana

ranu kumbolo via www.youtube.com

Menyaksikan matahari terbit di antara kedua bukit adalah pemandangan yang sangat mempesona dari Ranu Kumbolo. Danau yang berlapis kabut pun perlahan sirna setelah mentari pagi menyapa. Nuansa syahdu di Ranu Kumbolo ini yang bikin para pendaki selalu kangen mengunjunginya kembali. Kapan giliran kamu ke sana lagi?

Ranu Kumbolo menyajikan berbagai spot instagramable yang bisa mempercantik Instagram kamu. Selain pesona danaunya, ada pula tanjakan cinta dan juga Oro oro Ombo tak jauh dari sana

Sejuknya danau Ranu Kumbolo via justenote.wordpress

Sebagai pemburu spot fotografi, Ranu Kumbolo harus kamu datangi sih. Banyak sekali spot foto yang bisa kamu dapatkan dari sana. Ada danau Ranu Kumbolo itu sendiri, tanjakan cinta hingga Oro Oro Ombo dengan bunga parasit verbena yang instagramable banget. Jangan lupa ambil banyak foto saat mendaki ke sana. Ranu Kumbolo nggak bakal kecewain kamu deh.

Itu dia 5 alasan kalau Ranu Kumbolo adalah trek pendakian terbaik untuk pendaki pemula. Asal perlengkapan pendakian lengkap dan fisik sehat, kamu pasti bisa deh sampai sana. Yuk ke Ranu Kumbolo!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya