Bilangin ke Suami, Ini lo Waktu yang Ideal untuk Istri Hamil Lagi Setelah Operasi Sesar

hamil setelah operasi caesar

“Jeng, tahu nggak kalau si Dita katanya hamil lagi? Padahal kalau nggak salah doi baru lahiran 6 bulan lalu nggak sih?”

“Hah, serius? Kebobolan? Wah, emang nggak apa-apa tuh? Soalnya denger-denger kemaren lahirannya juga lewat operasi sesar kan…”

Kamu yang membaca sepenggal obrolan rumpi sepasang teman di atas mungkin bakal ikut mengernyitkan dahi. Pasalnya, jangankan melahirkan melalui operasi sesar, lahiran normal dan langsung hamil dengan jeda hitungan bulan saja bisa membuatmu ngilu sekaligus heran. Aman nggak sih nantinya, buat ibu dan bayi? Bakal berisiko nggak sih?

Dikutip dari laman HaiBunda , idealnya ibu yang baru saja melahirkan normal menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) dapat merencanakan kehamilan lagi setelah 24 bulan atau 2 tahun. Selain agar ibu bisa beristirahat, juga agar ibu dan ayah bisa fokus dulu mengurus bayi yang baru lahir. Namun bagaimana dengan ibu yang melahirkan dengan operasi sesar? Yang penasaran, simak yuk ulasannya berikut ini!

ADVERTISEMENTS

Dilansir dari laman BabyCentre UK , ibu sebaiknya menunggu sekurang-kurangnya minimal 6 bulan – 1 tahun untuk hamil lagi pasca operasi sesar. Tentu ini pun setelah mendapat persetujuan dari dokter kandungan yang menangani ya

Bilangin ke Suami, Ini lo Waktu yang Ideal untuk Istri Hamil Lagi Setelah Operasi Sesar

Credit: Pexels via www.pexels.com

Dikutip dari laman Baby Centre UK, konsultan kebidanan dan kehamilan Royal London Hospital, Joseph Aquilina, mengatakan bahwa ibu yang melahirkan melalui operasi sesar membutuhkan waktu setidaknya 6 bulan hingga 1 tahun untuk merencanakan kehamilan lagi. Bahkan beliau menganjurkan, semakin panjang jeda waktunya, semakin baik karena kondisi fisik ibu akan jauh lebih kuat dan baik untuk hamil lagi. WHO bahkan menganjurkan untuk memberi jeda sekurang-kurangnya 2 tahun untuk hamil setelah melahirkan.

Namun, tentu masing-masing ibu punya perjalanan dan masalah kehamilannya sendiri, jadi sebaiknya ibu dan ayah berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan agar dapat mengetahui, kapan tubuh ibu sudah cukup kuat dan siap untuk hamil lagi.

ADVERTISEMENTS

Ada beberapa alasan, kenapa kamu yang baru saja melahirkan dengan operasi sesar sebaiknya jangan terburu-buru hamil lagi. Salah satunya, karena tubuhmu butuh jeda untuk bisa pulih seperti sediakala

Bilangin ke Suami, Ini lo Waktu yang Ideal untuk Istri Hamil Lagi Setelah Operasi Sesar

Credit: Pregistry via blog.pregistry.com

Nggak sembarangan, ada beberapa alasan penting kenapa seorang ibu sebaiknya menunggu dulu untuk hamil lagi setelah melahirkan dengan operasi sesar. Pertama, ibu butuh kesempatan untuk beristirahat setelah berjuang hamil 9 bulan lamanya. Yang kedua, ibu juga butuh memberikan waktu bagi fisik dan mentalnya untuk beradaptasi dengan posisi baru dan bayinya. Selain itu, ibu juga butuh jeda cukup untuk memulihkan tubuhnya, seperti rahim dan luka sayatan operasi, misalnya.

Belum lagi kalau ibu ingin memberikan ASI eksklusif buat si kecil, tentu kalau terburu-buru hamil, akan mengganggu proses pemberian ASI eksklusif yang dianjurkan berlangsung selama 2 tahun kan?

Dikutip dari Baby Centre UK, pada kebanyakan prosedur operasi caesar, sayatan dibuat tepat di sepanjang bagian atas rambut kemaluan dan disebut bikini cut. Bekas luka sayatan ini biasanya akan pulih setelah 3 bulan. Akan tetapi, memberikan waktu lebih dari itu sangat penting guna mengistirahatkan tubuh sebelum ‘bertempur’ lagi.

ADVERTISEMENTS

Selain itu, ada beberapa risiko yang mungkin bakal dihadapi, kalau nekat hamil lagi setelah baru saja melahirkan melalui proses operasi sesar

Bilangin ke Suami, Ini lo Waktu yang Ideal untuk Istri Hamil Lagi Setelah Operasi Sesar

Credit: Momjunction via www.momjunction.com

Ada beberapa risiko yang bisa saja dihadapi ibu jika jeda operasi sesar dan hamil lagi terlalu singkat, terlebih kalau kamu ingin melahirkan normal setelah operasi sesar, di antaranya yakni ruptur uteri dan plasenta previa. Kedua kondisi di atas tergolong komplikasi serius dan perlu dipantau dokter. Ibu pun bisa saja mengalami placental abruption, yaitu kondisi dimana plasenta terpisah dari uterus. Belum lagi risiko ketidaksiapan mental ibu yang masih bergumul dengan status barunya sebagai ibu.

Hamil bukan saja urusan istri, tapi juga jadi tanggung jawab suami yang nantinya akan mendampingi dan turut mengasuh anak. Ada baiknya, jika berencana hamil lagi, ibu dan ayah berkonsultasi dengan dokter kandungan agar nggak sampai terjadi hal yang tak diinginkan. Pastikan tubuh dan jiwa orang tua sudah siap sedia sebelum hamil lagi setelah operasi sesar ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An avid reader and bookshop lover.

Editor

An avid reader and bookshop lover.