Perubahan zaman pasti pernah di rasakan siapa pun. Perubahan dan perkembangan adalah bagian dari hidup itu sendiri. Jadi, hampir tidak mungkin seorang manusia menghindari perubahan tersebut. Namun, nggak bisa dimungkiri bahwa ada banyak cowok yang nggak bisa habis pikir, bahkan kebingungan, dengan perubahan yang ada di masa sekarang. Kebingungannya lebih ke arah miris sih dengan keadaan sekarang. Beda banget sama zaman-zaman medio 1990 sampai 2000-an.

Tentu saja saat perubahan menuju arah yang lebih baik, tidak ada satupun orang yang akan complain, tapi sepertinya saat ini banyak perubahan justru mengarah ke arah yang lebih buruk. Kira-kira apa aja hal yang bikin cowok gagal paham dengan perubahan zaman sekarang? Yuk, langsung kita simak aja ulasan dari Hipwee Boys berikut ini!

1. Cowok-cowok sekarang kebingungan kenapa nggak ada band-band keren kayak dulu. Sekarang band-nya aneh-aneh!

Sekarang mah sepi ya band. Diganti anak DJ. via tango.image-static.hipwee.com

Kita memang nggak bisa menyalahkan laju perkembangan dan perubahan selera musik manusia. Namun tetap saja kita bisa dan berhak mengkritisi kehidupan kita anggap kurang berwarna. Mungkin karena saat ini kita hidup di masa nggak ada band-band keren kali ya, jadinya kayak ada yang kurang gitu. Entah, rasanya miris saja mengetahui anak-anak zaman sekarang nggak bisa menikmati masa keemasan banyak band.

Waktu masa sekitar 10-15 tahun yang lalu, kami nggak pernah kebingungan buat nyari bahan modal nyanyi di sebuah tongkrongan. Mulai dari band Indonesia seperti Padi, Naff, Base Jam, Peterpan, sampai The Changchuters, hingga band mancanegara seperti Goo Goo Dolls, Snow Patrol, Green Day, Blink 12, Yellowcard hingga My Chemical Romance, mereka mengisi ingatan kita semua.

2. Nggak kayak dahulu, cowok-cowok zaman sekarang makin malam jam tidurnya. Makin sini makin susah tidur gara-gara banyaknya fitur gadget

Advertisement

Terus aja sampe kedengeran suara ayam via www.nicabm.com

Makin bertambah canggihnya peralatan komunikasi, makin tinggi pula potensi penyakit insomnia yang menghinggapi para cowok. Percaya atau tidak, tapi nggak sedikit yang mengalami hal tersebut. Harusnya, hal yang bikin cowok-cowok jadi suka susah tidur itu adalah kegelisahan tentang masa depan, tapi sayangnya bukan. Kebiasaan mantengin smartphone masing-masinglah yang bikin insomnia.

Ketika tubuh rebahan di kasur sambil mantengin smartphone, entah mengapa, begitu banyak waktu yang tak terasa telah dihabiskan. Tiba-tiba suara ayam jadi pengingat bahwa waktu sudah pagi, dan harus segera mungkin tutup mata. Yang bikin bingung adalah banyak dari kita sampai rela ninggalin aktivitas lain karena ngantuk, tapi pas mau tidur, kita pegang smartphone, tiba-tiba rasa kantuk hilang. Heran, ‘kan? :p

3. Cowok zaman dulu mah jarang ada yang lama-lama di kamar mandi. Sekarang? Nggak sedikit~

Ya gimana nggak lama, orang bawa hp via trivia.id

Pernah nggak sih mendengar ungkapan “Ah lama banget lu mandinya. Kayak cewek.” Hal tersebut mengacu pada kebiasaan cewek yang selalu lama di kamar mandi. Sedangkan di sisi lain, cowok dikenal sebagai kelompok yang simpel dan nggak betah lama-lama kena air.

Ungkapan canda bernada sindiran itu memang sudah cukup lama hidup di masyarakat. Akan tetapi, rasa-rasanya, sekarang sudah nggak relevan lagi deh. Soalnya banyak cowok yang memang suka berlama-lama di kamar mandi. Lamanya bukan karena detailnya dia mengurus badan, tapi karena sering menggunakan handphone kesayangan di kamar mandi. Kadang cuma butuh waktu 5 menit di kamar mandi, namun cerita bisa berubah ketika handphone sudah menemani. Selain itu, cowok sekarang memang kadang lama karena grooming-nya lama. Bayangin nggak cowok lama-lama di depan cermin kamar mandi? Bukannya aneh ya? :O

Suka nggak habis pikir, bocah-bocah cowok sekarang nggak pernah bikin tanah lapang di sekitar rumah jadi rame setiap sore

Sekarang mah pada sibuk main game di gadget via upload.wikimedia.org

Cowok-cowok yang kini menginjak usia 20-an mungkin dulunya pernah merasakan banyak hal yang begitu menyenangkan sebagai bocah. Sore merupakan waktu favorit bagi kita setelah pusing dengan urusan sekolah. Setiap sore bada Ashar juga, ada saja suara-suara teriak segerombolan teman. Isinya itu tadi, mengajak untuk bermain dan bersenang-senang sebagai bocah kecil di ruang terbuka, entah itu untuk main bola, main petak umpet sampai main kelereng.

Sekarang setelah kita sudah dewasa, mungkin kita akan merasa kebingungan kenapa tempat tersebut kini jadi sepi di setiap sorenya. Tak ada suara sepakan bola plastik atau teriakan cempreng khas anak kecil di sana. Rasa bingung tersebut terjawab ketika kini anak-anak seusia 5 tahun bisa menenteng gadget ke mana-mana. Dia sibuk dengan permainan yang virtual. Nggak heran kalau kita bisa menilai masa kecil mereka terenggut oleh teknologi. Bisa jadi bahan refleksi pas jadi orangtua di masa depan.

Itulah hal-hal yang bikin nggak bisa habis pikir tentang kehidupan sebagai cowok di masa dahulu dengan masa kini. Untungnya kita (mungkin) sempat pernah merasakan kehidupan yang lebih menyenangkan di masa dahulu, saat semuanya nyata, bukan sekadar gambar di layar kaca.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya