Punya pasangan memang terasa menyenangkan. Ada dia yang selalu siap mendampingi. Itulah mengapa, kesendirian kadang dirutuki. Terlebih kamu yang sudah terlalu lama sendiri. Keinginan memiliki pasangan seakan selalu ada di angan.

Tentunya wajar jika sesekali keinginan ini muncul dalam diri kamu yang sampai sekarang masih sendiri. Namun kamu yang sampai sekarang masih sendiri, coba cek tanda-tanda ini dulu. Sekedar memastikan bahwa kesendirianmu selama ini tidaklah menyiksa dan satu dari hal-hal di bawah ini tidak ada yang terjadi padamu.

1. Sudah tahu Anuptaphobia? Ini adalah sindrom ketakutan seseorang menjadi jomblo hingga membuat batin dan pikiran tersiksa

Bagi kamu yang belum tahu apa itu Anuptaphobia, ini adalah ketakutan menjomblo seumur hidup. Penyebabnya beragam. Bisa jadi karena trauma masa kecilnya yang kurang diperhatikan atau juga karena dia terlalu peduli dengan penilaian orang. Dari ketakutan itu, batin dan pikiran pengidapnya bisa jadi sangat tersiksa hanya karena dia belum memiliki pasangan. Pada akhirnya, dia takut menjomblo karena takut ditolak dan diabaikan orang sekitarnya.

2. Dalam pikiran pengidapnya, kesendirian itu ibarat mimpi buruk. Terlalu lama sendiri membuat pikirannya ketakutan setengah mati

Kesendirian jadi mimpi buruk

Advertisement

Bagi para pengidap Anuptaphobia, sendiri itu berarti bencana. Bagi mereka, kesendirian ibarat mimpi buruk yang harus segera diakhiri. Bisa dibuktikan dengan melihat seberapa lama orang tersebut kuat menjomblo. Mereka yang mengidap phobia ini cenderung akan segera mencari pasangan baru begitu dia putus dari pasangannya. Kesendirian yang terlalu lama membuatnya takut setengah mati.

3. Saat sendiri, pengidap Anuptaphobia akan merasa tak dihargai. Dia mulai merasa tak pantas untuk bahagia

Tak pantas bahagia

Karena trauma masa kecil dan kecenderungan yang terlalu peduli dengan pandangan orang sekitar, menimbulkan rasa tak dihargai ketika sedang tidak memiliki pasangan, apalagi dalam jangka waktu yang cukup lama. Ketika dia sendiri, dia akan merasa bahwa hidupnya tengah berada dalam kesedihan dan tak pantas dia merasa bahagia. Yang jadi masalah adalah perasaan ini pada akhirnya akan membuatnya tak semangat dalam menjalani hidup. Segala aktivitasnya bakal terhenti dan dijalani dengan tidak maksimal.

4. Saking takutnya menjomblo, pengidapnya juga akan memilih bertahan pada hubungan yang menyiksa daripada putus dan menjomblo

Lebih memilih bertahan pada hubungan yang menyiksa

Ini bagian yang cukup mengkhawatirkan dari penderita Anuptaphobia, yakni saking takutnya dengan status jomblo, mereka bahkan rela hidup dalam hubungan yang menyiksa daripada harus putus dan menjomblo. Ketakutannya terhadap kesendirian membuatnya seakan tak peduli lagi dengan kebaikan dirinya. Asal punya pasangan, itu sudah cukup. Meski ia tak pernah merasakan bahagia atas hubungan yang sedang dijalani. Bagi mereka, sakit fisik itu jauh lebih baik daripada rasa sakit yang dia rasa dalam kesendirian.

5. Tanpa mereka sadari, ketakutan penderita Anuptaphobia biasanya justru datang dari diri mereka sendiri

Ketakutan datang dari diri sendiri

Para pengidapnya biasanya tak menyadari bahwa ketakutan saat tak memiliki pasangan ini berasal dari dalam dirinya sendiri. Mereka beranggapan bahwa saat mereka sudah punya pasangan, mereka tak butuh orang lain lagi. Mereka merasa masalah hidup mereka akan langsung selesai dan bahagia saat sudah memiliki pasangan. Hasilnya ketika sudah memiliki pasangan, mereka jadi jarang bersosialisasi dengan teman-teman lainnya. Sepenuh waktunya diberikan untuk pasangan. Maka ketika pasangan meninggalkannya, ia pun akan merasa diabaikan oleh orang-orang sekitarnya. Karena selama ini mereka juga tak pernah berusaha membangun kehidupan sosial selain dengan pasangannya.

Adakah tanda-tanda ini terlihat dalam dirimu atau salah satu orang terdekatmu? Kalau iya, mulai sekarang cobalah bersosialisasi dengan banyak orang. Sejatinya, menjadi jomblo tak selalu menyiksa kok. Banyak juga hal menyenangkan yang bisa kita lakukan saat masih sendiri.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me