“Pokoknya kamu jemput aku sekarang juga! Kamu mau aku mbonceng cowok lain?”

“Ayo sayang kita pose duck face, biar kekinian gitu,”

Pada dasarnya, tingkah-tingkah manja dari cewek itu juga nggak selamanya salah, kok. Bahkan, para cowok pun meyadari kalau kodrat cewek itu ya manja dan minta diperhatikan lebih. Tapi, kalau manjanya sudah kelewat batas dan menyita kebebasan para cowok gimana? ‘Kan nggak lucu juga.

Buat kalian para cewek, berhentilah menjadi pribadi manja yang menyebalkan. Pahami sepenuhnya bahwa pasanganmu juga punya kebutuhan serta privacy sendiri. Kalau bisa menghadapi sendiri, kenapa harus merengek ke cowokmu? Toh, kalian juga masih pacaran dan dalam masa pencarian jati diri bukan?

1. Cowokmu akan senang jika dia merasa dibutuhkan olehmu. Tapi, nggak dengan memaksa menjemput atau mengantarnmu saat dia sedang sibuk, ya.

selalu maksa minta jemput gitu via melaniecurtin.com

“sayang, jemput aku sekarang dong,”

“duh, sayang maaf, aku lagi ada kerjaan nih. Kamu naik taxy aja ya…ntar uangnya aku ganti,”

“kok gitu sih, kamu nggak perhatian banget deh! yaudah aku nebeng cowok lain aja!”

Advertisement

Meminta diantar atau dijemput cowokmu itu sah-sah saja, girls. Tapi, logis nggak sih kalau kalain mintanya maksa dan ngerengek nggak jelas gitu. Dari awal juga kalian belum janjian ‘kan kalau cowokmu akan menjemput? Selama kamu masih ada ongkos buat naik taxi atau bus, kenapa malah merusak kesibukan cowokmu? Bukankah lebih bijak jika kamu membiarkan dia sibuk demi keberlangsungan hubungan kalian? Think again!

2. Urusan shopping itu memang cewek jagonya. Memaksa cowok untuk ikut atau mengantarkan itu cuma cari perkara.

pantes tiap belanja minta ditemenin, belanjaannya seginiii.. via huuyoh.wordpress.com

Mall atau toko baju itu bukan tempat yang tepat buat para cowok! Memang kalian tega membiarkan dia nunggu dan bengong aja di kursi tunggu, sementara kamu dengan asyik coba baju atau make up sana-sini?

Sesekali sih nggak apa-apa, ya. Tapi kalau sering dan kalian memaksanya untuk ikut shopping, lama kelamaan dia akan bosan dan ilfeel juga. Kebanyakan cowok justru akan rela memberikan uang banyak untuk kebutuhanmu shopping dibanding mengantarkanmu. Kenapa? Karena memang cowok itu bukan diciptakan untuk bertemu dengan manekin-manekin lucu di mall aja.

3. Penyakit para cewek yang bikin cowok GMZ dan KZL adalah, memberikan pilihan antara dirinya sendiri dan hal lain yang cowok suka. Grrrr…

pilih aku apa futsal! via weheartit.com

“kamu pilih aku apa tim futsal kamu?!!”

Memberikan pilihan-pilihan sulit semacam itu nggak seharusnya kalian lakukan ya, para cewek. Meskipun cowokmu itu super sibuk dan jarang memberi kabar, percayalah bahwa kesibukannya itu demi hubungan kalian juga. Bukankah kamu bangga kalau cowokmu itu sibuk mencari uang demi tabungan masa depan kalian atau dia yang hobi main sepak bola dan cita-citanya jadi atlet bola berbakat akan segera terwujud?

Aturlah jadwal pertemuan kalian dengan matang, jangan melulu membebaninya dengan pilihan-pilihan konyol yang sangat mengganggu itu. Emangnya mau hubungan kalian berakhir dramatis hanya karena kesibukan masing-masing? Dan jangan sampai cowokmu yang terus-terusan mengalah karena membenarkan tindakanmu itu, ya.

4. Pose foto kekinian dengan gaya manyun atau duckface itu sebenarnya nggak disukai cowok, lho. Meskipun buat lucu-lucuan, buat cowok itu justru bencana.

pose foto yang berlebihan gitu malah bikin ilfeel via boombotix.com

“Dulu pernah punya cewek yang kelakuannya super alay. Apa-apa mintanya difoto gitu, lagi makan minta difoto, lagi tidur minta difoto biar keliatan imut, katanya. Awalnya sih nggak apa-apa, aku anggap wajar aja karena dia emang hobi foto. Tapi, lama-lama aku jadi ilfeel sendiri sama pose-pose foto dia yang kebanyakan manyun. Menurutku itu lebay, manja dan bikin malu cowoknya aja. Padahal, cewek ‘kan lebih cantik kalau senyum biasa aja.”

Feri, 23th

5. Terlalu sering meminta cowokmu untuk mengantar atau menemani makan dikala jam sibuknya juga kurang etis. Emangnya hubungan kalian sebatas kenyang sama lapar doang?

makan ‘kan bisa sendiri ya? via online-station.net

Jam-jam sibuk cowokmu yang nggak tentu seringkali membuatmu kesal sendiri. Kamu langsung berasumsi kalau dia itu cuek, nggak perhatian dan berpotensi selingkuh. Iya nggak? Duh… singkirkan pemikiran macam ini sesegera mungkin, ya.

Misalnya, dalam hal menemanimu makan yang sebenarnya salah satu happiest moment juga buat cowokmu. Tapi jika kebetulan dia sedang berhalangan dan absen dulu buat menemanimu makan, kamu jangan langsung marah atau ngambek, dong! ‘kan kamu bukan anak kecil yang harus disuapin mama lagi kalau makan.

6. Menangis itu memang paling mujarab untuk menyingkirkan sakit hati. Tapi kalau kamu nangis karena minta diperhatikan atau menutupi kesalahanmu, itu nggak adil buat cowokmu.

nangis nggak jelas, cowoknya mulai bingung via 2sao.vn

“Ngelihat cewek nangis itu musibah banget buatku. Bukannya benci atau jijik sama cewek nangis, tapi kalau nangisnya karena manja atau biar dikasihanin gitu ‘kan nggak banget. Sebagai cowok yang kodratnya melindungi, pengennya memang meluk gitu kalau liat cewek kita nangis, dan ilfeel juga sih kalau dia kebanyakan nangis karena memang dia yang manja. Duh…”

Aldo, 24th

7. Menyita seluruh waktunya hanya untuk menemani atau memanjakanmu bukanlah langkah yang tepat. Ingat! Kamu itu ceweknya yang wajib mendukung dan menyempurnakan, bukan minimarket 24 jam!

cowokmu juga punya privacy ya… via bridalguide.com.my

Ingat, cowokmu itu juga manusia biasa yang masih butuh bergaul serta mencari pengetahuan sebanyak-banyaknya demi masa depannya dan hubungan kalian. Orang tua dan teman-temannya juga pasti merindukan kehadiran cowokmu di tengah-tengah mereka bukan? Apa kamu tega merenggutnya?

Berilah ruang bagi cowokmu untuk mengenal dunia luar selain dirimu, biarkan dia mempersiapkan segalanya yang terbaik bagi masa depan indah damba’an kalian berdua. Toh, kamu bukan satpam atau minimarket 24jam yang selalu bersamanaya setiap saat bukan?

Meskipun sekarang dia milikmu seorang, mendekap dan memeluknya terus menerus hanya akan memupus rasa cintanya padamu. Biarkan dia dan kamu belajar betapa pentingnya sebuah kepercayaan dan mahalnya arti saling membutuhkan satu sama lain.