Sedang Hamil Kok Keputihan? Begini 4 Pemahaman yang Wajib Diketahui Kamu, Calon Mama

tips atasi keputihan saat sedang hamil

Di masa kehamilan, ada begitu banyak hal baru yang akan dialami oleh para calon ibu baru. Mulai dari rasa mual yang melanda, nafsu makan yang menggila (atau justru hilang tak berjejak) sampai gejala lain seperti keputihan. Gejala yang terakhir mungkin bakal  dialami oleh kebanyakan ibu hamil. Tapi apakah semua keputihan itu sama dan normal adanya?

Advertisement

Sekilas memang sepele, padahal keputihan di masa kehamilan kalau nggak ditangani dengan baik dan segera dapat memberikan rasa nggak nyaman bahkan memengaruhi kehamilanmu lo. Untukmu para calon ibu yang sedang mengalami gejala keputihan lebih daripada biasanya, yuk mari simak ulasannya berikut ini!

1. Dilansir dari laman hellosehat.com, keputihan yang meresahkan kebanyakan perempuan cukup lazim dialami di awal masa kehamilan. Jadi sebenarnya bukan hal yang aneh selama dalam batas wajar

Kalau masih dalam batas wajar, jangan panik dulu ya via unsplash.com

Dikutip dari hellosehat.com, Dr. Sheryl Ross, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus ahli kesehatan wanita di Providence Saint John’s Health Center di California mengungkapkan bahwa keputihan yang meningkat merupakan salah satu tanda awal kehamilan. Keputihan kerap terjadi pada ibu hamil karena mulai sejak masa awal kehamilan, leher rahim  dan dinding vagina akan semakin melunak akibat meningkatnya produksi hormon estrogen. Nah, hal ini yang kemudian memengaruhi aliran darah di area vagina sehingga mengalami peningkatan dan cenderung lebih lancar dibandingkan biasanya. Akhirnya, kondisi tersebut lambat laun mengakibatkan keputihan saat hamil muda.

 2. Intinya tak perlu panik kalau mendadak merasa cairan di area vagina terasa lebih banyak dan ‘becek’ daripada biasanya. Yang penting, keputihan yang dialami masih dalam batas normal. Ini nih cara membedakan normal atau nggaknya

Yuk bedakan, mana yang wajar mana yang nggak via unsplash.com

Keputihan memang kerap dialami oleh para perempuan, terutama di masa-masa jelang haid atau sesudahnya. Tentunya, jumlahnya masih tergolong wajar, nggak berbau busuk atau menyebabkan rasa gatal dan perih yang mengganggu. Hal yang sama juga berlaku pada keputihan di masa kehamilan. Keputihan di masa kehamilan dapat dikatakan masih tergolong wajar kalau warnanya masih seputar bening atau putih susu, nggak berbau menyengat dan nggak menimbulkan rasa gatal atau perih terbakar. Nah, kalau sampai mengalami gejala-gejala berikut ini, maka kamu patut mencurigai keputihan yang kamu alami:

Advertisement
  • Berwarna kuning bahkan kehijauan
  • Teksturnya tidak seperti lendir yang biasa kamu alami
  • Berbau amis dan busuk
  • Terasa gatal, perih dan nggak nyaman

3. Untuk mencegah keputihan tidak wajar di masa kehamilan, beberapa tips ini bisa kamu terapkan dalam keseharianmu

Rajin-rajin dibersihkan dengan air bersih dan dijaga tetap kering via www.buoyhealth.com

Menjaga kebersihan jadi salah satu kunci utama, agar area vagina selalu terjaga kesehatannya. Beberapa langkah ini bisa kamu lakukan sebagai pencegahannya:

  • Selalu biasakan diri untuk mencuci tangan dengan sabun sampai bersih sebelum menyentuh area vagina
  • Usap vagina dari arah depan ke belakang setiap kali mencucinya, bukan sebaliknya
  • Menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang tak ketat sehingga daerah intim memiliki ruang untuk bernapas. Lupakan dulu menggunakan pakaian dalam berbahan nilon meski bentuknya lucu-lucu ya
  • Pastikan untuk selalu mengeringkan daerah intimmu usai mandi, berenang, buang air, dan berolahraga
  • Pastikan area intimmu selalu dalam keadaan kering dan nggak lembap.
Advertisement

4. Terakhir, kalau sudah terlanjur mengalami keputihan yang nggak wajar, jangan tunda-tunda lagi untuk berkonsultasi ke dokter

Konsultasi ke dokter ya~ via parenting.firstcry.com

Biasanya dokter akan menganjurkan kamu untuk melakukan tindak pembersihan ekstra seperti  wajib mengganti celana dalam setiap kali buang air besar dan kecil, mengelap area vagina dengan handuk bersih setiap membasuh, dan wajib membasuh dengan air bersih yang mengalir. Kamu pun bakal diresepkan obat khusus dari dokter, baik yang vaginal maupun oral jika memang dibutuhkan.

Intinya, jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter kalau mengalami keputihan yang nggak wajar dan mengganggu. Kalau sekadar becek-becek tanpa ada gejala lain sih, bisa diatasi dengan rajin bersih-bersih dengan air mengalir dan menjaga area tersebut tetap kering dan nggak lembab. Kalau terasa ada gejala lain, jangan sungkan untuk meminta penanganan dari dokter kandungan yang menanganimu ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE