Wajib Dipraktikkan, Ini Cara Bijak Mendampingi Anak Perempuan di Menstruasi Pertamanya

Anak menstruasi pertama

Beberapa orang tua mungkin merasa kalau memiliki anak perempuan harus memberikan perhatian lebih dibanding anak lelaki. Hal ini mungkin karena persiapan untuk anak perempuan nantinya lebih banyak seperti berbagai aksesoris, pakaian yang lucu-lucu, dan yang paling penting adalah saat mereka memasuki masa-masa menstruasi. Sebagai orang tua terutama Moms tentunya memiliki peran penting saat anak gadis udah beranjak remaja. Moms juga harus memberikan edukasi sejak dini seputar menstruasi dan bagaimana merawat organ kewanitaan selama masa tersebut.

Advertisement

Menstruasi akan dialami oleh semua anak perempuan di usianya yang menginjak remaja. Meski Moms mengetahui kapan datangnya “tamu bulanan” itu, namun bisa memberikan edukasi agar mereka paham dan nggak merasa cemas saat mengalaminya. Bahkan menurut ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jakarta. Anna Surti Ariani SPsi., MSi., beliau mengatakan bahwa anak perempuan yang tidak pernah melakukan pembicaraan tentang menstruasi cenderung merasa takut, malu dan bingung saat mengalami menstruasi pertama kali.

Buat Moms yang punya anak gadis yang mulai remaja, berikut cara mudah memberikan pengertian pada anak ketika mengalami menarke;

1.Membicarakan tentang perubahan pubertas dan tanda yang dialami khususnya ketika anak sudah memasuki umur yang akan mengalami menstruasi

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

Agar anak nggak kaget saat mengalami perubahan sebelum menstruasi, Moms perlu memberikan penjelasan tentang apa yang akan dia rasakan seperti kram perut, sakit kepala, perubahan suasana hati dan sebagainya. Mengingat problem setiap anak perempuan yang akan mengalami menarke itu berbeda-beda, maka Moms harus banyak-banyak mencari informasi.

Advertisement

2.Memberikan edukasi bagaimana cara memakai pembalut yang benar. Penting juga untuk memantau kapan menstruasi akan datang

Photo by Monstera from Pexels

Sangat penting bagi Moms untuk memberi tahu bagaimana cara memakai pembalut yang benar. Ini penting agar nanti kalau anak kebetulan mendapati menstruasi pertamanya di luar rumah seperti saat di sekolah, mereka bisa memakainya dengan benar. Moms juga penting untuk mengajarkan mereka tahu kapan tanggal menstruasi selanjutnya agar bisa mempersiapkan membawa pembalut.

3.Memberi pengertian tentang apa yang harus mereka lakukan ketika menstruasi pertama kali datang saat sedang jauh dari rumah

Photo by Katerina Holmes from Pexels

Banyak kegiatan yang anak-anak lakukan di usia remaja seperti berkemah dengan teman-temannya atau kegiatan sekolah lain yang mengharuskan mereka untuk jauh dari rumah. Dalam hal ini, penting bagi Moms untuk memberi tahu apa yang harus dibawanya agar nggak merasa panik ketika menstruasi datang saat bepergian.

4.Buang jauh-jauh pemikiran bahwa membicarakan menstruasi dengan anak adalah hal yang nggak penting

Photo by Sebastian Voortman from Pexels

Memberikan pengertian anak yang akan memasuki masa-masa menstruasi sangatlah penting. Sayangnya beberapa Moms justru nggak mempedulikan dan berfikir bahwa anak bisa mengatasinya sendiri. Pernyataan tersebut tentu saja salah karena di sini peran Moms dalam memberikan edukasi sangatlah penting.

Advertisement

5.Memberikan penjelasan kepada anak perempuan bahwa mereka  harus mulai membatasi bergaul dengan anak lelaki

Photo by mentatdgt from Pexels

Bukan membatasi yang berlebihan, namun Moms yang punya anak perempuan dan udah mengalami masa pubertas juga harus lebih menjaganya. Moms bisa memberikan pengertian agar mereka juga bisa paham untuk nggak terlalu intim dengan teman lelaki. Moms yang punya anak lelaki harus perlahan memberi tahu agar lebih menghargai anak perempuan.

Peran Moms ketika anak perempuannya akan mengalami menstruasi sangatlah penting agar mereka lebih paham tentang apa yang harus dilakukannya. Semoga Moms bisa selalu mendampingi anak perempu, khususnya saat mereka memasuki masa-masa menstruasi, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

A professional Overthinker.

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE