Mengulik Unggahan Viral BKKBN yang Banjir Kritik : “Di Balik Suami Sukses Terdapat Istri Hebat”

viral bkkn istri hebat

Baru-baru ini, sebuah unggahan dari akun media sosial BKKBN bertajuk “Dibalik Suami yang Sukses Terdapat Istri yang Hebat” viral di media sosial dan bahkan banjir kritik. Unggahan ini berupa infografik yang memuat kriteria-kriteria istri idaman versi BKKBN. Yang membuat para warganet gemas, kriteria-kriteria tersebut tampak lebih condong ke satu pihak yaitu suami yang menjadi fokus utama sedangkan istri hanya menjadi pelengkap saja.

Advertisement

Bahkan, dikutip dari laman Detik, seorang psikolog bernama Ratih Ibrahim mengatakan kalau konten tersebut terlalu fokus pada kepentingan suami. “Isi konten tersebut hanya fokus pada kepentingan suami. Istri dikesankan sebagai pelengkap bukan mitra setara suaminya. Jadinya terlalu subyektif,” ujarnya kepada laman DetikHealth.

Karena hal-hal tersebut akhirnya banyak warganet yang tidak terima dan merasa kiriman tersebut terlalu subyektif. Dilansir dari laman Detik pula, pihak BKKBN akhirnya memutuskan untuk menghapus unggahan yang menuai kontroversi tersebut. Kita simak yuk bagaimana isinya dan bagaimana sih seharusnya peran ideal suami dan istri!

1. Poin-poin yang dijabarkan ada sepuluh. Hal-hal tersebut sebagian besar berisi peran istri yang hanya menemani suami. Ini yang membuat banyak yang keberatan, karena seolah hanya berfokus pada kebutuhan suami

Ini unggahannya via twitter.com

Jika kriteria istri yang ditulis tidak terkesan patriarkis mungkin hal ini tak jadi persoalan, namun dalam unggahannya poin-poinnya bisa jadi membuat beberapa istri seolah hanya jadi pelengkap saja. Isinya di antaranya adalah bahwa istri yang hebat merupakan istri yang mampu menjaga aib dan rahasia suami, yang tidak mudah marah pada suami, yang selalu bisa menyenangkan hati suami, yang menerima dan menghargai pemberian suami, yang taat pada perintah suami, yang pandai memanjakan suami,  yang pandai menghibur suami saat bersedih, dan lain-lain.

Advertisement

2. Poin-poin tersebut seharusnya sudah tidak berlaku di kalangan milenial dengan pikiran dan wawasan yang lebih terbuka dan memegang kesetaraan gender dalam rumah tangga

Harus saling mendukung via howziz.com

Meskipun suami adalah pemimpin dalam sebuah keluarga namun bukan berarti segalanya tentang dia. Dalam sebuah keluarga seharusnya bukan hanya hati suami yang dibahagiakan, dimanjakan, hingga dihibur dan bukan hanya istri yang sebaiknya tidak mudah marah pada suami. Istri juga memiliki hak yang sama untuk menjadi hebat sekaligus sukses dengan dukungan suami.

Dikutip dari Detik, menurut psikolog Ratih Ibrahim, konten infografik BKKBN ini dinilai tidak sejalan dengan konsep keluarga, yang perlu kerja sama dan saling melengkapi antara suami dan istri.

3. Dalam sebuah keluarga, suami dan istri memiliki peran masing-masing tapi tak berarti istri harus selalu bergantung penuh dengan suami. Intinya, ya saling menyokong dan membutuhkan~

Wanita juga boleh bekerja via www.ulc.org

Dalam sebuah keluarga, sebenarnya intinya adalah komunikasi yang perlu dilakukan dari awal tentang pembagian perannya. Tidak ada salahnya kok suami membantu istri dalam mengerjakan pekerjaan rumah. Pun jika istri masih ingin berkarir juga tak masalah. Termasuk dalam hal keuangan, jika memang akan dilakukan pembagian untuk pengeluaran juga bisa dilakukan asal sebelumnya dibicarakan dan sama-sama disetujui.

Advertisement
4. Pihak BKKBN ternyata sudah mendengar keluhan warganet dan sudah dilakukan tindakan terhadap kiriman tersebut

Klarifikasinya di twitter via twitter.com

Kiriman tersebut akhirnya sudah dihapus oleh pihak BKKBN yang merasa bahwa unggahan tersebut memang sedikit kontroversial. Menurut Nofrijal, Sekretaris Utama BKKBN, infografik ini merupakan hasil kerja dari tim kreatif yang mengelaborasi delapan fungsi keluarga. Namun, ia justru menganggap bahwa tidak semua bisa dijadikan pasar unggahan tersebut.

Jika unggahan semacam ini diunggah oleh akun yang fokus terhadap keluarga yang bahagia semacam BKKBN, bukan tak mungkin infografik tersebut malah akan dijadikan sebagai bahan pembenaran saat suami melakukan hal yang tak sepantasnya saat istri tak sengaja melakukan kesalahan nantinya. Lagipula, istri punya hak yang sama kok dalam hal tertentu dengan laki-laki. Kalau menurut kamu gimana?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE