Suara gamelan yang khas atau tari-tarian yang memukau seringkali terdengar dan dapat dilihat saat ada prosesi pernikahan dengan konsep tradisional. Selain busana pengantin dan prosesinya, iring-iringan atau pertunjukan khas setiap daerah ini berhasil membuat suatu prosesi pernikahan menjadi semakin unik, meriah dan biasanya juga terasa lebih sakral.

Karena Indonesia terdiri dari berbagai daerah dengan berbagai suku bangsa, maka pertunjukkan seni dalam pernikahan ini juga sangat beragam lo. Kita simak yuk apa saja pertunjukannya!

1. Dalam resepsi pernikahan di tradisi Sunda biasanya akan ada pertunjukan berupa tari burung merak yang indah lengkap dengan kostumnya

Tari burung merak via mahligai-indonesia.com

Advertisement

Tari yang terinspirasi dari kebiasaan burung merak yang mengepakkan ekor untuk menarik perhatian lawan jenis ini diadaptasi menjadi tari untuk mengiringi prosesi kirab pengantin menuju pelaminan di adat Sunda. Penari akan memakai warna-warna bak bulu burung merak dan memakai mahkota agar semakin paripurna.

2. Selain khas dengan adu pantunnya saat datang ke rumah mempelai perempuan, ternyata pernikahan adat betawi juga memiliki berbagai kesenian lainnya

Pencak silat yang khas via gedungperkawinan.com

Untuk mengantarkan mempelai berjalan menuju pelaminan berbagai tari khas Betawi akan ditampilkan, seperti tari Cokek hingga Pencak Silat. Sedangkan untuk musiknya, mereka akan menggunakan tanjidor yang terdiri dari pistone, trombone, dll. Lagunya biasanya qasidah, bisa juga keroncong atau gambang kromong.

3. Dalam adat Minang, berbagai tarian juga biasanya akan disajikan dalam sebuah pesta pernikahan, terutama untuk mengiringi pengantin menuju pelaminan

Tari piring via rumus.web.id

Saat mempelai datang, biasanya penyambutan dilakukan dengan tari piring atau tari payung lengkap dengan iringan musik talempong atau sering dikenal Gendang Tabuik. Ada juga tari Galombang yang ditampilkan saat mengiringi pengantin ke pelaminan. Menurut Mahligai, tarian ini dulunya dipakai untuk melindungi pemuda saat sedang menuju ke kampung istri, jika ada serangan pemuda dari kampung lain.

4. Di Palembang tamu yang datang akan diberi ucapan terima kasih menggunakan tarian. Di hari pernikahan ini pula, pengantin akan menari juga

Tari Pagar Pengantin via mahligai-indonesia.com

Advertisement

Tari yang digunakan untuk menyambut dan memberikan ucapan terima kasih kepada tamu yang datang adalah Tari Tanggai. Penari tari ini akan mengenakan pakaian khas daerah seperti kain songket, dodot, pending, kalung, sanggul, dan malang. Ada juga tarian pagar pengantin dimana pengantin wanita menari dan disaksikan oleh mempelai pria. Tarian ini juga sebagai simbol untuk melepas masa lajang.

5. Di Gorontalo bukan hanya mempelai perempuan yang akan mempertunjukkan tarian, tapi mempelai laki-laki juga akan menari lo

Pengantin Gorontalo via thebridedept.com

Mempelai wanita di Gorontalo akan membawakan tarian Tidi Daa atau Loi Lodiya di depan mempelai laki-laki dan para tamu undangan. Tarian ini melambangkan bahwa ia yakin akan bisa melewati segala kesulitan. Tak hanya dia, mempelai laki-laki juga akan menari lo, tarinya bernama Tari Molapi Saronde. Tarian ini sekaligus berisi doa-doa baik untuk mengarungi rumah tangga nanti.

Berbagai seni pertunjukan tersebut membuktikan betapa kayanya kebudayaan di Indonesia. Bahkan di pernikahan, terkadang meski prosesinya yang sakral terasa panjang namun musik-musik pengiring dan tari-tariannya juga bisa jadi pertunjukan untuk menghibur dan memukau penonton. Mana yang jadi favoritmu? 🙂

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya