Selama ini banyak orang yang mengira ada trik dan manuver khusus dalam berhubungan seksual agar tidak menimbulkan kehamilan. Mulai dari yang logis seperti pakai kondom dan minum pil KB. Sampai yang dipenuhi dengan mitos seperti loncat-loncat habis berhubungan seksual, makan nanas, coitus interuptus— you name it! Hipwee cuma bisa bilang semoga beruntung aja kalau begitu. Karena nggak ada yang 100% aman dari semua pilihan itu.

Pada kenyataannya, kondom saja kadang nggak cukup membentengi diri supaya bisa terhindar dari risiko kehamilan. Apalagi ngeyel dan mencoba-coba melakukan tindak antisipasi lain yang asal-asalan atau hanya berdasarkan mitos. Sebagai pengetahuan, ini lho yang bisa mempertegas kalau sekuat apapun kita berusaha hubungan seksual di luar nikah itu tetap punya risiko. Yuk, disimak!

1. Kehamilan bisa saja terjadi sekalipun pada mereka yang baru berhubungan intim pertama kali

meski baru sekali! via www.dailymail.co.uk

Banyak orang yang mengatakan kalau cewek nggak akan hamil jika mereka baru berhubungan intim untuk pertama kali. Siapa bilang? Nyatanya seorang cowok tetap bisa menghamili cewek meski baru satu kali ena-ena. Ya, bagaimana nggak hamil jika hubungan intim itu dilakukan tanpa menggunakan pengaman dan tepat saat masa subur cewek. Itu bukan nggak mungkin untuk terjadi, kan?

2. Masa subur cewek bukan hal yang bisa disepelekan. Sayangnya walau udah dihitung tetap bisa kebobolan…

mengitung masa subur. via www.asmaraku.com

Advertisement

Maksud dari masa subur cewek di sini adalah masa di mana hormon cewek tengah meningkat. Hal itu kemudian membuatnya jauh lebih sensitif untuk menerima sperma yang akan diterimanya. Konon masa subur cewek ada pada satu minggu sebelum dan sesudah menstruasi.

Beberapa pasangan memilih untuk menghindari kehamilan dengan sistem kalender: menghitung masa subur berdasarkan tanggal. Tapi coba tanya deh ke orangtua, tante atau oom-mu. Berapa banyak yang gagal menerapkan sistem ini?

3. Nggak ada jaminan jika cowok yang melakukan vasektomi akan aman ena-ena tanpa harus khawatir akan kehamilan

nggak jamin lho, kak! via www.marichesse.com

Vasektomi merupakan cara kontrasepsi permanen yang dilakukan melalui operasi minor. Tujuannya adalah untuk memotong saluran sperma yang mampu mengantarkan sperma dari testis ke penis. Vasektomi membuat ejakulasi pria hanya berisi air mani, tanpa sperma.

Merasa aman karena kamu atau pasangan sudah melakukan vasektomi? Pada kenyataannya, vasektomi pun nggak bisa menjamin. Dibutuhkan sekitar 15-30 ejakulasi dalam jangka waktu 3 bulan sebelum air mani sepenuhnya bersih dari sperma. Meski tingkat keberhasilannya tergolong tinggi masih ada angka error sebesar 0,1-0,4% yang mampu menimbulkan kehamilan.

4. Meski pil kontrasepsi diminum tiap pagi oleh cewek, kehamilan bisa saja tetap datang

pil kontrasepsi… via www.dailymotion.com

Jika selama ini pil kontrasepi dianggap bisa mencegah kehamilan, ya, memang. Selain mencegah kehamilan pil kontrasepsi juga dapat membantu memprediksi datangnya waktu datang bulan dengan lebih tepat.

Namun pada kenyataannya meski pil telah dikonsumsi secara rutin, risiko kehamilan tetap mengintai. Menurut Mary Jane Minkin, profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi dari Yale School of Medicine, tingkat efektivitas kontrasepsi hanya berada di angka 95% saja. Masih ada 5% error rate yang tersisa.

5. Berhubungan intim saat tengah datang bulan pun nyatanya tetap bisa membuat kehamilan

bahkan saat haid~ via bangbaron.com

Faktanya adalah sperma bisa bertahan sampai lima hari setelah berhubungan intim. Berangkat dari alasan itu jelas rasanya jika ena-ena dengan cewek yang tengah datang bulan tanpa alat pengaman bisa banget menyebabkan kehamilan. Jadi, masih mau menganggap itu aman untuk dilakukan?

6. Penggunaan kondom lama juga berisiko terhadap kehamilan, terlebih jika sudah terkontaminasi suhu panas dan dingin

jangan sembarangan juga sama kondom. via villacatira.com

Penggunaan kondom pun nggak bisa disepelekan begitu saja. Kenyataannya penggunaan kondom lama pun berisiko besar terhadap kehamilan. Terlebih jika kondom sudah terkontaminasi dengan suhu panas dan dingin. Hal itu membuat tingkat elastisitas dari kondom menurun. Jadi, mendingan nggak usah berhubungan intim daripada kamu berhubungan dengan kondom yang sudah kamu simpan beberapa waktu di dalam dompet.

7. Mitos mengatakan posisi duduk atau berdiri jadi posisi anti kehamilan. Nyatanya?

posisi menentukan prestasi… via www.newsmedia.co.id

Mungkin selama ini kamu pernah mendengar jika ada mitos yang mengatakan cewek nggak hamil jika ena-ena dalam posisi berdiri atau duduk. Hal lain menyebutkan juga jika cewek yang lompat-lompat setelahnya juga akan terhindar dari kehamilan. Tapi, kenyataan nggak sesuai dengan mitos tersebut.

Yap! Faktanya adalah nggak ada satu posisi pun yang aman untuk menghindari kehamilan. Keamanan tetap harus diperhatikan dengan kondom atau alat kontrasepsi lainnya. Tapi, keamanan utama tetap ada pada hubungan intim yang dilakukan bersama pasangan halalmu.

8. Balon atau plastik kresek nggak akan bisa menggantikan fungsi kondom. Jadi, jangan pernah coba-coba

kondom nggak ada gantinya! via news.qingdaonews.com

Jangan pernah mencoba menggantikan kondom dengan sprei atau plastik kresek. Meskipun kelihatannya sama-sama terbuat dari plastik, tapi plastik biasa (mulai dari kresek sampai ziplock) nggak akan bisa menjaga kondom keluar dan membuahi sel telur seperti yang mampu dilakukan kondom.

Plastik biasa memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk rusak atau robek. Sebab itu tentu tidak bisa diandalkan untuk menjaga sperma tidak membuahi sel telur.

Itu tadi baru contoh sebagian saja. Ada bejibun mitos lain yang belum Hipwee paparkan. Sengaja sih, biar kamu mulai deg degan berpikir panjang untuk melakukan hubungan intim di luar nikah. Biarkan seks pra nikah hanya untuk mereka yang mengaku sudah siap dengan kemungkinan terburuknya. Yang lain, mungkin memang lebih baik jika menunggu selepas yang halal-halal saja! 🙂

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!