Nikahan Banyak Ditunda, ini Curhatan dan Saran Penting dari Wedding Organizer kepada Calon Pengantin

kerugian wo musim corona

Covid-19, virus yang satu ini seolah melumpuhkan kehidupan normal manusia. Dampaknya nggak hanya ke kesehatan, tapi banyak sekali bidang yang lain mulai dari ekonomi, politik hingga bidang cinta-cintaan termasuk pernikahan. Bayangkan saja, sudah disiapkan berbulan-bulan dengan detail tahu-tahu harus ditunda dulu sampai kapan belum tahu. Kecewa mungkin terjadi, namun mereka juga dituntut untuk mencari solusi. Bukan hanya dari pihak pengantin, tapi usaha wedding organizer juga terkena dampak akan hal ini.

Advertisement

Untuk mengetahui lebih dalam tentang hal ini, Hipwee Wedding telah menghubungi Veronica yang merupakan Head and Creative Concepts dari SORA Wedding Organizer. Ia juga memberikan saran untukmu yang pernikahannya ditunda karena covid-19 lo. Simak yuk!

1. Sebagai imbas dari hal ini, kerugian yang dialami wedding organizer (WO) dan vendor ternyata lebih besar di waktu yang harus tersita

Dapat piala/ Credit: SORA WO via www.instagram.com

Ternyata untuk WO, kerugian yang dialami bukan materi tapi lebih ke waktu, begitupun dengan vendor. Biasanya vendor memiliki satu kebijakan khusus yaitu DP duluan. Jadi, kalau ditunda otomatis diganti hari karena kalau cancel DP tersebut hangus. Kerugian waktu yang dimaksud adalah yang harusnya bulan ini sudah selesai mengurus beberapa pernikahan, tapi harus masuk ke bulan selanjutnya yang kemungkinan juga banyak event. Jadi, akan ada satu bulan kalau Covid-19 sudah selesai akan jadi puncaknya wedding.

Sedangkan kerugian untuk pengantin adalah karena sudah punya harapan pernikahannya kelar bulan ini namun harus ditunda atau cancel. Ada juga kerugian materi karena harus nambah untuk dekorasi, make-up, catering, dan additional cost untuk WO.

Advertisement

2. Karena DP yang harus hangus dan pada akhirnya harus mengatur ulang resepsi, pengantin ternyata lebih memilih menunda daripada membatalkan

Ditunda dulu/ Credit: SORA WO via www.instagram.com

Vero mengatakan bahwa kalau pembatalan sebisa mungkin jangan sampai terjadi, namun ada 3 pengantin yang menunda pernikahan bulan ini. Sedangkan Juni awal sampai pertengahan bahkan Juli mulai ada ketakutan dari klien. Kalau Juni dari pihak WO memberikan himbauan untuk ditunda, tapi belum berlaku untuk Juni pertengahan sampai akhir. Bulan Juli ada juga klien yang mengaku mulai deg-degan. Vero sendiri memberikan prediksi waktu yang aman mulai dari Juni pertengahan. Meskipun demikian, tetap ada 5 klien lainnya yang sudah booking sampai Juli yang mulai ada isu untuk ditunda.

3. Kalau pernikahanmu akan digelar di bulan-bulan ini, jangan panik dulu. Vero juga memberikan saran yang mesti kamu ambil terkait hal ini

Sebaiknya sih akad dulu/ Credit: SORA WO via www.instagram.com

Sora WO sudah memberikan himbauan sebelum pemerintah gencar mengingatkan untuk menunda pernikahan. Mereka bahkan sudah menghimbau dari Maret awal untuk ditunda. Solusi yang diberikan adalah hari ini akad dulu, resepsi ditunda sampai waktu yang belum ditentukan meskipun harus ada additional cost untuk akad. Protokol juga tetap dijalankan yaitu maksimal 10 orang di acara akad termasuk pengantin, vendor, keluarga, dan penghulu. Harus ada juga “safety akad” di mana ada thermo scanner, hand sanitizer, masker, sarung tangan, dan sebagainya.

4. Walau masih belum pasti, mungkin kamu juga penasaran jika ingin menunda pernikahan, baiknya ditunda sampai kapan?

Masih belum pasti/ Credit: SORA WO via www.instagram.com

Sulit sebenarnya untuk memprediksi karena pemerintah bahkan juga nggak tahu, aturan di rumah saja juga diperpanjang. Klien yang sudah ditunda banyak diarahkan untuk menggelar di bulan Juni akhir, kalau awal belum berani. Namun, akan lebih disarankan lagi setelah bulan Juli seperti September atau Oktober.

Advertisement

5. Dengan kecanggihan teknologi, kamu nggak selalu perlu bertatap muka kok. Meeting dengan wedding organizer bisa dilakukan online

Bisa dilakukan online/ Credit: SORA WO via www.instagram.com

Kantor Sora WO menerapkan sistem semi WFH, di mana ada jadwal piket sendiri. Dalam 1 bulan 6 kali masuk tapi masih tidak disarankan konsultasi tatap muka. Jika ada yang perlu dibicarakan bisa dilakukan online, seperti meeting lewat video call.

Nah, itu dia beberapa saran yang bisa kamu pertimbangkan dari Veronica. Walaupun mungkin kamu sedih dan kecewa, tapi tetap tenang dan jangan panik ya. Jangan tetap ngeyel juga kalau resepsi harus digelar saat itu juga. Nggak mau kan sedang atur pambagya eh tahu-tahu ada polisi yang membubarkan? Tetap semangat dan berusaha legowo ya. Semoga pandemi corona segera berakhir secepatnya, amin!

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE