Bagi para ibu yang sedang hamil buah hati tercinta, masa-masa persalinan akan menjadi masa yang sangat dinantikan sekaligus bikin deg-degan. Selain ada rasa nggak sabar ingin segera bertemu adek bayi, para calon ibu juga biasanya dibayangi rasa khawatir tentang beratnya proses persalinan dan masa pasca melahirkan yang harus dijalani yaitu masa nifas.

Sebenarnya berat atau nggaknya melahirkan itu bervariasi banget ya per individu, jadi nggak bisa dipukul rata sama semua. Yang pasti pasca melahirkan, seorang ibu akan menjalani masa nifas sebagai bagian dari proses pemulihan ibu setelah bersalin. Nah, biar kamu calon ibu baru nggak bingung soal pasca nifas, simak dulu ulasan Hipwee kali ini ya!

Masa nifas adalah salah satu fase pasca persalinan yang pasti akan dialami semua ibu melahirkan dan proses ini sangat normal

Ibu pasca melahirkan sangat butuh beristirahat via www.tohcounseling.com

Advertisement

Dikutip dari wikipedia.com, nifas adalah darah yang keluar dari rahim pasca melahirkan. Masa nifas (puerperium) atau masa postpartum adalah masa-masa setelah seorang ibu melahirkan bayi dan plasentanya hingga alat-alat reproduksinya telah pulih kembali. Durasi masa nifas sangat bervariasi, umumnya berlangsung selama 6  sampai 8 minggu lamanya.

Selama masa nifas, umumnya seorang ibu diminta untuk nggak berhubungan intim dulu dengan suami, demi menghindari luka atau infeksi pada ibu yang kondisinya masih sangat rapuh dan dalam masa pemulihan. Bagi umat muslim, sang ibu juga dilarang untuk sholat dan berpuasa.

Di masa nifas ini, ibu akan mengalami proses keluarnya darah dari vagina yang disebut lochia atau lokia. Selain lokia, di masa nifas ibu akan mengeluarkan sisa cairan dan sia jaringan di rahim. Nggak usah takut atau bingung karena ini proses yang sangat alami dan pasti dialami para ibu setelah melahirkan. Oya, masa nifas nggak akan terasa sakit kok. Rasa sakit hanya dirasakan di area jalan lahir yang mungkin habis dijahit pasca melahirkan, selebihnya nggak ada yang perlu dikhawatirkan kok 🙂

Lochia atau lokia memiliki beberapa tahapan, dimulai dari masa-masa baru saja melahirkan sampai saat masa nifas hampir selesai

Pendarahan dalam jumlah wajar adalah hal yang normal kok di masa nifas via www.health-and-parenting.com

Advertisement

Ada beberapa tahapan lokia yang akan dialami ibu hingga masa-masa nifasnya benar-benar selesai. Tahapan yang umum dialami adalah sebagai berikut:

  • Lokia rubra, berwarna merah kehitaman dan berlangsung selama sekitar 1-3 hari
  • Sanguilenta, berwarna putih bercampur merah dan berlangsung selama 3-7 hari
  • Serosa, berwarna merah muda dan berlangsung 7-14 hari
  • Alba, umumnya berwarna cokelat hingga kekuningan dan berlangsung selama lebih dari 14 hari

Volume cairan biasanya bervariasi, selama dalam batas wajar nggak berlebihan. Biasanya sih mirip seperti saat kamu sedang haid biasanya. Lokia yang normal juga biasanya nggak memiliki bau yang begitu menyengat.

Ilustrasi darah pas masa nifas via foodstory.stirileprotv.ro

Ingat, ini hanyalah patokan secara umum dan akan sangat bervariasi tergantung kondisi masing-masing ibu. Dokter yang menangani ibu akan memeriksa kondisi tubuh ibu untuk memastikan proses nifas berjalan normal dan nggak ada komplikasi apa-apa. Oleh karena itu, sangat penting untuk memeriksakan diri secara berkala ke dokter kandungan dan mematuhi saran dan pantangan yang diberikan ya. Ingat untuk mengutamakan petunjuk dari dokter yang lebih kompeten dan profesional di bidangnya daripada sekadar mengikuti mitos-mitos yang nggak bisa dipertanggungjawabkan konsekuensinya, ya!

Masa nifas adalah masa-masa pemulihan yang sangat penting bagi seorang ibu, oleh karena itu wajib untuk selalu dipantau kesehatannya secara berkala oleh bidan atau dokter yang menangani

Jangan sungkan untuk minta pertolongan keluarga atau medis kalau ada yang nggak beres ya

Para ibu yang menjalani masa nifas biasanya diberikan jadwal kontrol oleh dokter atau bidan yang menangani guna memantau perkembangan dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi. Biasanya sih jadwal kontrolnya dilakukan berkala seperti ini :

  • Kunjungan dokter pertama dilakukan 6-8 jam pertama pasca melahirkan
  • Kunjungan kedua dilakukan 6 hari pasca persalinan
  • Kunjungan ketiga dilakukan 2 minggu pasca persalinan
  • Kunjungan keempat adalah 6 minggu pasca persalinan

Biasanya apa saja yang dilakukan dokter saat kunjungan pertama kali pasca melahirkan? Umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan terhadap jalan lahir, kondisi fisik ibu dan menanggapi jika ada keluhan-keluhan yang dialami. Hal tersebut pun dilakukan di kunjungan-kunjungan berikutnya, termasuk memantau perkembangan alat KB yang terpasang, jika ibu menggunakan KB pasca melahirkan.

Seringkali para ibu yang akan melahirkan bertanya-tanya, apakah ada perbedaan antara masa nifas ibu yang melahirkan secara alami dengan ibu yang melahirkan dengan proses caesar?

Nifas pada ibu yang lahir normal dan caesar pada dasarnya sama kok via prozeny.blesk.cz

Ternyata nggak ada perbedaan yang terlalu signifikan kok pada masa nifas ibu yang lahir normal maupun secara caesar. Bedanya paling ya hanya pada penanganan bekas luka pasca persalinan. Para ibu yang melahirkan normal wajib rutin mandi (air hangat akan sangat membantu mengurangi nyeri) seperti biasa dan menjaga kebersihan area vagina dengan rajin mengganti pembalut agar terhindari dari infeksi. Pada ibu yang menjalani persalinan secara caesar, para ibu pun wajib menjaga kebersihan diri terutama area luka pasca operasi.

Di masa nifas, sebaiknya ibu nggak melakukan aktivitas fisik yang berat dulu seperti mengerjakan pekerjaan rumah tangga, mengangkat beban yang berat atau memikirkan soal diet dulu.

Di masa nifas, ibu sebaiknya banyak beristirahat dan makan makanan yang bergizi agar proses pemulihan bisa berjalan lebih baik dan cepat. Ingat juga untuk rileks agar kestabilan emosi ibu dapat terjaga karena pada masa ini ibu sangat rentan stres dan mengalami baby blues, bahkan postpartum depression.

Pada masa nifas, sebaiknya ibu dan suami menunda dulu ya keinginan untuk segera berhubungan intim. Nggak usah terburu-buru, akan ada saatnya kok!

Kalau sayang, buat istri apa sih nggak mau dilakukan suami 🙂 via www.bundoo.com

Sebelum masa nifas selesai, sebaiknya ibu dan suami menunda dahulu keinginan untuk berhubungan intim. Selain karena ibu masih butuh banyak istirahat, dikhawatirkan juga hubungan intim yang dilakukan saat organ reproduksi ibu belum pulih sempurna dapat mengakibatkan luka atau infeksi yang nggak diinginkan. Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter soal ini ya karena periode masa nifas masing-masing individu itu sangat berbeda. Selain itu, berhubungan intim juga erat kaitannya dengan kesiapan mental ibu. Ingat, kalau suami sayang pasti dia bisa menunggu kok 🙂

Meski menguras tenaga dan emosi, masa persalinan yang dilanjutkan masa nifas bukanlah hal yang menyeramkan kok, asal dijalani dengan mengikuti petunjuk bidan atau dokter. Jangan sungkan juga untuk minta tolong bantuan keluarga jika ibu butuh bantuan mengasuh bayi sementara ibu beristirahat. Semoga artikel kali ini bermanfaat ya!

Artikel ini merupakan rangkaian dari Hipwee Sexual Education. #JanganNgeresDulu, karena buta soal seksualitas justru akan mengaburkan langkahmu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya