Setelah menikah pada 31 Oktober 2017, dilansir dari Allkpop, tanggal 27 Juni perwakilan legal Song Joong Ki menjelaskan bahwa pada tanggal 26 Juni kemarin, mereka resmi melayangkan pengajuan cerai terhadap Song Hye Kyo. Katanya sih alasannya karena perbedaan kepribadian yang dimiliki oleh pasangan ini, yang ternyata tak dapat diselesaikan lagi sehingga kedua belah pihak memutuskan untuk bercerai. Duh, sedihnya šŸ™

Song Hye Kyo melalui surat yang ditulis agensinya juga menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah dipikirkan secara matang. Jika kamu pun sedang berada di dalam sebuah masalah rumah tangga yang membuatmu memikirkan perceraian, ada baiknya kamu pertimbangkan dulu hal-hal ini agar tak menyesal nantinya. Simak yuk!

1. Saat akan memutuskan untuk bercerai, kamu perlu memperhatikan apakah masalah yang kalian alami sudah semendesak itu atau masih bisa diperbaiki

Kalau sudah nggak bisa dibicarakan yasudah deh via www.businessinsider.sg

Advertisement

Jika pada awal pernikahanĀ semua hal tampak baik-baik saja lalu kamu menemui sebuah masalah yang bisa jadi menurutmu agak sulit untuk diselesaikan, lalu terlintas di benakmu untuk bercerai padahal kamu belum mencoba menemukan penyelesaian, ada baiknya kamu pertimbangkan ulang. Namun jika permasalahannya sudah sering bahkan hingga melanggar prinsipĀ  seperti perselingkuhan atau penelantaran dan kekerasan, kamu bisa putuskan untuk cerai.

2. Jika selama ini masih banyak hal yang kamu gantungkan pada suami, jangan gegabah! Kamu bisa berpisah, tapi rencanakan dengan sangat matang kehidupanmu saat tanpa dia

Coba diperhitungkan dulu via centsai.com

Bisa jadi selama ini kamu masih bergantung pada suami perihal keuangan hingga rumah. Saat terlepas darinya ada kemungkinan kamu masih diberi nafkah, namun tak ada salahnya kamu juga mempersiapkan segalanya agar tak terlalu tergantung padanya. Sekaligus demi menghadapi kemungkinan terburuk yang bisa saja terjadi. But still, semoga perpisahan menjadi opsi yang paling terakhir ya.

3. Anak-anak sering menjadi pertimbangan gagalnya perceraian. Hal ini sebaiknya masuk ke dalam salah satu hal yang perlu kamu pertimbangkan juga

Anak jadi pertimbangan besar via www.fighthatred.com

Psikologis anak yang memiliki orang tua bercerai kemungkinan akan menjadi lebih buruk. Mereka bisa jadi menyalahkan dirinya atas apa yang terjadi atau sering merasa bahwa hidup kadang tidak adil. Tapi, anak yang berada dalam keluarga dengan intensitas pertengkaran yang sering juga memiliki kemungkinan terkena gangguan psikologi ini lo. Untuk itu, selain berkomunikasi dengan pasangan, kamu juga perlu berkomunikasi dengan anak-anak.

4. Karena merupakan tanggung jawab berdua, hak asuh anak bisa jatuh ke siapa saja. Jika pasanganmu yang mengasuhnya, kamu perlu berbesar hati saat dia akhirnya punya ayah atau ibu baru nantinya. Siap nggak?

Bisa seakrab ini? via www.idntimes.com

Advertisement

Mungkin perasaan cintamu terhadap suami atau istri tak menggebu-gebu seperti dahulu sehingga jika dia bersama yang lain pun kamu akan biasa saja, tapi jika dia sudah memperkenalkan ke anakmu, mental kamu untuk menghadapi hal ini perlu kamu siapkan juga.

5. Sebagaimanapun bencinya kamu terhadap pasangan, kalian pernah saling jatuh cinta. Kehilangannya akan berdampak pada emosimu juga

Lebih dari putus cinta via www.shutterstock.com

Jika kamu berpikir bahwa perceraian merupakan jalan akhir untuk menuju bahagia, kamu perlu mempertimbangkan banyak hal juga. Kamu perlu memikirkan bahwa akhirnya kamu akan memulai kehidupanmu sendiri nantinya dan melihat ia yang bisa jadi lebih bahagia. Semua harus kamu pikirkan dan rencanakan untuk mengatasinya.

Bahkan pasangan yang kita lihat seolah seperti pasangan yang sangat serasi pun bisa memutuskan untuk berpisah dalam pernikahannya yang masih terhitung muda. Jika memang masalah yang kamu hadapi dengan dia sudah di ambang batas, tak kunjung menemukan solusi, hingga menyakiti dirimu sendiri setiap hari, kamu bisa saja kok memutuskan untuk bercerai, asal dengan pertimbangan yang matang.

Namun, jika kamu memiliki pertimbangan tak akan bercerai karena keyakinanmu, hal tersebut juga kembali padamu. Apapun pilihanmu, semoga itu jadi jalan keluar terbaik bagi semuanya ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya