Young Lex, musisi hip-hop yang namanya mulai merajai mesin pencarian Google bikin sensasi alias masalah lagi. Kali ini bukan dengan lirik lagu yang pedas seperti saat dia berduet dengan selebgram Awkarin beberapa waktu lalu. Young Lex kini sedang terlibat perang dingin dengan musisi seniornya, Iwa K.

Citra negatif yang dibangun Young Lex sejak kemunculan pertama sepertinya makin lengkap sejak kasus ini bergulir. Berawal dari lagu “Bad”, akankah karir Young Lex di dunia hip-hop juga akan berakhir bad? Atau kasus ini justru akan mengangkat namanya lagi sekaligus menghidupkan musik hip-hop Indonesia yang sudah lama mati?

Meski namanya viral, tak semua orang tahu Young Lex. Siapa sih dia kok akhir-akhir ini banyak dibicarakan media?

Young Lex via youtube.com

Samuel Alexander Pieter alias Young Lex adalah sosok yang visioner, bertekad kuat, dan bagian dari generasi milenial yang sukses memanfaatkan internet untuk melambungkan namanya. Cowok berdarah Batak dan Ambon kelahiran 18 April 1992 ini adalah penyanyi hip-hop pendatang baru yang melejit berkat duetnya dengan Awkarin dalam lagu “Bad”. Video lagu ini telah ditonton lebih dari 12 juta kali dengan jumlah dislike dua kali lipat dibandingkan like-nya.
Popularitas Young Lex sejauh ini mendukung ambisinya untuk mematahkan mitos bahwa lagu-lagu hip-hop lokal tidak bisa disetel di klub. Lagu-lagu karya Lex juga memiliki kekuatan dari temanya yang sangat anak muda, lirik yang catchy, serta aransemen yang ciamik. Bisa dibilang, hip-hop Indonesia kian meluas gemanya hari ini atas andil Young Lex.
Young Lex juga sangat dekat dengan dunia anak muda, dia menyebarkan pesan bahwa kita harus berani dan percaya pada mimpi lewat lagu dan kata-katanya. Ia yakin bahwa pendengar akan mendapatkan banyak hal baik dari lagu-lagunya tanpa harus diceramahi.
Advertisement
“Mereka bilang diriku tak berguna. Tapi sejak remaja ku tak pernah meminta biaya untuk bergaya. Bukan duit dari orang. Kalian semua suci aku penuh dosa.” (Petikan lagu BAD)

Namun, belakangan nama Young Lex kembali mendapat citra negatif pasca mengeluarkan pernyataan yang dianggap meremehkan sosok Iwa K dalam sebuah wawancara

Pernyataan Young Lex via metrotvnews.com

Berkarir sejak tahun 2011 dengan menciptakan lagu “I Got Love” untuk menembak seorang cewek, Young Lex pelan-pelan mulai meniti karirnya di hip-hop. Dan Karin Novilda atau yang dikenal Awkarin menjadi “peledak” dalam sejarah kiprah Young Lex. Tak puas dengan itu, baru-baru ini Young Lex kembali membuat kontroversi saat diwawancarai oleh Metrotvnews.com. Dalam wawancara panjang itu Young Lex mengatakan bahwa tidak ada satupun penyanyi hip-hop Indonesia yang pantas disebut legenda, termasuk Iwa K. Semua hanya tenar pada eranya saja karena tidak up-to-date, bukan karena kepiawaian teknis.
Tak tinggal diam, Iwa K pun mengomentari masalah ini melalui akun Path-nya. Ia menyebutkan Young Lex mencoba menyangkal pernyataannya dan menyalahkan media yang meliput, tapi semua ini terbantahkan oleh rekaman asli dari si wartawan. Hingga kini Young Lex belum mengambil tindakan untuk meminta maaf.

Musisi hip-hop lain ikut menyorot sikap Young Lex yang dianggap tidak respek, netizen pun tak tinggal diam

Postingan path Iwa K via instagram

Tak hanya Iwa K yang kesal sampai mengatai Young Lex sebagai “semangka tanpa biji”, 8ball selaku seorang musisi hip-hop lokal bahkan sampai membuat lagu khusus “Reject Respect” untuk Young Lex.
Seolah lo berjuang pakai terbatas uang. Bayar bazzer diem diem gak bilang bilang. Lo tambah cerita sedih jualan lontong sayur. Melacur demi iba air mata orang yang mengguyur. (Lirik lagu 8Ball)
Rapper Yacko pun ikut berkomentar atas pernyataan Young Lex di media tersebut.
I once heard that you said to your followers to stay humble, but I m now disappointed to read this. I am part of Pesta Rap generation and I m still here now. And I don t plan to stop or die any time soon.
Hampir semua komentar netizen juga negatif. Bahkan mereka sampai menggunakan hashtag #teamiwak
“Asik ya jaman sekarang, orang pingin tenar, tinggal nyari masalah aja, apalagi sama ertong, habis itu dikejar media, keliling2 talkshow, kesorot dah masuk tipi, suksessss,” tulis akun @sab_angelo.

Satu sih pertanyaanya, Young Lex memang berniat mencari sensasi atau dia yang ngomongnya nggak hati-hati?

Sensasi lagi? via lexsugarbekasi.blogspot.com

Dari wawancaranya dengan metrotvnews.com, ada beberapa target dan visi Young Lex yang bisa kita tangkap.
  1. Ingin menjadi raja hip-hop.
  2. Ingin kaya dari hip-hop.
  3. Ingin membuat hip-hop besar.
  4. Ingin membesarkan rapper-rapper lain juga.
  5. Ingin menjadi artis yang “ada isinya” (berkualitas).
Untuk mewujudkan semua impiannya ia memiliki strategi yang cukup unik. Bukan dengan mencitrakan diri sebagai orang baik, Young Lex justru terang-terangan memperlihatkan sisinya yang anti-hero atau public enemy. Ia “menampar” semua orang untuk mendapat spotlight dan menggiring mereka untuk melihat karya Young Lex berikutnya. Bahkan menurutnya, ia telah berhasil membawa banyak orang mengenal hip-hop untuk pertama kalinya.
Kalau dilihat dari visi dan ambisinya ini sensasi atau beneran dia nggak hati-hati ya pas diwawancarai?

Lucunya, dalam wawancaranya yang penuh jawaban-jawaban provokatif itu, Lex beberapa kali mengeluarkan komentar yang tidak konsisten

Iwa k via britisia.co

Hasil wawancara yang ditulis metrotvnews.com sebenarnya memiliki beberapa keanehan, terutama pada pernyataan Young Lex sendiri. Misalnya, usai mengatakan kalau di Indonesia tidak ada rapper yang bisa dianggap layak sebagai legenda di tengah wawancara, ia tiba-tiba mengaku setuju kalau rapper asal Bandung, Ucok Homicide bisa disebut sebagai legenda.
Bagaimana Young Lex melihat Ucok Homicide?
Dia baru legend beneran….
Agak labil ya? Penyanyi yang mengidolakan Slank dan Iwan Fals ini juga berkali-kali menyebutkan orientasinya sebagai musisi adalah kekayaan atau kesuksesan materi (“Kalau gue straight forward untuk kaya. Buat gue lo akan bisa menjadi sosok berpengaruh ketika banyak uang”), padahal ia sempat mengungkapkan etosnya untuk menggunakan hip hop sebagai media penyampaian pesan pada pendengarnya di awal wawancara. Tato jokernya pun memiliki makna “It isn’t about money, it’s about sending a message.” Itupun dia sendiri yang bilang dalam wawancara itu.
Toh penyanyi dari label Trinity Optima Production ini ternyata juga sudah beberapa kali berkolaborasi dengan Iwa K. Pada tahun 2012 mereka merilis soundtrack film berjudul “King of Rock City” dan Mei 2016 lalu masih “mesra” di acara Yonder Music Indonesia. Apakah ini sensasi?