Cerita Exclusive Pumping Articha Damayanti; Ibu Muda yang Kisahnya Menginspirasi

Articha Damayanti - Inspiring Mom Agustus

Aku rasa Tuhan selalu punya cara agar hambaNya jauh dari kesulitan. Termasuk saat aku harus menyusui anakku lewat metode exclusive pumping, di mana pasti akan jauh lebih repot, capek dan dianggap kurang maksimal sebagai ibu.

Advertisement

Articha Damayanti, seorang ibu muda dengan dua anak yang lucu-lucu. Abi dan Alma, buah hatinya dengan sang suami yang selalu ampuh menjadi pelipur lara, di kala banyak sekali drama kehidupan yang menghadang di depan mata. Ya, kisah Articha sebagai Ibu Eping (exclusive pumping) mungkin akan dianggap biasa saja oleh sebagian orang, tapi tentu selalu ada inspirasi di baliknya.

Hard worker dan pecinta kopi satu ini memang tergolong ibu dengan semangat luar biasa. Kalau soal pemenuhan hak-hak anaknya, tekad Articha jangan ditanya!

Sebagai ibu bekerja dengan jadwal yang padat luar biasa, Articha menyadari bahwa anak-anaknya juga punya hak yang nggak boleh terlewatkan, yaitu mendapatkan ASI bagaimanapun caranya. Ia mungkin nggak bisa 24 jam penuh menemani anaknya, namun selalu ada jalan agar semuanya berjalan semestinya. Yup, salah satunya adalah dengan rutin memompa ASI-nya bagi Abi dan Alma, apapun halangan dan rintangannya. Jadi ibaratnya nih, nggak ada kata capek atau putus asa dalam diri Articha!

Advertisement

Bukan tanpa sebab, Articha menjadi Ibu Eping karena sebuah alasan…

https://www.instagram.com/p/CR3vBCVLXCP/

Anak pertamaku, Abi, menjadi manusia yang membuatku belajar banyak hal terutama soal menyusui. Saat itu, bekalku sangat minim dan aku bekerja, jadi ada permasalahan perlekatan yang membuat Abi sulit menyusu langsung. Kecewa sih kalau ingat, tapi semua bisa diambil hikmahnya. Kalau anak keduaku, Alma, sebulan setelah ia lahir aku positif Covid dan terpaksa membuatnya harus menyusu dari media lain selain langsung dari aku. Lagi-lagi, ini ibarat menelan pil pahit, namun tetap harus dijalani.

Meski semangatnya membara, suka dan duka menjadi Ibu Eping tetap ada. Di sini, Articha akan berbagi ke Moms semua…

Advertisement

Sukanya sebagai Ibu Eping:

1. Minim luka di put*ng karena gigitan bayi
2. Nggak repot cari spot aman buat menyusui di tempat ramai saat anak cranky
3. Anak bisa dititip dengan persediaan ASIP saat kerja atau ada keperluan keluar rumah

Dukanya sebagai Ibu Eping:

1. Awal mula merasa gagal sebagai ibu, sedih rasanya nggak bisa kasih ASI langsung secara langsung
2. Harus konsisten sama jadwal pumping alias nggak bisa skip sekali aja karena persediaan di kulkas bisa menipis
3. Bolak balik cuci botol dan sterilisasi botol
4. Butuh budget lebih buat support per-pumping-an (milih breastpump yang cocok itu penting, kantong asi, freezer khusus asi, sabun pencuci botol yang memang aman buat botol-botol bayi)
5. Tahan-tahan ngantuk dan capek kalau harus angetin ASIP jam berapapun itu dan nggak boleh sampai telat
6. Bawa gembolan ke manapun, udah kayak mau camping!
7. Saat ASI yang udah dipompa mendadak tumpah, huhuhuhu
8. Kadang nggak nemu tempat proper buat pumping jadi ke manapun wajib bawa appron menyusui supaya aman dan nyaman
9. Omongan-omongan negatif dari mamazen yang kadang menyudutkan.

Menjadi pendengar yang baik bagi karyawannya membuat Articha makin yakin, bahwa menjadi seseorang yang berguna memang nggak ada ruginya

Selain semangatnya sebagai Ibu Eping yang patut dicontoh, Articha yang kini melakoni peran sebagai recruiter ini terbiasa menjadi pendengar yang baik tanpa pandang bulu. Articha yakin, menjadi berguna untuk siapa saja itu nggak ada ruginya, justru akan menjadikan hidupnya jauh lebih bahagia. Jurus jitu buat selalu happy ala Articha nih!

Semoga kisah perjalanan menyusui Articha tadi bisa menginspirasi Moms semua, ya. Nantikan sosok #InspiringMom bulan depan dengan kisah hidupnya yang nggak kalah menarik! Jangan lupa follow akun Instagram @hipweeyoungmom untuk update informasi terlengkap seputar kehamilan hingga parenting 🙂

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang makmum yang taat :)

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE