10 Pro Kontra Menulis Gelar Akademik di Undangan Resepsi. Kamu Tipe yang Mana?

Kontra

Tidak perlu menulis gelar kalau kamu dan dia lebih mementingkan konsep kesederhanaan dalam pernikahan. Dengan atau tanpa gelar, kalian tetap berbahagia

sederhana tapi bahagia via haricerahsedunia.blogspot.co.id

Jika sederhana adalah konsep yang dijunjung tinggi olehmu dan pasangan, tak mengapa kamu tidak menulis gelar di undangan kalau ujung-ujungnya berbau kesombongan. Sederhana bukan berarti tidak bahagia ‘kan? Malah jika kamu dan pasangan mendamba hal-hal yang simpel, menuliskan gelar di undangan menjadi kurang perlu dilakukan.

Advertisements

Tidak perlu menulis gelar di undangan kalau profesi yang kamu lakoni berbeda jalur dengan gelar yang kamu punya

kuliah bidan tapi kerja di bank via suarabanten.com

Jika profesimu berbeda jalur dengan gelar akademik yang kamu miliki, rasanya menulis gelar di undangan tidak begitu punya efek yang besar. Misalnya kamu kuliah di Teknik Kimia, tetapi pekerjaanmu adalah menjadi pegawai bank. Kurang tepat jika kamu keukeuh menuliskan S.T di undangan.

Rasanya juga tidak perlu menulis gelar kalau strata gelarmu dan pasangan tidak sama. Misalnya kamu lulus S1, sementara pasangan lulus SMK

tidak sama via kartundangan.com

Strata pendidikan kamu dan pasangan tidak sama? Sebaiknya urungkan untuk menulis gelar di undangan. Misalnya kamu sudah lulus, sementara pasanganmu belum. Kurang tepat rasanya kamu menuliskan gelar sarjana, sementara pasanganmu nggak bisa atau belum bisa menyantumkan apapun.

Sebenarnya bagi orang yang nggak berkepentingan, gelarmu dan pasangan itu tidak penting. Yang penting adalah makananmu di resepsi. 😀

gelar tidak penting bagi tamu via www.wajibbaca.com

Gelar di undangan adalah euforia sesaat ketika tertulis di undangan. Begitu kondangan, para tamu lebih fokus pada nikmatnya jamuan ketimbang gelar kalian lho. Jadi, buatmu yang tidak mementingkan gelar, mengapa harus ditulis di undangan?

Menuliskan gelar di undangan adalah tanggung jawab publik. Kalau kamu belum siap dengan konsekuensinya, lebih baik tidak ditulis

tanggung jawab publik via brighterlife.co.id

Menuliskan gelar adalah bentuk tanggung jawab dengan profesi atau gelarmu. Misalnya begini, kamu bergelar Sarjana Elektro dan menuliskan gelarmu di undangan. Kalau tiba-tiba di pelaminan kamu ditanyai tamu soal optimasi daya microgrid, apakah kamu siap menjawab?

Kalau nggak siap dengan gelar, sebaiknya pikirkan kembali kalau ingin menuliskan gelarmu di sana. Yyukk..

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

@jenganten jenganten.com