Kalau liburan ke Jogja, jangan cuma datang ke tempat wisata doang. Ada banyak pusat-pusat kuliner yang nikmat di kota pelajar. Wisata kuliner pun bisa jadi pilihan untuk menikmati Jogja. Apalagi banyak kuliner ‘mblusuk’ yang khas dan rasanya autentik.

Sebut saja Sate Klatak Pak Bari, Bakmi Mbah Mo, atau Mangut Lele Mbah Marto. Kesemuanya tidak berada di kota melainkan agak mblusuk ke kampung-kampung. Meskipun agak masuk-masuk ke kampung, namun pembeli dari luar kota pun banyak yang menyambangi. Nggak lengkap kalau ke Jogja nggak wisata kuliner yang unik seperti itu.

Advertisement

Salah satu kuliner andalan yang bisa ditemui di Jogja adalah Tengkleng Gajah. Menu olahan daging kambing tapi serasa daging gajah ini (saking besarnya) wajib kamu coba kalau datang ke Jogja!

Tengkleng Gajah adalah makanan yang berupa daging yang masih menempel di tulang. Daging kenyal dan kuahnya terasa menggoyang lidah

tengkleng yang dimasak tongseng via www.hipwee.com

Bagi pecinta daging kambing yang maknyus, pasti sudah akrab dengan Tengkleng Gajah di Sleman. Beralamat di Jl. Kaliurang KM. 9.3, Bulurejo, Minomartani, Ngaglik, Kabupaten Sleman, warung ini selalu ramai pembeli. Hal ini disebabkan karena menunya yang di luar ukuran normal. Satu porsi tengkleng kambing yang sangat besar serasa memakan daging gajah. Hehehe.

Menu andalannya adalah tengkleng kambing yang bisa dimasak dengan berbagai macam cara. Ada tengkleng yang ditongseng, tengkleng yang digoreng, tengkleng sambal bawang, dan tengkleng kuah gule. Kamu perlu cobain salah satunya. Nah, favorit saya sih yang ditongseng. Kuahnya sangat segar dan bumbunya begitu terasa di lidah. Apalagi dagingnya kenyal dan sedikit butuh perjuangan untuk ‘digerogoti’ dari tulang belulang. Perjuangan yang mengenyangkan dan tidak sia-sia sih.

Menunya juga nggak cuma tengkleng aja. Ada pula sate, gule maupun nasi goreng. Pokoknya olahan serba daging kambing deh

sate ‘gajah’ via jogjapedia.id

Advertisement

Selain tengklengnya yang maknyus banget, ada pula menu lain yang bisa dipesan. Ada menu tongseng daging, tongseng kepala, gule daging, sate goreng, bahkan juga ada nasi goreng. Satenya sangat lezat dengan bumbu yang begitu meresap di dalam dagingnya. Butuh gigitan yang ekstra untuk mengoyak daging sate yang nikmat ini. Bakalan puas karena nasi putih bisa mengambil sendiri dan tentunya bisa nambah. Wah bagi yang nggak cukup sepiring bisa banget nih jadi tujuan makan-makan selanjutnya.

Untuk harga sih lumayan mahal ya untuk ukuran harga tengkleng. Tapi kalau dilihat dari ukurannya yang jumbo ya wajar aja sih. Bisa buat berdua itu seporsi. Hehehe

tengkleng goreng via www.angkutkoper.com

Ukuran tengkleng yang cukup jumbo bakal bikin kamu kenyang deh. Kayanya sih satu porsi bisa banget untuk berdua. Satu porsi tengkleng, tongseng, maupun sate dihargai Rp39.000,- belum dengan nasi putih. Nasinya seharga Rp5.000 dan seperti disebut di atas, kamu bisa nambah nasinya. Untuk minumnya beraneka macam dari es teh, es jeruk, jus dst yang dibanderol mulai Rp5.000.

Warung makan ini tidak persis berada di Jalan Kaliurang tapi di km 9,3 kamu perlu belok ke arah timur. Kurang lebih 500 meter dari jalan Kaliurang kamu akan menemukan Tengkleng Gajah di sebelah kanan jalan. Warung ini buka mulai dari pagi jam 09.00 sampai malam jam 21.00 WIB.

Buat pecinta kuliner jangan sampai nggak cobain tengkleng yang jumbo dan maknyuss ini ya. Dijamin ketagihan deh! Jangan banyak-banyak nanti kolesterol. Hehehe.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya