Balikan atau tidak dengan mantan mungkin bukan suatu hal yang bisa dputuskan dalam waktu semalam. Ada yang menolak dengan tegas, karena tidak mau mengulang kesalahan yang sama. Tapi ada juga yang memutuskan untuk memberikan kesempatan kedua.

Saat kamu memutuskan balikan dengan mantan, tidak jarang banyak yang mempertanyakan alasanmu. Apa kamu tidak takut untuk putus yang kedua kalinya? Dan bila dia yang melakukan kesalahan, apa tidak takut dia akan mengulanginya nanti? Jatuh ke lubang yang sama jelas bukan hal yang kamu inginkan. Tapi alasan-alasan di bawah ini yang mungkin kamu jadikan pertimbangan.

1. Mantanmu mungkin pernah melakukan kesalahan, tapi setiap orang berhak atas kesempatan kedua

Nggak ada salahnya memaafkan via catscuddlingandcarrotcake.blogspot.co.id

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan. Toh, sudah dari sananya manusia jadi tempatnya salah dan lupa. Kamu juga sadar, bahwa mungkin kamu juga pernah melakukan kesalahan. Karena itu, tak ada salahnya untuk memaafkan dan memberikan kesempatan kedua. Apalagi jika dia membuktikan ketulusannya dengan perjuangan untuk mengajakmu balikan.

2. Waktu yang kalian lalui bersama sudah terlalu lama. Rasanya menyerah begitu saja bukan hal yang seharusnya

Sayang kalau menyerah di sini via www.pinterest.com

Advertisement

Jika waktu kebersamaan kalian sudah terlalu lama, merasa sayang untuk melupakannya begitu saja itu wajar. Sejauh ini, kamu dan dia sudah belajar banyak hal. Kamu dan dia juga sudah mengalami banyak perkembangan. Meninggalkan semua di masa lalu, rasanya tidak benar saja. Kamu merasa bahwa hubungan kalian masih layak dicoba.

3. Setelah perpisahan terjadi, kamu dan dia sama-sama tahu rasa kehilangan. Sakitnya membuat kalian enggan mengulang kesalahan yang sama

enggan melakukan kesalahan yang sama via cheerioofrp.tumblr.com

Orang bilang perpisahan bisa mengajarkan banyak hal. Ada juga yang mengatakan bahwa arti keberadaan seseorang baru akan terasa setelah orang itu tidak ada atau jauh dari kita. Perpisahanmu dengan dia kemarin, mungkin bisa menjadi tamparan bagi kalian berdua. Rasa sakitnya kehilangan untuk sementara, bisa memberikan pelajaran untuk selalu menghargai apa yang ada dan membuat ikatan di antara kalian semakin kuat.

4. Dengannya kamu merasa klik. Sulit untuk menemukan orang lain yang bisa memahamimu sebaik ini.

udah klik banget via 5aussiekangaroos.tumblr.com

Kamu mengenalnya sudah lama. Pada dirinya kamu menemukan semua yang kamu inginkan pada pasangan. Mungkin sebelum balikan dengannya, kamu sudah sempat untuk mencoba dengan orang lain. Tetapi, mau disangkal atau tidak, tetap dia lah yang paling bisa memahamimu seutuhnya. Dengannya, hatimu sudah terlanjur ‘klik’, dan kecocokan itu adalah hal yang sulit untuk ditemukan pada orang lain.

5. Putus yang kalian alami mungkin terlalu cepat. Saat itu emosi mengendalikan semua, dan kini kamu menyesalinya

setelah emosi mereda jadinya… via polka.id

Ada benarnya juga nasihat untuk tidak mengambil keputusan saat dalam kondisi marah. Ketika emosi menguasai pikiran, kamu tidak bisa berpikir jernih. Dulu solusi untuk berpisah itu muncul begitu saja dari emosi yang menguasai keadaan. Ketika emosi sudah reda, dan pikiran sedikit lebih jernih, kamu menyesali keputusan tersebut, karena tahu bahwa seharusnya hubungan kalian tidak putus hanya karena masalah itu.

6. Tanpa berusaha menyangkal, perasaanmu padanya memang masih sayang

ya memang masih sayang via brunch.co.kr

Inilah alasan yang paling mudah dan jelas dipahami oleh semua orang. Mau diakui atau tidak diakui, dinyatakan atau disembunyikan rapat-rapat, perasaanmu padanya memang masih ada. Percuma juga kamu membohongi semua orang dengan mengatakan kamu sudah tak cinta. Toh kenyataannya kamu masih berharap banyak padanya. Jika diajuga  masih memiliki perasaan yang sama denganmu, kenapa tidak balikan saja?

7. Bersamanya membuat hidupmu lebih positif, entah itu merasa lebih bahagia atau potensimu lebih bisa berkembang

dia membawamu jadi lebih baik via rebloggy.com

Sedikit atau banyak, hidupmu pasti berbeda setelah putus cinta. Setidaknya, ada hal-hal yang biasanya kamu lakukan tapi kini tidak lagi karena hubungan kalian sudah bubar. Rasa hidupmu yang lebih baik dan terarah saat masih bersamanya, adalah alasan yang bagus dan logis untuk balikan. Misalnya, dulu kamu selalu bersemangat untuk beraktifitas mengembangkan diri, jadi lebih sering malas-malasan sejak dia pergi. Kalau memang dia bisa membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik, justru kamu harus balikan dengannya.

8. Dalam dirinya kamu melihat potensi untuk dijadikan pasangan hidup selamanya. Dan putusnya kalian kemarin adalah salah satu ujian dalam hubungan saja

calon pasangan seumur hidup via dylandsara.com

Percayalah, apapun tipe pasangan yang kamu inginkan untuk menjadi pacarmu, tapi jika sudah soal kehidupan rumah tangga, tipe orang biasanya sama. Sosok yang bertanggung jawab dan dapat diajak bekerja sama. Selama ini, di luar segala kekurangannya, bagaimana kamu melihat dirinya? Jika dalam dirinya, kamu melihat sosok pasangan masa depan yang ideal, balikan saja. Barangkali perpisahan kalian sebelumnya hanyalah salah satu ujian dalam hubungan. Toh dalam hubungan yang sempurna juga tetap ada masalah. Tapi jika dalam dirinya kamu tidak menemukan figur pasangan masa depan, ya untuk apa buang-buang waktu mencoba?

Alasan-alasan di atas bisa menjadi pertimbangan logis untuk balikan dengan mantan. Tapi sebelumnya, kamu juga harus memikirkan masalah apa yang membuat kamu dan dia berpisah sebelumnya. Jika alasan putusmu sebelumnya adalah hal-hal yang berat dan tak termaafkan seperti kekerasan atau pengkhianatan, sebaiknya jangan pernah berpikir untuk balikan. Percayalah bahwa masih ada orang lain yang lebih baik dirinya. Tapi bila alasan putusmu sebelumnya adalah hal-hal yang masih bisa dimaafkan, tidak ada salahnya memberi kesempatan kedua untuk kalian berdua.