Siapa sih orang yang nggak ingin menggelar pernikahan impian dengan mengundang semua keluarga, teman, atau kolega yang dikenal dari kecil? Apalagi kalau calon mempelai punya banyak lingkaran pertemanan. Tapi sayang, seringnya cita-cita tersebut terpaksa harus disimpan saja lantaran terkendala biaya. Ya, terlebih jika kedua calon pengantin menabung sendiri untuk membiayai pernikahannya. Tentu harus ada beberapa keperluan yang terpaksa dipangkas agar tidak out of budget.

Salah satu pengeluaran yang bisa dihilangkan adalah jumlah undangan. Tapi banyak orang merasa segan kalau nggak mengundang banyak orang. Mulai takut dijadikan bahan omongan sampai takut dianggap sombong. Sebenarnya sah-sah saja bagi kamu yang akan menikah untuk memangkas biaya satu itu, karena dengan mengurangi jumlah tamu, biaya lain seperti cetak undangan dan katering akan ikut terpangkas! Setidaknya Hipwee Wedding punya tips gimana cara menentukan siapa saja yang berhak kamu undang nih. Yuk simak~

Mulailah dengan membuat semua daftar keluarga dan teman. Kalau untuk teman utamakan yang pernah atau sering kamu hubungi dalam 1 tahun terakhir

List tamu undangan via www.flowersngiftonline.com

Advertisement

Hidup selama lebih dari 20 tahun telah mempertemukanmu dengan banyak sekali orang. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sampai kuliah. Belum lagi kalau kuliahnya sampai S2 bahkan S3. Bayangkan saja berapa bujet yang dibutuhkan kalau kamu mengundang semuanya! Tapi dari sekian banyak teman itu pasti kamu punya teman-teman terdekat, atau paling tidak yang masih saling menanyakan kabar, mengobrol, atau bertemu dalam 1 tahun terakhir. Catat dulu nama-nama mereka dalam daftar kasar tamumu. Buat yang sudah lost contact lebih dari setahun, jangan ragu untuk tidak menuliskan namanya.

Selanjutnya saatnya memangkas lagi daftar di atas. Khusus mengurangi undangan teman sekolah, mulailah dengan pertanyaan “Apakah kamu akan merasa sedih kalau suatu saat kamu tak diundang ke pernikahannya?”

Sortir lagi list di atas via deadline.com

Kalau dari daftar di atas ternyata jumlahnya masih membengkak, kamu bisa sortir lagi dengan membayangkan, bagaimana ketika suatu saat kamu tidak diundang ke pesta pernikahannya. Apakah kamu merasa sedih? Kalau ya, kamu harus tetap mengundangnya. Kalau tidak, tinggal coret saja namanya. Cukup adil bukan?

Jika teman 1 kantormu cukup banyak, pilih hanya yang kamu sering pergi dengannya saja. Kalau cuma bertemu sekilas-sekilas di kantor apalagi nggak sering berbincang, jangan ragu untuk mencoretnya dari daftar tamu

Pilih teman kantor yang terdekat dan sering berhubungan via www.studentstudios.co.uk

Bekerja di perusahaan dengan jumlah karyawan ratusan bahkan ribuan jelas bisa membuat kamu bingung sendiri, bagaimana memilah tamu undangan dari teman kantor? Tenang, kamu cuma perlu membaginya ke dalam kategori-kategori.

Advertisement
  1. Kategori pertama adalah orang-orang yang setiap hari kamu temui dan berhubungan dengannya, misalnya yang satu divisi
  2. Kategori kedua adalah orang-orang yang sering hang out sama kamu di luar kantor, entah nonton, makan, belanja, dan lainnya
  3. Kategori ketiga adalah mereka yang nggak masuk di kategori 1 dan 2 tapi masih 1 kantor

Undang mereka yang masuk kategori 1 dan 2.

Terakhir, kalau kamu masih galau sama beberapa nama, antara diundang atau tidak, coba bayangkan apakah pernikahanmu akan lebih menyenangkan jika mereka masuk daftar tamu?

Apakah mereka akan membuat pestamu lebih meriah? via www.warble-entertainment.com

Biasanya meski sudah dipilah-pilih kamu masih menemukan ada beberapa nama yang bingung akan kamu undang atau tidak. Kalau sudah begini, tanyakan pada dirimu sendiri, apakah pernikahanmu akan lebih menyenangkan jika mereka hadir? Coba bayangkan. Kalau rasa-rasanya pestamu akan lebih meriah, tak ada salahnya kamu mengundang mereka, meski tak masuk di syarat-syarat di atas.

Memilih tamu undangan memang cukup menguras tenaga, pikiran, dan waktu. Tapi kalau sudah menerapkan tips-tips di atas, niscaya kamu akan lebih ‘tega’ menghapus nama-nama dari daftar tamu undanganmu. Biar gimanapun ini adalah pestamu. Jadi kamulah yang berhak menentukan, bukan orang lain. Jangan sampai pikiran-pikiran takut dibilang sombong dan lain-lain malah membuatmu stres ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya