Salah satu alasan dua orang menjalin hubungan asmara, khususnya pacaran, adalah agar mengenal satu sama lain hingga merasa cocok, dan akhirnya melanjutkan ke level hubungan yang lebih tinggi atau menikah. Kalau orientasimu bukan untuk menikah, lalu buat apa kamu menjalin hubungan dengan alasan cinta?

Sementara proses untuk menikah itu panjang. Kamu harus menyiapkan berbagai hal. Tapi sebelumnya, kamu harus melakukan yang namanya lamaran. Nah, di sinilah titik menegangkan bagi cowok; antara diterima atau ditolak oleh calon mertua. Kalau seandainya nggak direstui, bagaimana? Tenang, kali ini Hipwee Boys akan memberikan berbagai hal yang boleh dan nggak boleh kamu lakukan ketika lamaranmu ditolak. Biar nggak sesat, simak baik-baik, ya!

Sakit sih pasti, tapi kamu bisa memperbaiki kondisi dengan hal-hal ini kok. Tenang aja! 😀

Tentu saja saat mendengar kabar bahwa kamu ditolak oleh mertuamu atau karena hal lainnya sehingga kamu gagal menikah, hati rasanya seperti mau meledak. Sakit, kecewa, dan mungkin benci akan bercampur aduk. Tapi, ini bukan akhir dunia kok. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki diri dan memperbaiki hatimu yang mungkin sudah hancur berkeping-keping. Yuk, simak hal apa saja yang bisa dan harus kamu lakukan pasca gagal menikah!

  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang. Ini juga bisa jadi bukti kedewasaanmu sebagai calon suami loh

Ditolak? via actugm.com

Advertisement

Sakit memang rasanya ketika kamu gagal menikah karena lamaranmu ditolak begitu aja oleh keluarga atau bahkan cewekmu sendiri. Berbagai respon emosional pasti akan keluar dari dalam dirimu. Tapi satu hal yang pasti, cobalah untuk tetap tenang menghadapi kenyataan pahit tersebut. Sedih itu pasti, tapi kamu harus bisa mengontrol dirimu. Dengan begitu, orang lain akan bisa melihat sikap bijak dan kedewasaanmu dari reaksi yang kamu keluarkan.

  • Introspeksi diri. Apakah benar kalau ini bukan salahmu?

Ada yang salah dengan dirimu? via www.notjustalabel.com

Entah apa yang terjadi, entah itu karena ditolak oleh orangtua cewek atau putus tanpa sebab, introspeksi diri adalah hal yang sangat penting. Siapa tahu kamu juga menyumbang kesalahan dalam kegagalan ini. Kita kan memang akan sangat sulit memahami kesalahan kita sendiri. Coba berhenti sejenak dan introspeksi. Kalau memang sudah jelas bukan salah kita yasudah ikhlaskan. Mungkin dia memang nggak berhak membuat kita bahagia.

  • Kalau kamu rasa dirimu sudah cukup pantas, buktikan pada orangtuanya bahwa kamu memang berkualitas. Perjuangkan dong!

Pantas kok. via pinterest.com

Bukan cowok namanya kalau dengan mudah menyerah begitu saja. Dengan sikapmu yang tenang, cobalah untuk membuktikan pada orangtua cewekmu bahwa kamu adalah menantu idaman yang memiliki kualitas dan sudah pantas untuk menjalin hubungan rumah tangga bersama anak gadisnya. Selain itu, buktikan juga pada cewekmu bahwa kamu adalah orang yang cukup mampu untuk membahagiakannya. Jangan langsung nyerah gitu aja kalau memang kamu sudah niat kalau mau masuk ke jenjang pernikahan!

  • Kalau dengan berbagai cara, lamaranmu tetap ditolak atau kamu tetap gagal nikah, mending tebar jala lagi aja. Lepaskan!

Masih banyak cewek yang mau kok. via www.mylovethinks.com

Lagipula, sebagai cowok masa kamu mau menyerah dan terpuruk dalam kesedihan berlarut? Anggap aja bahwa dia memang bukan jodohmu. Cukup, sudah nggak ada jalan lain, cobalah kembali untuk menebar jala cinta. Masih banyak cewek yang bisa dan berpeluang besar untuk kamu nikahi. Hidup nggak berhenti disini. Ikhlaskan, lepaskan!

Kalau kamu gagal nikah, jangan sampai melakukan hal-hal ini ya. Jangan menyesatkan dirimu sendiri!

  • Memberikan reaksi buruk dan merutuki keadaan. Ini terlalu kekanak-kanakan, Boys!

Jangan sampai kamu melakukan hal ini, meski ini bersifat responsif. Di sini, kamu perlu banget untuk mengontrol diri. Karena citramu akan menjadi buruk ketika kamu merutuki. Tak perlu menyumpah-serapah orangtua cewekmu kalau disetujui. Tak perlu membenci cowok yang merebut cewekmu. Hidup dengan sedikit dendam dan rasa sakit yang disimpan di dalam hati justru akan membuatmu lebih dewasa dan bijaksana.

  • Posting berbagai hal di media sosial soal hancurnya hatimu karena gagal nikah. Ini menyedihkan!

Curhat mulu. via localizer.co

Kamu itu cowok. Kita punya kode tersendiri untuk cowok. Gagal nikah adalah hal yang cukup memalukan bagi cowok. Jangan malah diposting di sosial media. Itu bakalan akan tambah bikin malu. Kamu mau dikasihani? Lemah banget jadi cowok. Tenang saja, waktu dan diam akan menyembuhkan semua luka. So, jangan terlalu banyak cerita ke orang nggak jelas dan sibukkan dirimu sembari menunggu hatimu disembuhkan oleh waktu.

  • Kalau kamu gagal nikah karena restu orangtua, jangan sampai kamu bawa cewekmu kawin lari. Ini kasus yang masih sering terjadi lho di Indonesia!

Kawin lari? via www.cornwallinn.com

Kadang suka nggak paham deh, dengan cowok ataupun cewek yang melakukan kawin lari. Kabur dari rumah, ikut dengan pacarnya untuk menikah tanpa wali orangtua. Meski hal ini bisa dan sah di KUA. Tapi ini bukan jalan yang baik untuk hubungan kalian. Sedihnya, hal ini masih kerap terjadi di Indonesia. Hanya karena orangtua cewek nggak merestui hubungan kalian, jangan sampai melakukan hal bodoh seperti ini, ya! Masih banyak jalan lain!

  • Atau kamu mau mengikuti cara konvensional orang pedalaman? “Cinta ditolak, dukun bertindak”, bukan juga cara yang bijak

Shaman! via bsnscb.com

Cara ini bukanlah hal yang bisa ditolerir sama sekali, oleh pihak manapun, bahkan oleh agama manapun. Kalau kamu percaya dengan hal-hal mistis begini, bukankah ini namanya menyekutukan kuasa Tuhan? “Lamaran ditolak, dukun bertindak,” ini cara yang sangat konservatif. Atau memang kamu merupakan cowok yang primitif? Kalau memang iya, berarti benar keputusan cewekmu untuk membatalkan pernikahan, dan benar pula keputusan orangtua cewekmu untuk tidak merestui hubungan kalian.

Ya, seperti itulah hal yang boleh dan nggak boleh kamu lakukan setelah lamaranmu ditolak atau gagal nikah. Percaya deh, ketika kamu gagal, masih ada hal baik di luar sana yang menantimu. Toh, kalau memang dia bukan jodohmu, mau memaksakan? Yang penting jangan sampai salah langkah ya, Boys!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya