Apa yang biasa disarankan para orang tua kepada anak-anaknya setelah melahirkan? Bisa bermacam-macam, tergantung daerah dan keyakinannya masing-masing. Ada yang mewajibkan dibengkung, ada yang menyarankan minum jamu-jamuan tertentu dan sebagainya. Nah, di Jepang ada tradisi unik yang lagi digandrungi para ibu pasca melahirkan nih. Yap, kenalan dulu yuk sama terapi Otonamaki, teknik relaksasi yang terlihat seperti ‘melipat’ tubuh dalam kain.

Unik dan terlihat nyeleneh, tradisi yang sudah dipopulerkan sejak 2016 silam ini ini konon dapat membantu mengurangi rasa sakit para ibu pasca melahirkan. Meski sebenarnya nggak dikhususkan bagi para ibu saja, tapi terapi ini memang lagi sangat diminati banyak ibu di Jepang. Seperti apa prosesnya dan apa saja manfaatnya? Simak ulasannya berikut ini ya!

1. Otonamaki yang bisa diartikan secara harafiah ‘pembungkus dewasa’ ini awalnya dipopulerkan oleh seorang bidan asal Kyoto, Jepang

Otonamaki via www.nipponnews.net

Advertisement

Dilansir dari laman BBC, otonamaki ini dicetuskan oleh seorang bidan bernama Nobuko Watanabe di Kyoto setelah melihat praktik Ohinamaki, yaitu membungkus bayi-bayi dalam kain bedong dengan pola yang mirip. Ohinamaki ini konon dimaksudkan untuk membantu perkembangan fisik para bayi.  Nah, otonamaki sebenarnya tak cuma untuk ibu pasca lahiran, ini juga kabarnya bisa membantu mengatasi badan yang terasa kaku dan masalah postur tubuh orang dewasa.

2. Konon terapi membungkus tubuh dengan kain putih ini bisa membantu meredakan rasa sakit dan nyeri pasca persalinan

Duh, gimana rasanya nih? via philadelphia.cbslocal.com

Terapi ini dibuat sebagai alternatif pemijatan atau terapi fisik sejenis. Terkesan ‘menyeramkan’ sih untuk mereka yang nggak tahan di tempat sempit atau klaustrofobia, tapi banyak juga lo yang mengaku tubuhnya terasa hangat dan lebih nyaman setelah diterapi dengan kain pembungkus ini. Duh, kalau habis lahiran badan sudah ditekuk-tekuk gitu, gimana rasanya ya?

3. Tekniknya sederhana. Orang yang mau diterapi, dibaringkan di atas kain dan matras. Lalu dibungkus dengan kain ketat lalu diguling-gulingkan ke segala arah oleh petugas terapi

Otonamaki via www.bbc.com

Terlihat ‘mencekik’, namun faktanya para penerima terapi mengaku pengalaman dibungkus tidak seketat yang kamu bayangkan kok. Setiap sesi berlangsung selama 20 menit. Sebagian besar penerima terapi mengaku badannya terasa lebih nyaman, fleksibel dan rileks setelah menerima terapi ini.

Advertisement

Tapi nggak sedikit juga orang-orang di media sosial yang justru mengaitkan tampilan aneh tubuh dibungkus ini dengan adegan di film horor Jepang. Ada-ada aja nih!

4. Namun ternyata, nggak semua praktisi setuju lo dengan metode otonamaki ini. Misalnya saja Chiropractor Shiro Oba, yang mengaku skeptis dengan ide nyeleneh ini

Duh, ada-ada aja nih! via www.nipponnews.net

Dilansir dari laman Kompas, menanggapi fenomena ini, seorang chiropractor bernama Shiro Oba menanggapi dengan skeptis ketika mendengar khasiat dari terapi tersebut. Apalagi, ketika disebut bahwa terapi sederhana tadi bisa melenyapkan sakit di punggung. Menurutnya,  seorang ibu dengan sakit punggung lebih baik pergi ke dokter.

“Mungkin ada kejadian di mana para penderita asma akan merasa lebih mudah bernafas dalam posisi itu. Tapi, ketika bungkusan dibuka, kondisi itu tak bertahan,” ungkap Oba.

Gimana, apakah kamu tertarik mencoba? Yang pasti, kalau kamu baru saja habis melahirkan dan ingin mencoba teknik serupa baiknya konsultasi dulu ke dokter. Jangan asal menjiplak, karena bisa jadi dampaknya justru berbahaya kalau tubuhmu nggak siap menerima terapi ini. Semoga artikel ini bisa menambah wawasanmu ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya