Tentang Perubahan Fisik Perempuan Setelah Menikah dan Melahirkan. Sebuah Proses ‘Ajaib’!

Perubahan fisik perempuan

Bagi setiap perempuan, kehidupan sebelum dan sesudah menjadi ibu tentu berbeda jauh. Nggak hanya soal peran dan tanggung jawab saja, perubahan fisik perempuan dari masa gadis dan setelah menjadi ibu juga bisa berbeda jauh. Secara umum ada yang dulunya kurus menjadi berisi dan sebaliknya, ada pula yang semakin kurus pun sebaliknya.

Advertisement

Perubahan fisik yang jauh berbeda sangat wajar terjadi. Bahkan perubahan fisik tiap perempuan pun berbeda-beda, ada yang tambah gemuk ada yang semakin kurus. Hal ini dipengaruhi kondisi tubuh, bentuk tempramen dan lingkungan individu. Jadi sedrastis apa pun perubahan fisik Moms saat masih gadis hingga saat ini adalah hal yang sangat wajar, karena memang sudah fasenya. Nah, perubahan fisik perempuan apa saja yang biasa terjadi dan cukup Moms nikmati saja prosesnya? Yuk simak!

1. Menjadi lebih kurus, lebih gemuk atau sama saja bukanlah masalah. Bahkan ini bukti bahwa tubuh perempuan itu sangat hebat!

perubahan fisik – credit: freepik.com

Sebagain besar perempuan selalu membanding-bandingkan kondisi fisiknya saat masih gadis dan saat sudah menjadi ibu. Hasilnya, tentu ada yang sesuai harapan tapi lebih banyak yang nggak menyangka dengan perubahan tersebut. Menyadari bahwa kurus dan gemuk bukanlah masalah adalah hal paling penting yang harus Moms terapkan. Sebab, perubahan fisik perempuan setelah menikah pun bisa berubah, seiring berubahnya kebiasaan yang dijalani.

Apalagi saat hamil, ada perubahan napsu makan, hormon dan lain sebagainya. Kemudian setelah melahirkan pun sama, perubahan-perubahan tersebut layaknya proses yang bisa dilompati. Pun setelah menjadi ibu dengan perannya yang luar biasa itu, tentu bisa menyebabkan perubahan fisik. Ada yang jadi kurus karena kelelahan dan kurang tidur, ada pula yang jadi gemuk karena tuntutan nutrisi ASI untuk anak. Mau kurus atau gemuk, yang paling penting adalah Moms selalu sehat, supaya bisa selalu merawat anak dan mendampingi suami!

Advertisement

2. Bentuk payudara yang kencang berubah seiring fase yang dijalani sebagai ibu, dari hamil, melahirkan, menyusui hingga setelahnya

Perubahan pada payudara | Credit by Joao Henrique on pexels

Perubahan fisik yang satu ini mungkin menjadi alasan bagi beberapa Moms yang ragu untuk memberikan ASI pada anak. Pasalnya, setelah fase menyusui bentuk payudara akan berubah ada yang mengendur ada pula yang besar sebelah. Hal ini sering membuat perempuan menjadi kurang percaya diri. Padahal fase-fase tersebut sangat wajar dan umum terjadi pada setiap Moms. Bahkan, menyusui memiliki manfaat yang sangat baik bagi Moms sendiri lo. misalnya mencegah hormon yang memicu benjolan di payudara, mengurangi risiko kanker, dan baik untuk kesehatan mental.

3. Perut buncit dan kendur setelah melahirkan juga banyak dialami para Moms setelah melahirkan

Perut buncit dan kendur | Credit by Tkapernova on depositphoto

Dilansir dari SehatQ, pada masa kehamilan rahim akan meregang karena menjadi tempat tumbuh si kecil. Peregangan ini membuat perut Moms menjadi besar dan buncit setelah melahirkan, baik secara caesar maupun normal. Secara alami, bagi sebagian orang kondisi ini akan kembali seperti sebelum hamil. Namun, bagi sebagian orang perubahan perut yang sedikit membuncit nggak bisa kembali 100% seperti semula. Hal ini karena otot dan kulit perut yang meregang saat hamil ada yang berubah menjadi kendur.

Apalagi jika terjadi penimbunan lemak perut. Namun, Moms nggak perlu khawatir karena perut buncit setelah melahirkan adalah hal wajar sesuai fase yang Moms jalani sebagai ibu. Jika Moms ingin mengusakan mengecilkan perut bisa dilakukan dengan cara olahraga, mengatur pola makan, menyusui dan banyak minum air putih.

Advertisement

4. Munculnya stretch mark saat hamil atau setelah melahirkan di area perut bawah, pinggul dan paha dalam

Stretch mark | Credit by Starast on deposit photo

Hampir sama seperti penyebab perut buncit, kemunculan stretch mark juga karena adanya peregangan pada perut sehingga otot-otot dan kulit ikut meregang dalam waktu cepat. Hal tersebut menyebabkan kandungan kolagen pada kulit pecah, sehingga munculah stretch mark ini. Biasanya stretch mark semakin terlihat setelah Moms berhasil menurunkan berat badan dan mengecilkan perut.

Meski termasuk hal yang umum, tapi nggak semua Moms mengalami hal ini. Sebab, stretch mark dipengaruhi pertambahan berat badan, tingkat hormon dalam tubuh dan faktor genetik. Dilansir dari Mayo Clinic, saat ini belum ada penelitian yang mengungkap bahwa stretch mark bisa hilang dengan cepat. Bahkan butuh waktu yang lama dengan bantuan salep atau krim. Bagi sebagian Moms, stretch mark nggak bisa hilang total maksimal hanya sedikit tersamarkan dengan warna kulit.

5. Kulit kusam, bahkan cenderung hitam dan mudah berjerawat setelah melahirkan dan saat menyusui

Kulit kusam setelah melahirkan | Creit by Wayhome Studio on freepik

Selain perubahan fisik yang kendur atau menggemuk, perubahan kulit pada setelah melahirkan dan saat menyusui juga wajar terjadi. Hal ini karena perubahan hormon yang drastis sejak sebelum hamil, saat hamil, melahirakan dan menyusui. Naggak semua Moms mengalami hal ini, karena perubahan hormon tiap orang berbeda-beda. Apalagi ada Moms yang alergi dengan berbagai jenis skincare saat hamil hingga menyusui. Jangan khawatir, kondisi ini akan berangsur kemali seperti semula seiring perawatan yang Moms lakukan.

6. Rambut cepat tumbuh saat hamil dan mudah rontok setelah melahirkan karena produksi hormon yang nggak normal saat fase tersebut

Rambut rontok | Credit by Cottonbro on pexels

Saat hamil, produksi hormon estrogen mengalami lonjakan sehingga memperpanjang fase hidup rambut. Efeknya, rambut Moms saat hamil lebih mudah panjang dan tebal dan sedikit rontok. Namun setelah melahirkan produksi estrogen kembali normal dan siklus pertumbuhan rambut pun kembali normal. Kondisi ini membuat rambut Moms lebih mudah rontok, bahkan berlangsung cukup lama mulai dari 6 bulan hingga sampai setahun setelah melahirkan.

7. Pengelihatan kadang menjadi kabur setelah punya anak, bahkan muncul mata panda yang berkantung

Pengelihatan kabur | Credit by Andrew_Lazorvy on depositphoto

Secara umum, penyebab pengelihatan yang kabur setelah melahirkan karena adanya penumpukan cairan di area mata, seperti kornea dan retina. Namun ada sebab lain seperti otot mata yang mengendur karena proses menejan yang terlalu kuat, pun bisa karena preeklamsia dan diabetes. Sementara penyebab mata panda atau lingaran hitam di sekitar mata, karena siklus tidur Moms yang terganggu.

Nah, itulah 7 perubahan fisik pada perempuan setelah menjadi ibu. Mungkin yang dialami Moms nggak semua Moms yang lain juga mengalami. Bahkan ada yang lekas pulih tapi ada juga yang tetap berubah. Namun, hal tersebut nggak perlu dibuat khawatir apalagi insecure. Sebab, perubahan fisik perempuan dari masa gadis hingga menjadi ibu adalah fase yang harus Moms lalui.

Bagaimana pun fisik Moms saat ini, Moms adalah perempuan luar biasa dan paling cantik bagi Dads dan anak-anak.

Follow Mamin di Instagram @hipweeyoungmom atau gabung ke Support Group di Whatsapp juga yuk. Media curhat yang fun, menghadirkan konten-konten inspiratif dan terpercaya buat para moms #KarenaSemuaIbuBerhakBahagia
Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE