Tak dipungkiri, shalat atau ibadah ke masjid itu memang rasanya butuh perjuangan. Termasuk ibadah shalat Jumat yang jelas-jelas wajib buat para cowok-cowok. Selain karena cuaca panas, ada aja banyak alasan untuk berat hati melangkahkan kaki menuju air wudhu. Tapi, kalau kamu tinggal di Purwakarta, Jawa Barat jangan harap kamu bisa bolos dari shalat Jumat. Kenapa? Karena kamu akan dirazia oleh Mak Gober. Siapa Mak Gober? Kenalan yuk!

Wanita berumur 63 tahun ini selalu berpatroli setiap hari Jumat siang. Ngingetin kaum adam untuk segera shalat jumat

Gue gebukin nih! via cdn.klimg.com

Berhijab syari, bertopi, berkacamata hitam dan membawa kayu kecil adalah ciri khas Mak Gober tiap berpatroli Jumat siang. Wanita bernama asli Dede Siti Hindun ini sudah giat mondar mandir di jalanan menyuruh laki-laki shalat Jumat selama 10 tahun. Kalau ada yang terlihat masih berkeliaran di jam shalat Jumat, Mak Gober tak segan-segan meneriaki dan memukuli mereka yang malas untuk shalat jumat.

Namun, tidak hanya pujian yang dia dapatkan tapi juga celaan serta makian dari orang-orang tentang apa yang dilakukannya ini. Beberapa saksi pun mengomentari apa yang dilakukan mak gober ini.

”Dulu beliau sering dapat cacian dan makian. Parahnya lagi sampai dicerai sama suaminya. Suaminya mikir kalau Mak Gober keluar batas dan dianggap terlalu usil. Tapi sekarang mah semuanya pada ngedukung, termasuk pak ustaz.” jelas Dedi, sopir angkot yang berada di sekitar Mak Gober kapanlagi.com

Berangkat dari resahnya melihat teman-temannya berleha-leha tidak shalat jumat, Mak Gober berinisiatif untuk berpatroli

Advertisement

Shalat! via kapanlagi.com

Setiap jumat, biasanya Mak Gober menyisir pusat-pusat keramaian. Area seperti pasar, pemukiman warga, pangkalan ojek dan tempat angkot adalah rute Mak Gober setiap jumat. Sebelum melakukan patroli, profesi Mak Gober adalah jualan gas elpiji. Warga kampung Empangsari, kecamatan Plered, Purwakarta, Jawa Barat ini mengaku mendapatkan dukungan dari ulama setempat. Keteguhannya untuk berdakwah dengan apa yang dia bisa, membuatnya harus rela panas-panasan untuk mengingatkan shalat Jumat

“Iya awalnya itu emak resah lihat laki-laki yang hanya diam di warung. Pada ngumpul dan berteduh di bawah pohon sama masih di jalan atau bekerja waktu salat Jumat. Padahal kan diwajibkan bagi pria untuk salat Jumat. Wilayah Plered (Purwakarta,red) ini kan daerah santri, jadi malu kalau kelauan warganya tidak nyantri dream.co.id

Saya pastikan Kecamatan Plered tidak ada yang berkeliaran saat jam Sholat Jumat. Kalau ada, hemm.. siap-siap mendapat pukulan dari saya, via dream.co.id

Saha yang gak mau shalat jumat? via cdn.klimg.com

Mak Gober juga berpesan agar semua kaum muslim sadar jika ibadah adalah kewajiban dan hak bagi setiap umat islam untuk menjalankannya, terlebih tidak ada paksaan dari pihak manapun.

“Pesan saya titip semua umat Islam dapat menjalankan semua tentang kewajiban dan aturan yang berlaku dalam agama. Tentu dengan niat tulus tanpa ada maksud lain,” www.dream.co.id

Tuh, warga Purwakarta harus bangga sama Mak Gober. Siapa lagi yang mau ikhlas mengingatkan kalau tidak ketulusan karena resahnya warga yang enggan shalat jumat. Kita doain aja yuk agar Mak Gober selalu sehat dan sejahtera. Aamiin