Apa masalah paling konkret dari menjadi salah satu negara dengan kepadatan populasi terbesar di dunia? Bukan, bukan kebanyakan pilihan buat cari pasangan hidup, tapi macet. Kita terpaksa membuang banyak waktu kala berangkat sekolah, pulang kerja, berangkat ngapel, atau sekedar jalan-jalan. Jalan raya kian lama kian menjadi lumbung amarah dan rasa kesal manusia. Bahkan bukan lagi di Jakarta aja, beberapa kota lain di Indonesia udah mulai akrab dengan yang namanya macet. Huh.

Untuk kesekian kalinya kita bisa berutang budi dengan musik. Lagi-lagi musik bisa mengurangi problema kehidupan kita, termasuk macet. Daripada pusing tujuh keliling mendengarkan bunyi klakson bising di jalanan dari pengendara kanan kiri yang sarat emosi, mending memutar lagu-lagu kesayangan. Namun, harus hati-hati juga untuk memilih lagu. Salah lagu, bisa-bisa malah bikin tambah panas hati. Nah, berikut Hipwee pilihkan untuk kamu beberapa lagu yang bisa bikin kita bertahan di tengah himpitan asap dan penatnya lalu lintas.

Padi – Harmoni, petikan gitar syahdu dari Piyu Padi bakal menjadi kawanmu untuk menghadapi kekacauan di jalanan.

Lirik Harmoni juga semoga bisa menjaga hasrat damai di dada. Tetaplah membayangkan segala carut marut ini sebagai sebuah harmoni dalam hidup. Selaras lagi indah.

Naif – Piknik 72, jangan biarkan macet meluluhlantakan rencana piknikmu.

Pergi di hari Minggu / Bersama pacar baru / Naik vespa keliling kota / Sampai binaria / Hatiku jadi gembira

Nggak harus beneran naik vespa di hari Minggu dan pergi ke binaria buat nyanyiin lagu ini. Ke manapun,  hatimu dijamin bakal gembira.

Letto – Ruang Rindu, kembangkan imajinasi ke latar video klipnya yang tenang nan permai.

Advertisement

Coba sejenak abaikan situasi kanan kirimu yang bising penuh kendaraan bermotor dengan asap membumbung. Bayangin deh kamu jadi pemeran video klip Ruang Rindu yang  mengambil gambar di tengah hamparan sawah itu. Whiuuu angin sepoi-sepoi.

d’Masiv – Jangan Menyerah, cocok di situasi-situasi yang potensi memberi tekanan berat.

Kalian pasti sudah tahu kalau nomor d’Masiv ini salah satu lagu motivasional yang paling ampuh. Bagai bisikan seseorang yang meminta kita tidak melulu menyesali apa yang terjadi, dan terus melakukan apa yang terbaik.

Sheila On 7 –  Lapang Dada, salah satu karya cakep Eross dkk yang terkini ini tak luput menolong juga.

Sebelum Sheila On 7 menginjak usianya ke-20, mereka sempat mengeluarkan single ini. Bebunyian string yang naik turun di bagian aransemen rasanya membuat kita terbuai. Secara tidak sadar, kita dibujuk oleh lagu ini untuk terus berlapang dada.

Crisye – Kisah Kasih di Sekolah, mengingatkan motivasi utama untuk segera sampai di sekolah….. selain untuk belajar.

Selain melodinya yang syahdu, lagu ini cocok untuk kamu yang masih menginjak bangku sekolah. Kendai menemui kemacetan di jalan tatkala pagi hari menjelang berangkat sekolah, kamu akan tetap semangat karena membayangkan kisah kasih bersama si dia di kantin nantinya 🙂

Bondan Prakoso & Fade 2 Black – Ya Sudahlah, dari judulnya aja, lagu ini sudah nerimo banget.

Bondan dan kawan-kawannya sanggup meyakinkan kita bahwa semua akan baik-baik saja. Waktu janjian sama orang penting sudah tinggal hitungan detik, sementara antrian lampu merah masih mengular jauh, ditambah lapar dan gerah… ya sudahlah.

Float – Pulang, mengiringi kilometer demi kilometer menuju apa yang disebut rumah.

Udah nonton film 3 Hari Untuk Selamanya? Sebuah film perjalanan sarat arti dari sepasang muda mudi yang dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Adinia Wirasti. Lagu ini adalah salah satu soundtrack-nya yang paling tenar. Mengajak kita untuk selalu merindukan rumah, namun tetap menikmati perjalanan.

Endah & Rhesa : Liburan Indie, musik pop folk yang sejenak meringankan beban pikiran.

Lagi barengan sobat-sobat tercinta dalam perjalanan untuk menonton sajian konser musik yang keren, tapi harus dihadang macet? Nyanyi-nyanyi bareng aja dulu di dalam mobil dengan lagu ini!

Bangkutaman – Ode Buat Kota, siapa bilang musik rock nggak bisa meredakan suasana macet?

Tuk suara bising di tiap jalan
Tuk suara kaki yang berlalu lalang
Tuk suara sirene raja jalanan
Tuk suara sumbang yang terus berdentang

Lagu yang terdengar seperti musik The Stone Roses ini memang mencoba melukiskan hiruk pikuk kota besar yang kadang kala menjengkelkan, termasuk soal macet. Koor “na na na na na” di lagu ini mampu mengiringi rasa suntuk kita yang tengah tersudut di pojokan bangku angkot.

Navicula – Metropolutan, yang ini lebih cadas lagi. Lagu yang memang tercipta khusus buat mengkritisi budaya macet!

Orang anti kata antri
Semua mau berlari
Berlarilah sampai mati

Nah, jika rasa jengkelmu tidak lagi terbendung, tetap ada lagu yang tepat untuk bisa menjadi saluran emosimu. Band grunge asal Pulau Bali ini menggarap lagu keras yang memang ditujukan pada suasana macet di kota metropolitan yang bikin kepala mau pecah. Nyanyiin aja sekerasnya biar plong!

Pharrel – Happy, biar tetap tersenyum di kacaunya lalu lintas yang tak berujung.

Lagu yang benar-benar kelihatan pengen banget mengajak kita hepi ini cocok juga diputar untuk mengusir rasa gundah dari hal-hal buruk yang kemungkinan muncul akibat macet. Selain mengikuti beat dan nadanya yang riang, ikuti juga video klipnya yang menampilkan gerak-gerik Pharrel yang lucu.

Justin Bieber – Love Yourself, biar tiap menitnya nggak terlalu sia-sia walau terjebak macet dengan kekasih.

Justin Bieber juga punya lagu yang sekiranya bisa menurunkan tensimu tatkala dikepung ketidaknyamanan atas nama kemacetan jalan. Aransemen minimalis yang adem dan lirik romantis mudah-mudahan sanggup mengalihkan kegelisahanmu yang terus dikejar waktu. Apalagi kalau lagi semobil bareng pacar..

Kenny G – The Moment, mengubah jalanan padat terasa seperti kafe-kafe romantis.

Sudah banyak dipercaya bahwa lagu instrumental sebenarnya lebih membuat pendengar rileks, apalagi dengan instrumen saksofon. Kenny G, maestronya, bisa menjadikan momen macet menjadi lebih manusiawi dengan nomor jazzy ini.

Tuh, bisa mulai dicoba susun playlist #antimacet di ponsel. Biar hari-hari tidak melulu diisi dengan amarah 🙂