Viral Unggahan Wajah Bumil Bengkak hingga Tak Dikenali. Yuk Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

wajah bengkak saat hamil

Banyak hal yang berubah saat hamil termasuk bentuk badan hingga perubahan kulit di sana-sini. Karena memang masanya demikian, mungkin ibu merasa biasa saja toh nanti bisa diusahakan untuk kembali. Namun banyak juga ternyata yang insecure atas perubahan ini. Seorang ibu asal Malaysia juga mengalami hal ini bahkan hingga stres. Tapi jika dilihat dari perubahannya wajar saja ia kepikiran hingga merasa tertekan, pasalnya perubahan yang ia alami beda dari biasanya.

Advertisement

Dari foto yang ia unggah di akun Facebook-nya, wajahnya berubah menyerupai nenek-nenek hingga dirinya sendiri pangling dibuatnya. Beruntungnya, setelah melahirkan wajahnya bisa kembali seperti semula. Simak yuk kisah selengkapnya!

Saat hal ini terjadi, wanita asal Malaysia ini tengah mengandung anak yang ketiga. Ia mengaku sempat tak berani menghadapi orang lain 🙁

Berubah/ Credit: Nor Sahira via www.facebook.com

Perempuan bernama Nor Sahira ini sedang hamil anak ketiga saat ia mengalami perubahan pada wajahnya. Terlihat mukanya membengkak karena edema, berkerut, hingga menjadi lebih kusam. Jangankan orang lain, ia sendiri juga terkejut saat mengalami hal ini hingga bertanya-tanya apa yang sudah dilakukan. Nor Sahira juga mengaku stres dan saat menghadapi orang-orang ia cuma bisa tersenyum walaupun hatinya hancur.

Setelah kelahiran anaknya, ternyata wajahnya bisa berangsur-angsur sembuh tanpa menggunakan produk apapun

Ini nih wajah aslinya/ Credit: Nor Sahira via www.facebook.com

Nor Sahira mengaku bahwa wajahnya berangsur-angsur pulih setelah melahirkan. Awalnya dimulai dari hidung yang mulai mengempes dan bertambah cerah sedikit demi sedikit. Ia juga mengatakan untuk mengembalikan wajahnya, ia tak menggunakan produk apapun.

Advertisement

Di saat seperti ini kesetiaan suami juga sedang diuji, tapi rupanya suaminya adalah orang yang selalu memujinya cantik di antara semua orang yang menganggapnya mirip dengan orang tua demi menyenangkan hati istrinya.

Walau dokter tak menyebutkan apa penyebab wajahnya berubah, namun hormon saat hamil dapat menyebabkan beberapa perubahan pada kulit

Hormon adalah penyebabnya/ Credit: Nor Sahira via www.facebook.com

Dilansir dari Hellosehat, akan ada beberapa perubahan yang terjadi selain membesarnya perut seperti stretch mark, pigmentasi atau perubahan warna kulit, bercak, lecet, pembuluh darah pecah, hingga kulit menjadi gatal atau sensitif. Penyebab dari hal ini adalah perubahan kadar hormon dan sistem kekebalan tubuh. Sedangkan stretch mark atau pigmentasi ternyata bisa jadi disebabkan karena keturunan dari keluarga. Sehingga jika ibu atau saudara mengalami, ada kemungkinan kamu juga mengalaminya.

Beberapa hal tersebut dapat kembali seperti semula setelah melahirkan, namun jika terjadi hal lain seperti ruam, iritasi, dan gatal pada kulit atau hal lebih parah lainnya, sebaiknya hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan.

Advertisement

Selain perubahan pada kulit, saat hamil mungkin pula terjadi pembengkakan di bagian tertentu yang disebut dengan edema

Lebih chubby/ Credit: She Knows via www.sheknows.com

Dilansir dari SehatQ, edema adalah bagian tubuh yang membengkak yang disebabkan oleh adanya penumpukan cairan pada jaringan-jaringan tubuh. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, di antaranya adalah terbang jarak jauh yang membuat peredaran darah menjadi tak lancar, obesitas, hingga gaya hidup kurang sehat. Ibu hamil ternyata juga memproduksi 50% lebih banyak darah dan cairan untuk kebutuhan janin sehingga memungkinkan terjadinya hal ini.

Edema ternyata bisa dihindari dengan mengonsumsi makanan tinggi potasium, menghindari konsumsi kafein, berenang, posisi tidur miring ke kiri, berolahraga, mengurangi konsumsi garam atau sodium, dan memastikan tekanan darah normal.

Perubahan yang terjadi pada tubuh selama kehamilan merupakan hal yang sangat wajar terjadi pada ibu hamil baik perubahan pada kulit maupun terjadinya pembengkakan. Namun jika trjadi sesuatu yang sepertinya sudah parah, ada baiknya bertanya ke dokter agar mendapat perawatan yang tepat dan sesuai.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

An independent woman, loving mom and devoted wife.

CLOSE