Weton Ketemu 25: Banyak Rintangan & Penangkalnya!

Jika kamu berpikir bahwa modernisasi dan globalisasi adalah titik di mana kepercayaan tradisional sudah ditinggalkan seluruhnya, maka perkiraanmu mungkin salah karena banyak juga pasangan muda-mudi yang cintanya terpaksa kandas sebelum sampai ke pelaminan karena kepercayaan yang masih dipercaya hingga kini.

Salah satu daerah yang saat ini masih menganut mitos-mitos ini adalah di Jawa. Jauh sebelum pernikahan akan ada penentuan hari baik dengan cara penghitungan weton.

ADVERTISEMENTS

Weton Ketemu 25

Nah, ternyata jika sepasang kekasih jika neptunya dijumlahkan maka hasilnya 25 atau sering disebut jodoh ketemu selawe, maka akan ada hal buruk pada pasangan tersebut. Kita simak yuk ulasan terkait weton ketemu 25 ini!

ADVERTISEMENTS

1. Jika hasil penjumlahan tersebut adalah 25 siap-siap saja!

Weton Ketemu 25

Neptu 25/ Credit: Ladiestory via www.ladiestory.id

Cara menghitung neptu ini adalah dengan menjumlahkan hitungan hari kelahiran calon mempelai perempuan dan calon mempelai laki-laki untuk nantinya akan ditemukan angka untuk menentukan baik atau buruknya pernikahan tersebut.

Salah satu yang dipercaya lebih banyak buruknya adalah saat sepasang kekasih neptunya jika dijumlah 25. Mereka dipercaya akan mengalami kesengsaraan dalam kehidupan pernikahannya dan disarankan untuk berpisah saja sebelum lebih serius.

ADVERTISEMENTS

2. Berbagai masalah diyakini akan timbul jika pasangan dengan jumlah neptu 25 nekat melangsungkan pernikahan

Weton Ketemu 25

Bisa berujung cerai/ Credit: Tirto via tirto.id

Dilansir dari Primbonmu, nasib pernikahan pada orang dengan neptu 25 adalah Bale Kedhawang yang jika diartikan secara harfiah artinya kejatuhan teras. Sedangkan maksud dari frasa ini adalah rumah tangga yang akan selalu diiringi musibah, masalah, dan rasa was-was.

Sering datangnya masalah ini diibaratkan oleh teras atau pendopo yang biasannya ramai orang. Masalah ini biasanya dikaitkan dengan ekonomi, kesehatan, kecemburuan, serta kepercayaan.

Bahkan sebagian orang percaya bahwa kumpulan masalah tersebut akan mengarah ke perceraian atau salah satu pihak yang meninggal dimana sering disebut Nuju Pati.

ADVERTISEMENTS

3. Ternyata ada 61 kemungkinan jumlah weton pasangan laki-laki dan perempuan berjumlah 25, namun ada satu yang benar-benar harus dihindari

Weton Ketemu 25

Bahaya/ Credit: Al Khoirot via www.alkhoirot.net

Ada 61 kemungkinan dimana jumlah weton antara laki-laki dan perempuan berjumlah 25. Menurut keyakinan Jawa, sebaiknya 61 kemungkinan tersebut dihindari meski sebenarnya tetap ada penangkalnya.

Namun ada pasangan yang ternyata tak bisa diakali dengan adanya penangkal. Pasangan tersebut merupakan si pemilik weton Selasa Wage (7) dan pemilik weton Sabtu pahing (18). Jika nekat dilanjutkan hal ini dianggap sangat berbahaya.

Baca juga: Weton yang Tidak Boleh Menikah Hingga Letak Rumah

ADVERTISEMENTS

4. Walaupun dipercaya akan gagal jika nekat melangsungkan pernikahan, tapi ternyata ada  cara untuk menangkalnya kok

Weton Ketemu 25

Akhirnya bisa bahagia/ Credit: Airy Rooms via blog.airyrooms.com

Tenang, meski masih banyak yang percaya namun tak sedikit pula kok pasangan yang melangsungkan pernikahan dengan neptu 25 ini dan tetap langgeng serta bahagia. Weton ketemu 25 masih bisa disiasati untuk tetap menikah dan membangun bahtera rumah tangga.

Ada penangkal yang bisa diandalkan yaitu menikah di tanggal dengan nilai Satriya Wibowo supaya bisa menanggalkan masalah dan ketidakberuntungan tersebut, kecuali pasangan weton yang sudah disebutkan sebelumnya ya.

Tanggal ini biasanya merupakan weton yang jatuh dengan jumlah neptu 13 seperti Kamis Legi, Senin Pahing, Jumat Pon, Sabtu Wage dan Minggu Kliwon. Kamu juga perlu memperhitungkan tanggal baik dan menghindari bulan Sura.

Meskipun mungkin sudah dihindari oleh beberapa orang, namun jika keluarga besarmu masih menganut hal ini maka kamu dan pasangan bisa bersiap-siap agar punya panduan nantinya.

Itulah pembahasan lengkap tentang mitos dari weton ketemu 25 atau selawe yang masih kental di budaya Jawa. Tapi, sekali lagi semuanya dikembalikan ke kepercayaan masing-masing ya! Kalau kamu sendiri, percaya nggak sama mitos ini?

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Digital Marketing Enthusiast dan sedang belajar tentang Search Engine Optimization.