Benarkah Kista Bisa Disembuhkan dengan Kehamilan? Ketahui Dulu Penjelasan Medisnya!

kista sembuh kehamilan

Mungkin selama ini kamu beberapa kali mendengar bahwa saat ada penderita kista, maka selain bisa diangkat dengan operasi, kesembuhan bisa diperoleh dengan cara hamil hingga melahirkan. Bahkan di beberapa kasus justru keberadaan kista ini baru diketahui setelah si pemilik melakukan tes USG untuk memeriksakan kehamilan. Walaupun banyak yang mengatakan bahwa kista tersebut nantinya akan menghilang sendiri, ternyata ada berbagai kemungkinan lain yang akan terjadi, lo.

Demi menjawab rasa penasaranmu, kali ini Hipwee YoungMom akan menguraikannya dalam penjelasan yang dilansir dari berbagai sumber berikut. Agar tak salah kaprah, simak sampai akhir ya!

ADVERTISEMENTS

Sebenarnya ada beberapa jenis kista yang bisa tumbuh di tubuh manusia,  salah satunya kista ovarium

Benarkah Kista Bisa Disembuhkan dengan Kehamilan? Ketahui Dulu Penjelasan Medisnya!

Kista rahim/ Credit: The Center for Menstrual Disorder

Dilansir dari Romper , kista ovarium adalah saat ada sebuah kantung yang berisi cairan yang tumbuh di rahim. Kista ini biasanya tidak sakit tapi akan menimbulkan perasaan tidak nyaman yang luar biasa. Kista ini biasanya terjadi setelah seseorang menstruasi. Selain itu ada pula yang disebut dengan endometriosis. Menurut Health Line , endometriosis adalah sebuah gangguan dimana ada jaringan yang biasanya ada di endometrium, tumbuh di luar rongga uterus. Cairan ini bisa menempel di uterus, rahim, atau tuba falopi.

ADVERTISEMENTS

Banyak kabar beredar yang menyebutkan bahwa kista dapat sembuh karena hamil atau melahirkan. Apakah benar?

Benarkah Kista Bisa Disembuhkan dengan Kehamilan? Ketahui Dulu Penjelasan Medisnya!

BIsa disembuhkan dengan hamil?/ Credit: Radiology Assistant

Jika kamu sedang mengalami endometriosis, maka kemungkinan untuk sembuh saat hamil memang ada. Dijelaskan di Health Line , saat hamil maka perempuan akan menghasilkan hormon progesteron. Hormon inilah yang akan menekan atau bahkan menyusutkan pertumbuhan endometrial. Bahkan, sintesisnya yang bernama progestin biasanya dipakai untuk merawat perempuan dengan endometriosis.

Dilansir dari Medical News Today pengobatan dengan hormon progestin dapat mengurangi sakit karena endometriosis pada sekitar 90% perempuan.

Itulah alasan kista jenis ini dapat disembuhkan dengan cara hamil hingga melahirkan.

ADVERTISEMENTS

Namun, tak selalu hamil menjadi solusi kistamu karena ada kemungkinan justru kista melebar dan semakin buruk

Benarkah Kista Bisa Disembuhkan dengan Kehamilan? Ketahui Dulu Penjelasan Medisnya!

Bisa semakin melebar/ Credit: Health Essential

Menurut sebuah laporan dari New Kids Center , kista yang terjadi di ovarium bisa malah memperburuk kistamu dan malah melebar saat hamil. Kista yang melebar ini dapat mengakibatkan rasa sakit yang parah jika terpelintir atau bahkan pecah. Bahkan dapat membahayakan kepala bayi di akhir-akhir kehamilan. Jika sudah terlanjur proses melahirkan, maka harus dilakukan operasi pengangkatan di tengah proses bersalin. Risikonya rahimmu akan mengalami kerusakan. Tapi menurut Health Line simptom tersebut mungkin berkurang selama menyusui tapi ada kemungkinan kembali setelah menstruasi lagi.

ADVERTISEMENTS

Ada beberapa risiko yang mungkin bisa terjadi saat hamil dengan kista, tapi ada pula kok metode penanganannya

Benarkah Kista Bisa Disembuhkan dengan Kehamilan? Ketahui Dulu Penjelasan Medisnya!

Salah satunya operasi/ Credit: Singapore General Hospital

Meskipun ada kemungkinan untuk hilang, ternyata endometriosis justru dapat juga meningkatkan keguguran dengan persentase lebih tinggi dari yang tidak mengalami gejala ini, kamu mungkin juga mengalami kelahiran bayi prematur, hingga mengalami placenta previa yang membuatmu harus melakukan operasi caesar dengan segera. Ibu hamil biasanya tidak direkomendasikan melakukan operasi hingga terapi hormon, makanya kamu perlu banyak berdiskusi dengan doktermu.

Meskipun ada kemungkinan untuk hilang dengan hamil, tapi risiko yang ditimbulkan ternyata juga tak main-main. Sehingga kamu perlu lebih sering melakukan monitoring dan berkonsultasi dengan doktermu jika mengalami hal ini.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An avid reader and bookshop lover.