Pelajaran Berharga dari Webtoon ‘Pasutri Gaje’ Soal Dunia Pernikahan. Berguna dan Realistis Banget!

Webtoon pasutri gaje

Siapapun pasti setuju bahwa pernikahan bukanlah hal yang mudah dilakukan. Perlu persiapan yang matang sebelum dan sesudah pernikahan. Bahkan ada yang bilang kalau dalam pernikahan ini belajarnya tak henti-henti, selalu ada hal baru ketika kamu menjalani pernikahan. Belajarnya bisa dari mana saja, bisa dari orang tua, teman, kakak, atau bahkan cerita fiksi.

Advertisement

Nah, salah satu cerita fiksi yang bisa dijadikan media pembelajaran berumah tangga adalah serial webtoon yang berjudul “Pasutri Gaje”. Webtoon karya Annisa Nisfihani yang sudah memasuki musim ketiga ini menceritakan kehidupan pasangan suami istri Adel dan Adimas. Memang apa saja sih pelajaran seputar dunia pernikahan yang bisa didapatkan dari webtoon ini?

1. Nggak apa-apa kalau di awal pernikahan selalu saja ada masalah. Nikmati, jalani dan temukan solusinya bersama!

Credit photo: Film Parasite theshonet.com via www.theshonet.com

Seperti Adel yang tinggal serumah dengan mertuanya, kamu yang masih tinggal satu atap dengan orang tua pasti merasa sungkan. Maksud hati ingin terus berduaan dengan suami siapa tahu bisa menambah anggota keluarga, eh ada orang tua. Belum lagi kerjaan yang menumpuk sehabis cuti bulan madu bikin lelah, kepingin leyeh-leyeh tapi nggak enak dong kalau dilihat mertua. Sabar ya sampai bisa nyicil rumah sendiri~

2. Saat sudah resmi menjadi pasangan artinya harus beradaptasi dengan perubahan yang ada. Ini wajib, ya!

Credit photo: Drama Descendant of the Sun dream.co.id via www.dream.co.id

Tadinya hidup sendiri sekarang pulang kerja sudah ada yang menunggu di rumah. Banyak perubahan yang membuatmu harus beradaptasi lagi. Mungkin ada kebiasaan pasangan yang baru kamu ketahui dan membuatmu kaget. Namun, dengan adaptasi perlahan-lahan kamu akan menikmatinya. Pada fase ini kompromi menjadi hal yang harus dilakukan. Kayak Adel yang masih canggung diawal pernikahan~

Advertisement

3. Cemburu dan curiga dalam hubungan rumah tangga harus segera diselesaikan, jangan sampai berujung pada emosi membabi buta

Credit photo: Film Parasite theshonet.com via www.theshonet.com

Salah paham dalam hubungan memang pasti terjadi dan tidak dapat dihindari. Saat sudah dalam ikatan pernikahan curiga tanpa dasar harus dienyahkan. Boleh sesekali cemburu, namun katakan pada pasangan apa yang membuatmu cemburu. Cepat selesaikan masalah yang ada antara kamu dan pasangan. Siapa tahu dengan begitu bisa mempererat hubungan kalian.

4. Momongan bukan hanya soal usaha antara suami dan istri, tapi juga waktu yang tepat menurut-Nya

Credit photo: driftingdaydream.wordpress.com via driftingdaydream.wordpress.com

“Usaha hampir tiap hari, cek ke dokter juga normal, makanan terjaga, ikut program juga sudah tapi kok belum ada tanda-tanda, ya”

“Sabar, sayang. Mungkin memang belum waktunya”

Soal momongan memang nggak ada yang tahu. Beberapa harus menunggu selama satu tahun, namun ada yang satu bulan pasca pernikahan sudah menerima kabar kehamilan. Tenang, jika sudah waktunya kabar baik akan sampai padamu. Tetap usaha dan berdoa, ya~

Advertisement

5. Kalian punya satu sama lain, jadi nggak ada tuh yang namanya mengerjakan semua sendiri. Intinya soal kerjasama sih…

Credit photo: Drama Your House Helper seoulbeats.com via seoulbeats.com

Resmi menjadi suami istri artinya kalian sudah memiliki ikatan bersama, kalian punya satu sama lain. Tidak ada lagi yang namanya mengerjakan pekerjaan rumah dan memikirkan urusan rumah tangga sendiri. Jika ada hal yang mengganggu pikiran dan memberatkanmu, ceritakanlah pada pasangan siapa tahu bisa membantu. Jangan kayak Adel yang mengerjakan semua sendiri dan bikin marah Adimas, ya.

6. Komunikasi menjadi kunci utama agar nggak ada salah paham di antara pasangan

Credit photo: Drama korea Goblin cerpen.co.id via www.cerpen.co.id

Dalam aspek apapun komunikasi merupakan hal yang sangat penting. Dengan komunikasi yang baik kamu dapat menyampaikan maksudmu yang sebenarnya pada orang lain sehingga meminimalisir kesalahpahaman. Apalagi dalam urusan rumah tangga, apapun keputusan yang akan kamu ambil komunikasikan dahulu pada pasangan. Terlebih keputusan yang menyangkut kalian berdua.

7. Menjadi orang tua bekerja dengan anak yang masih bayi artinya harus pintar membagi waktu, disiplin dan punya kesabaran ekstra

Credit photo: Drama Person Who Gives Happiness cnnindonesia.com via www.cnnindonesia.com

Tantanganmu bertambah ketika si kecil hadir dalam kehidupanmu dan pasangan. Mengurus bayi membutuhkan perhatian yang ekstra, apalagi jika kalian minim pengalaman dan harus tetap bekerja. Belum lagi keadaan finansial yang belum stabil dan tidak bisa menyewa pengasuh. Tenang, itu hanya fase kok dengan kerja sama yang baik antar pasangan ini pasti bisa terlewati~

Realistis untuk kehidupan rumah tangga kan pelajaran yang bisa diambil dari webtoon “Pasutri Gaje” ini. Mana yang paling sesuai dengan kehidupanmu dan pasangan? Masih banyak cerita seputar pernikahan yang bisa kamu baca sendiri di webtoon ini. Baca dan jadikan pembelajaran, ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE