7 Induksi Alami yang Bisa Dilakukan Ketika Sudah Lewat HPL. Mudah, Bisa Dilakukan di Rumah!

Induksi alami

Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan jelang hari kelahiran. Mulai dari aneka kebutuhan bayi sampai kebutuhan sang ibu juga. Salah satu hal yang penting dipersiapkan juga adalah stamina dan kesehatan sang ibu, karena tentu proses bersalin adalah perjuangan yang butuh kekuatan ekstra. Nah, biasanya jelang HPL atau Hari Perkiraan Lahir, para ibu sudah cukup punya amunisi perang, di samping rasa deg-degan yang makin intens.

Advertisement

Namun apa yang harus dilakukan kala HPL semakin dekat, namun tanda-tanda kontraksi tak kunjung hadir juga? Terlebih buat yang HPL-nya sudah tinggal H-1 atau bahkan sudah mencapai HPL namun tanda-tanda persalinan tak muncul-muncul juga.

Sebenarnya ada banyak faktor yang dapat menyebabkan persalinan jadi maju atau undur. Namun yang pasti, ada beberapa teknik induksi alami yang bisa kamu praktikan di rumah jelang persalinan agar kontraksi bisa segera terasa. Penting diingat, induksi alami yang kamu lakukan harus melalui persetujuan dokter kandungan ya, terlebih buat yang punya riwayat melahirkan berisiko!

1. Berolahraga adalah cara sederhana untuk mempercepat proses kelahiran. Lakukan dengan intensitas lebih banyak, namun dengan teknik yang tetap aman

yoga – credit: freepik.com

Coba tambah frekuensi jalan kaki, berenang, yoga, senam hamil atau naik turun tangga jelang hari kelahiran. Selain bisa bantu tingkatkan stamina dan denyut jantung, juga bisa bantu kamu berlatih teknik bernafas yang akan dibutuhkan saat persalinan nanti.

Advertisement

2. Hayo, pasti ada yang bakal senyum-senyum sendiri pas baca bagian ini. Seks adalah induksi alami yang cukup ampuh (sekaligus asyik) yang bisa kamu coba

Seks boleh dilakukan asal diizinkan dokter kandungan – credit: freepik.com

Konsultasikan teknik bercinta yang aman kepada dokter kandungan saat kontrol agar nggak sampai terjadi hal-hal yang membahayakan janin dan sang ibu. Berhubungan seks dapat membuat ibu melepaskan hormon oksitosin yang dapat memicu kontraksi pada rahim. Plus, sperma juga mengandung prostaglandin yang akan membantu induksi alami.

3. Menstimulasi put*ng payudara juga jadi cara jitu untuk mempercepat munculnya kontraksi, lo. Apalagi kalau yang menstimulasi adalah suami!

Stimulasi put*ng bisa dilakukan asal tak berlebihan – credit: freepik.com

Dilansir dari alodokter.com, stimulasi pada put*ng payudara dapat memicu pengeluaran hormon oksitosin. Hormon oksitosin kemudian akan memicu kontraksi. Meski demikian, para ahli kandungan menegaskan bahwa stimulasi put*ng payudara sebaiknya dilakukan dengan pengawasan pada kondisi bayi pada kandungan untuk menghindari stimulasi berlebihan. Jadi jika hari ini belum berhasil, coba lagi besok ya sehingga tak sampai berlebihan.

4. Teknik akupuntur bisa dicoba kalau kamu sudah mencoba semua cara di atas dan belum ada hasil juga. Konsultasikan kepada dokter kandungan sebelum mencoba teknik ini, ya

Nggak boleh sembarang dilakukan ya! – credit: freepik.com

Teknik akupuntur juga bisa dicoba menjadi induksi alami. Yang pasti pastikan terapisnya sudah tersertifikasi dan ibu sudah mendapatkan izin dari dokter ya.

Advertisement

5. Makan makanan pedas bisa jadi trik cepat memancing kontraksi kelahiran. Ya, tapi jangan berlebihan sampai kamu malah mengalami diare ya!

Hati-hati Moms makan pedasnya! – credit: freepik.com

Nah, teknik ini juga bisa dicoba ya, terutama bagi yang menggemari makanan pedas. Kuncinya adalah nggak berlebihan dan hindari teknik ini kalau Ibu tak biasa makan pedas dan punya perut yang sensitif.

6. Mencoba melakukan endorphin massage pada terapis yang berpengalaman. Atau bisa konsultasikan ke dokter atau bidan jika ingin mempraktekannya sendiri di rumah

Pijat bisa buat tubuh ibu lebih rileks dan nyaman juga – credit; freepik.com

Mempraktikkan endorphin massage juga bisa dilakukan sebagai induksi alami. Selain memberikan rasa rileks, juga membantu percepat datangnya kontraksi lho. Agar tak salah langkah, bisa meminta bantuan terapis yang paham teknik ini untuk mengajari Ibu dan Ayah sehingga bisa mempraktikkannya di rumah.

7. Menggunakan minyak esensial bisa dicoba. Tentu atas pengawasan dokter dan terapis yang berpengalaman ya

Primrose essential oil – credit: freepik.com

Nah, kalau kamu biasa menggunakan minyak-minyak esensial untuk mengatasi masalah kesehatan sehari-hari, teknik ini juga bisa dicoba. Tentu dengan cara, dosis yang tepat serta lampu hijau dari dokter yang menangani kamu. Minyak yang kerap direkomendasikan untuk digunakan sebagai induksi alami adalah evening primrose oil dan castor oil.

Yang perlu diperhatikan, ada beberapa hal yang wajib diwaspadai saat ingin melakukan induksi alami di rumah. Hal ini agar nggak sampai terjadi hal-hal yang membahayakan ibu dan janin. Induksi alami mungkin akan riskan jika posisi bayi dalam kandungan sungsang, ibu memiliki riwayat kesehatan yang nggak memungkinkan ibu melahirkan secara normal spontan, memiliki sejarah flek atau keguguran atau pre-eklamsia. Induksi alami juga sebaiknya dilakukan saat kehamilan sudah full term atau matang. Ingat, kesehatan ibu dan janin adalah hal paling penting. Jadi jika ingin mencoba induksi alami, konsultasikan dulu sampai tuntas dengan dokter kandungan kamu ya, Ma!

Follow Mamin di Instagram @hipweeyoungmom atau gabung ke Support Group di Whatsapp juga yuk. Media curhat yang fun, menghadirkan konten-konten inspiratif dan terpercaya buat para moms #KarenaSemuaIbuBerhakBahagia
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE