Pantang Merahasiakan 6 Hal Ini dari Dokter Kandungan! Lebih Baik Jujur di Awal, Kan?

konsultasi dokter kandungan

Saat pertama menyadari Moms sedang hamil, mungkin Moms dan Dads nggak sabar untuk segera pergi ke dokter kandungan dan memeriksakan kondisi kehamilan, kan? Di kehamilan pertama, mungkin akan ada banyak pertanyaan yang ingin diajukan ke dokter kandungan. Di sisi lain, ada pula para orang tua yang sungkan mengungkap sejumlah ke dokter kandungannya, atas dasar alasan yang beragam. Padahal, keterbukaan sejak awal konsultasi sangatlah penting lo, Moms.

Advertisement

Terbuka kepada dokter kandungan akan membantu ibu mendapatkan penanganan yang tepat sasaran dan mendapat resep vitamin serta saran untuk melakukan tes kesehatan yang mungkin dibutuhkan. Jangan malu atau sungkan, karena dokter kandungan butuh tahu hal-haal terkait kesehatan dan kebiasaanmu, agar dapat menjaga kesehatanmu dan si janin. Seorang pengarang buku terkenal, She-ology: The Definitive Guide to Women’s Intimate Health sekaligus pakar kebidanan dan kandungan di Providence Saint John’s Health Center, Santa Monica, California bernama Sherry Ross, MD, mengungkapkan bahwa pemahaman dokter akan kondisi kesehatan seorang ibu sangatlah penting. Ada 6 hal yang wajib Moms ungkapkan secara jujur kepada dokter kandungan, bahkan sejak pertemuan pertama. Simak yuk ulasannya!

1. Masih merokok sebelum dan setelah mengetahui telah hamil. Jangan tutup-tutupi hal ini ya, Moms!

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Kebiasaan merokok meski dalam jumlah kecil berisiko pada kehamilan. Merokok dapat memengaruhi pembuluh darah di plasenta. Dampaknya,  pertumbuhan janin bisa terhambat dan bahkan juga dapat mengganggu perkembangan paru-paru janin. Jujurlah kepada dokter kandungan jika Moms masih merokok aktif atau merupakan perokok pasif di rumah agar dokter dapat memberikan penanganan dan saran yang tepat.

2. Suka mengonsumsi minuman beralkohol? Bicarakan hal ini ke dokter kandungan sejak awal pertemuan!

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Mengonsumsi alkohol saat hamil juga berbahaya untuk kehamilan lo, Moms. Konsultasikan hal ini ke dokter kandungan agar Moms bisa mendapat pengarahan dan perawatan yang tepat ke depannya, ya.

Advertisement

3. Soal tingkat stres juga baiknya jangan Moms tutup-tutupi dari dokter kandungan. Hal ini juga akan berdampak pada perkembangan janin

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Stres nggak cuma memengaruhi tubuh ibu secara fisik, tapi juga emosi dan perilaku Moms. Tanpa disadari, hal itu kemudian akan memengaruhi janin secara negatif. Saat seorang ibu hamil mengalami stres dan tekanan tinggi, sebuah perubahan kimiawi terjadi dalam tubuhnya. Nah, perubahan ini dapat berdampak pada tumbuh kembang janin. Jadi, terus teranglah ke dokter kandunganmu ya, Moms!

4. Sedang berencana liburan? Beritahukan segera rencana ini ke dokter kandungan!

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Ingin melakukan babymoon dengan suami? Boleh-boleh saja kok, Moms. Tapi ada baiknya, sebelum bepergian, Mama berkonsultasi dengan dokter kandungan perihal rencana tersebut. Moms bisa menyampaikan ke mana tujuan liburan Moms, berapa lama durasi liburannya dan naik transportasi apa. Jika lokasi yang menjadi pilihan mama merupakan lokasi endemis penyakit tertentu, dokter biasanya akan lebih waspada dan memberikan tindakan pencegahan untuk Moms.

5. Jarang ke dokter gigi dan bahkan sedang ada masalah gigi juga wajib kamu beritahukan ke dokter kandungan

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Sering disepelekan, masalah gigi pada saat kehamilan dapat memengaruhi kesehatan janin selama kehamilan. Penyakit gusi serta mulut yang diabaikan dapat meningkatkan risiko persalinan prematur. Jadi, pastikan dokter kandungan Moms mengetahui kapan terakhir kali ibu melakukan perawatan gigi dan apakah mama sedang ada masalah gusi atau gigi, ya.

Advertisement

6. Sejarah kesehatan di keluarga, termasuk keluhan-keluhan kecil yang mungkin ingin Moms abaikan

Credit: pexels.com via www.pexels.com

Ceritakan riwayat kesehatan keluarga Moms dan suami. Pun jika ada keluhan kecil seperti perubahan pola tidur, rasa pusing yang datang dan pergi dan hal-hal kecil yang mungkin ibu anggap tak penting untuk diceritakan. Ini penting agar dokter tahu riwayat kesehatan sang ibu juga dan dapat mendiagnosa gangguan kehamilan sejak dini.

Ada banyak alasan Mama enggan atau sungkan terbuka pada dokter kandungan. Bisa karena malu, bisa pula karena nggak begitu memahami apa yang sebaiknya disampaikan pada saat konsultasi ke dokter kandungan. Apalagi kalau ini adalah kehamilan pertamamu. Yang pasti, anggaplah dokter kandungan sebagai partnermu dan pasangan. Dokter kandungan bisa membantu agar janin dan Moms tetap sehat selama kehamilan, yang penting Moms dan Dads jujur, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE