Korea Utara bisa dibilang fenomena tersendiri di era globalisasi sekarang ini. Ketika semua negara membuka diri dan saling bekerjasama, Korea Utara tetap saja mengisolasi diri. Sosok pemimpinnya yang eksentrik dan kehidupan warganya yang misterius, selalu bikin kita semua penasaran. Kalau ditanya kenapa Korea Utara bisa bertahan selama ini meski ‘digempur’ dan terus dikritik hampir semua negara? Mungkin jawabannya adalah nuklir

Negara yang dipimpin Kim Jong Un ini selalu mengancam dunia dengan senjata nuklirnya. Dulunya mungkin ancaman-ancaman ini seringkali dianggap ‘kosong’ oleh banyak ahli keamanan internasional. Korea Utara dianggap tidak memiliki teknologi yang memadai untuk benar-benar bisa merealisasikan ancamannya. Memang benar sih, uji coba misil balistik yang dirancang untuk membawa senjata nuklir Korea Utara seringkali gagal. Tapi dengan perkembangan terakhir, kayaknya kita semua harus waspada.

Kemarin (29/8), misil Korut diluncurkan dan berhasil terbang melewati wilayah utara Jepang sebelum akhirnya jatuh di Samudera Pasifik. Seakan-akan dengan ini, Korut memperlihatkan pada dunia bahwa mereka bisa benar-benar menyerang, paling tidak Jepang atau Korea Selatan, jika ingin. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, juga berpendapat ini adalah ancaman paling serius dan mengerikan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Katanya sih Amerika Serikat sudah bilang bakal 100% mendukung dan mengamankan Jepang. Bahkan Presiden AS, Donald Trump, bilang apapun mungkin saja terjadi setelah provokasi Korut ini. Haduh semoga jangan perang deh! Simak deh ulasan selengkapnya bareng Hipwee News & Feature!

Misil yang baru saja diluncurkan bikin heboh masyarakat Jepang karena melewati langit Hokkaido. Alarm darurat dikumandangkan membuat semua orang Jepang kaget dan siaga

Jepang langsung siaga penuh via cnn.com

Bukan akhir-akhir ini aja misil Korea Utara diluncurkan. Sudah dari 1984 di masa pemerintahan kakek Kim Jong Un lho!

Ambisi misil Korea Utara dimulai saat masa pemerintahan Kim Il Sung via youtube.com

Setahun sebelum meninggalnya Kim Il Sung, Korea Utara kembali menembakkan percobaan misilnya yang ke-15. Ini adalah percoban misil terakhir Kim Il Sung

Advertisement

Misil ‘perpisahan’ bagi Kim Il Sung mencapai perairan Jepang via www.nknews.org

Lima tahun tanpa percobaan misil, Kim Jong Il sebagai pewaris tahta Kim Il Sung akhirnya melakukan percobaan misil pertamanya di tahun 1998

Misil multistage ini bahkan bisa mendarat di Laut Pasifik via www.comtourist.com

Tahun 2006 Korea Utara sempat meluncurkan misil yang digadang-gadang bisa mencapai Amerika, namun gagal belum lama setelah take-off

Tujuh misil ditembakkan, termasuk misil jarak jauh Taepodong via www.cbc.ca

Meskipun frekuensinya nggak sering, tapi total percobaan misil yang dilakukan Kim Jong Il lebih banyak dari yang dilakukan Kim Il Sung

Tujuh belas tahun memerintah, Kim Jong Il melakukan 16 percobaan misil via kristeligt-dagblad.dk

Percobaan misil paling banyak dalam sejarah Korea Utara adalah di era Kim Jong Un. Pemimpin yang menyebut dirinya sebagai supreme leader

Nggak heran kalau nama Kim Jong Un sering disinggung oleh pemimpin dunia via www.t13.cl

Ini nih perbandingan percobaan misil dari ketiga presiden Korea Utara. Peluncuran misil akhir-akhir ini memang gila-gilaan!

Data diperoleh hingga 29 Agustus 2017 melalui CNN via www.hipwee.com

Terhitung dari 1 Januari 2016 hingga 1 Juni 2017. Ini perkiraan peluncuran misil Korea Utara yang berhasil dan yang gagal

Makin baik percobaan yang dilakukan sebenarnya dampaknya justru makin membahayakan, data dihimpun dari CNN via www.hipwee.com

Sebagai negara yang mengisolasi diri, inilah yang bisa dilakukan Korea Utara: unjuk kekuatan supaya negara lain takut

Kekuatan militer dan misil Korea Utara bisa mereka gunakan untuk mengancam negara lain yang tidak sejalan atau mengusik ketentraman mereka via estadodeisrael.com

Nggak heran kalau misil Korea Utara akhir-akhir ini jadi perhatian dunia. Korea Utara nampaknya memang punya ambisi buat melanggengkan ketakutan semua orang yaitu adanya perang nuklir. Dengan misil yang bisa berekspedisi hingga ribuan kilometer jauhnya, bukan hal mustahil kalau di masa depan bakalan ada perang yang bentuknya saling kirim ‘hadiah’ nuklir melalui misil canggih. Bahaya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya