Nggak bisa dipungkiri bahwa menikah itu bukan perkara yang gampang, apalagi kalau kamu tipe yang males nyewa wedding organizer atau event organizer. Sebenarnya kamu bisa sih mempersiapkan acara pernikahanmu dengan sendirinya tanpa bantuan WO atau EO. Meskipun begitu, kamu perlu ekstra hati-hati dan perhitungan karena banyak hal yang bisa membuat pernikahanmu berjalan tidak lancar.

Hari ini Hipwee Wedding mau ngasih tahu kamu tentang beberapa cerita horor pernikahan yang, well, agak bikin serem juga sih kalau kejadian sama kita. Meskipun begitu, cerita-cerita ini bukan cuma sekedar untuk nakut-nakutin kamu aja lho, cerita ini juga bisa menjadi pelajaran buat kita-kita yang belum menikah agar kita tidak mengulang kesalahan yang sama.

Kelihatannya lucu sih, tapi hati-hati ya jika memilih menikah di luar ruangan atau outdoor, apalagi di iklim tropis seperti di Indonesia…

Pernikahan outdoor memang lagi hits-hitsnya nih, tapi, hati-hati ya kalau kamu memang berencana untuk melakukan pernikahan di luar ruangan terutama di siang hari, apalagi di Indonesia yang musimnya cenderung panas sepanjang tahun. Kalau nggak panas, ya ujung-ujungnya hujan. Mbak Stephanie Morrow, adalah salah satu pengantin yang menyesalkan keputusannya untuk menikah di luar ruangan pada siang hari.

Aku menyesal menikah di luar ruangan, panasnya itu lho, banget-banget… Mataharinya juga bikin icing kuenya yang harusnya ungu lavender berubah jadi biru. Rambutku juga jadi lepek. Terus pas pembacaan doa, bukannya memegang tangan masnya dengan mesra, aku justru sibuk mengusap keringat… – Dilansir dari Sheknows.com

Advertisement

Solusi utama untuk isu seperti ini ya cuma ada dua; yang pertama adalah menyediakan cadangan tenda dan yang kedua melakukan pernikahan di kala sore menjelang malam.

Inget kisah mbak Gita yang pernikahannya hampir gagal gara-gara demam berdarah? Iya, kesehatan juga perlu dijaga sebelum hari H ya!

di pelaminan sendiri…sedih via blog.phoenixbrideandgroom.com

Mungkin kamu masih ingat dengan cerita pernikahan mbak Gitaditya Witono yang harus berdiri di pelaminan sendirian karena kakanda suami terkena demam berdarah dan harus di opname pada hari H. Bahkan Hipwee sempat mengulasnya di sini! Cerita yang satu ini tentunya merupakan sebuah pelajaran besar bagi kita-kita bahwa kita wajib menjaga kesehatan kita sebelum hari H. Karena nyamuk DB juga bersarang pada tempat-tempat yang kotor, cerita ini juga jadi pengingat bahwa kita harus menjaga kebersihan di hari-hari menuju pernikahan.

Acara resepsinya rasanya itu cepet banget. Yang ada di pikiran saya adalah cuma pingin segera ketemu Maskoko di rumah sakit. Tamunya itu ga habis-habis loh. Sampai jam 1 lewat masih ada yang antri salaman. Saya sama sekali ga sempat duduk. Tiap kali yang nyalamin temen sendiri rasanya pingin meluk erat-erat dan jadi pingin nangis hahaha. Beneran deh. – Ujar Mbak Gita terkait perasaannya di tinggal sakit pada hari jadinya.

Dokumentasi itu penting lho, makanya jangan segan-segan dalam menguji kemampuan skill fotografer kamu

kalau gelap sama aja bohong ya? via thurtlepower.com

Tentunya semua orang butuh seseorang untuk mendokumentasikan pernikahan kalian, secara hari pernikahan adalah salah satu hari yang paling spesial di hidup siapapun. Oleh karena itu, kamu wajib memilih seorang fotografer yang memiliki skill dan intuisi fotografi yang handal. Sayangnya, Mbak Jenna dari sheknows.com melakukan kesalahan dalam memilih seorang fotografer yang berujung pada foto yang gelap dan kurang memuaskan.

Pernikahanku memang outdoor dan dilaksanakan pada malam hari. Settingnya terlihat sangat cantik sebelum upacara pernikahannya, tapi setelah itu semuanya gelap. Si fotografer harusnya bisa mengarahkan kita untuk berfoto sebagai pasangan sebelum upacara berlangsung, biar dapat foto yang bagus. Sayangnya dia nggak punya intuisi semacam itu (alhasil kebanyakan foto kita gelap) – Jenna dari sheknows.com

Ngundang mantan yang masih ada rasa itu haram hukumnya, kalau nggak mau kejadian hal yang seperti ini…

awas pernikahan dikacaukan oleh mantan… via www.nydailynews.com

Yah, emang kita kadang-kadang suka iseng sih, sok-sok mengundang mantan yang kita tinggal nikah duluan untuk nunjukkin bahwa kita move on duluan. Tapi, kamu patut was-was lho, bisa aja mantan kamu masih kesel sama kamu. Dan kamu pun mungkin akan berakhir dengan seperti cerita yang satu ini.

Aku salah satu bridesmaid di pernikahan temanku. Dan pada saat itu, mantan pacar dari si pengantin cowok tiba-tiba menyelinap ke gereja ketika acara sedang berlangsung. Ketika kedua pasangan sedang bertukar janji, si mantan membuat keributan dengan memecah piring, wajan, dan pot di sekitar gereja. Untungnya kakak dari si pengantin cowok langsung menyeretnya keluar dan mendudukkannya hingga acara selesai – foxymoron dari reddit.com.

Tuh, hati-hati ya kalau kamu memutuskan untuk mengundang mantan-mantanmu. Cek dulu ada yang gila atau nggak. Hehe…

Jangan sok-sok nggak pakai makeup artist kalau nggak yakin bisa merias dirimu dan panitia pernikahanmu dengan baik ya!

jangan sampai salah MUA via previously.tv

Bisa dimengerti kok bahwa ada dari kamu yang enggan memakai makeup artist pada hari pernikahan karena memang mahal. Nggak jarang ada yang lebih memilih jasa “teman” karena mereka lebih murah meskipun mereka belum terlalu banyak jam terbangnya. Tapi, kamu perlu hati-hati lho biar nggak seperti mbak yang satu ini..

temanku yang masih di sekolah kecantikan menawarkan jasanya sebagai rias pengantin. Karena aku nggak tega untuk menolak, aku pun bilang iya tanpa mengetes kemampuan dia terlebih dahulu. Alhasil, makeupku terlihat murah dan itu pun terabadikan selamanya di foto pernikahanku – Cooper Lawrence di sheknows.com.

Waduh, repot juga ya kalau begitu. Seandainya kamu mau menyewa makeup artist, baik dia temanmu, jangan lupa dites dulu ya!

Sekarang sih memang udah jaman online, tapi hati-hati aja lho beli ini itu melalui internet, biar nggak seperti mbak yang ini…

kiri: gaun yang diiklankan, kanan: gaun yang didapat, duh! via www.dailymail.co.uk

Modern sih modern, tapi hati-hati lho ketika memutuskan untuk memesan gaun pernikahan online. Ada banyak cerita yang cukup bikin serem untuk belanja online karena mereka pesan A, dapetnya Z. Ini kan bukan baju biasa, tapi baju pernikahan lho! Nggak cuma penting, tapi pastinya harganya nggak murah.

Wah, serem juga ya semisal kejadian-kejadian tersebut menjadi kenyataan di pernikahanmu sendiri. Makanya, kita harus bisa mengambil pelajaran dari penyesalan-penyesalan para pengantin ini. Memang sih bencana itu datangnya nggak bisa diramal, tapi kita bisa melakukan banyak hal untuk mencegahnya kan?