Rincian Biaya Melahirkan Selama Pandemi Covid-19. Siapkan Dulu Biar Pengeluaran Nggak Bablas~

rincian melahirkan selama corona

Melahirkan di masa pandemi merupakan tantangan tersendiri bagi para ibu hamil. Pasalnya, kini rumah sakit rasanya menjadi tempat yang kurang kondusif seperti sebelum masa pandemi. Apalagi saat melahirkan ada protokol tertentu yang menyebabkan di beberapa tempat suami tak bisa masuk untuk menemani sang istri saat persalinan berlangsung. Suasana di mana para dokter mengenakan alat pelindung diri atau APD juga kadang membuat ibu makin deg-degan walau sebenarnya langkah tersebut hanya untuk pencegahan.

Advertisement

Ternyata tantangan melahirkan di kala pandemi Covid-19 tak berhenti sampai di situ lo tapi juga tentang biaya yang ikut bertambah untuk keperluan tambahan seperti tes swab hingga face shield untuk bayi. Kita simak yuk rincian biaya selengkapnya!

1. Sebelumnya, ibu hamil yang akan melakukan persalinan di masa pandemi ini mesti mengetahui berbagai haknya saat melahirkan nanti

Hak untuk ditemani/ Credit: US News via www.usnews.com

Dilansir dari Alodokter, ibu yang akan melahirkan di masa pandemi memiliki berbagai hak, yaitu:

  • Mendapatkan perlakuan yang hormat dan bermartabat
  • Ditemani saat melahirkan
  • Mendapatkan informasi yang jelas mengenai kehamilan atau proses persalinan dari dokter atau bidan yang merawatnya
  • Mendapatkan pengobatan yang sesuai kebutuhannya
  • Mendapatkan rujukan jika diperlukan
  • Menentukan pilihan terkait kehamilannya

2. Menentukan pilihan terkait kehamilan ini termasuk tempat dan metode apa saat melahirkan, tapi ada baiknya ikut dengan saran dokter supaya aman

Boleh memilih metodenya/ Credit: Time via time.com

Di masa pandemi ini mungkin ada banyak ibu hamil yang lebih memilih untuk melahirkan di klinik bidan atau bahkan di rumah saja. Namun ada baiknya saat melakukan hal tersebut memeprtimbangkan beberapa hal seperti adanya kendaraan yang bisa digunakan jika terjadi sesuatu dan harus dirujuk.

Selain itu jika ada tanda-tanda terjadi sesuatu pada ibu sebelum melahirkan seperti sesak napas hingga batuk tak berkesudahan rasanya akan lebih aman jika memilih untuk melahirkan di rumah sakit sehingga ibu dan bayinya bisa diawasi dengan ketat nantinya. Biasanya ibu hamil akan diizinkan ditemani oleh satu orang namun dicek dulu kesehatannya.

3. Biaya melahirkan di masa pandemi ini meningkat karena ibu melahirkan yang harus melakukan rapid test dan swab test

Advertisement

Harus tes swab/ Credit: SWA via swa.co.id

Mungkin tidak semua rumah sakit akan menerapkan tes ini namun demi kebaikan ibu dan anak biasanya tes ini akan dilangsungkan. Dua jenis tes ini ternyata berbeda lo, dilansir dari Kompas, rapid test adalah tes yang menggunakan sampel berupa darah yang hasilnya bisa keluar dalam hitungan menit. Jika hasilnya positif maka ada infeksi dalam tubuh ibu hamil namun bukan berarti infeksi virus Corona.

Untuk itu perlu dilakukan tes lanjutan berupa swab test melalui sampel lendir yang membutuhkan beberapa jam hingga hari. Hasilnya benar-benar menunjukkan apakah psoitif Corona atau tidak. Dilansir dari Detik Health, tambahan biaya untuk rapid test sekitar Rp200.000,00 sampai Rp300.000,00 sedangkan untuk swab test sekitar Rp1,5 juta sampai Rp3 juta.

4. Selain untuk tes, ada pula tambahan biaya untuk perlengkapan pelindung diri baik untuk ibu dan anak yang diperlukan

Beli APD dan face shield/ Credit: Xinhuanet via www.xinhuanet.com

Selain dua tes di atas, diperlukan beberapa perlengkapan layaknya APD untuk suami yang menunggu yang biasanya didapatkan dengan harga sekitar Rp 250.000,00 hingga Rp300.000,00. Masker sekali pakai juga menjadi barang pokok yang mesti ada, rata-rata harga masker akan dihitung per boks dengan harga Rp150.000,00. Bayi yang lahir juga biasanya akan diberikan face shield agar tak terkena transmisi virus. Harganya biasanya sekitar Rp30.000,00.

Itu dia rincian biaya saat harus melahirkan di masa pandemi. Uang senilai Rp3,5 juta perlu dipersiapkan untuk berjaga-jaga jika dibutuhkan untuk biaya berbagai tes dan perlengkapan di atas. Makanya, tak ada salahnya jika sebelumnya melakukan riset dulu agar bisa mempertimbangkan akan melahirkan di rumah sakit yang mana. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE