Pernah gak sih kalian ngerasa kikuk, grogi, takut atau stres saat ketemu mantan kekasih? Suka bingung mau ngomong apa kalau ketemu sama dia. Suka gak tahu harus ngapain kalau sama dia. Salah tingkah gak karuan? Hm, pasti pernah.

Apalagi kalau mantan kekasihmu sudah menikah. Ada kekikukan yang membingungkan. Tapi, jangan khawatir. Ada cara-caranya menguasai keadaan. Di bawah ini ada beberapa panduan tentang hal-hal yang harus dilakukan saat ketemu mantan kekasih yang statusnya sudah menikah? Yuk intip!

Bersikaplah biasa saja. Anggap seperti teman lama yang bertemu kembali setelah sekian lama

anggap teman lama aja via www.bustle.com

“Eh, Gery? Apa kabar? Lagi ngapain disini?”

“Eh, Neneng. Sama siapa?”

“Kenalin nih Ger, suami aku.”

*jedarrr!!!*

Jawab seperlunya. Hilangkan kontak mata yang terlalu lama, lalu beri senyum terbaikmu. Sikap yang kamu tunjukkan bukan berarti seolah kamu tidak ikhlas, tapi memang itu sikap terbaik. Dengan begitu kamu akan sadar, bertemu mantan kekasih memang bikin suasana grogi tapi menentukan sikap terbaik itu sangat bisa dilakukan. Agar, rasa itu tidak muncul kembali.

Hindari topik masa lalu yang hanya bikin hati sendu tak menentu

Masa lalu via data.whicdn.com

Advertisement

Inget gak, Ger. Waktu dulu kita sering banget makan es krim di cafe itu, inget gak? Inget gak?

Hal ini sering banget bikin kenangan kembali datang. Saat bertemu, hindarilah percakapan yang mengarah-arah masa lalu. Yang lalu biarlah berlalu, yang lama biarlah menjadi kenangan. Kalau dia masih memaksa bicara tentang masa lalu, cukup jawab saja seperti ini :

Ingat, kamu sudah menikah. Semua sudah beda, tak lagi sama. Sudahlah.

Jangan menunjukkan raut wajah kesedihan. Kalau di matanya kamu masih memikirkannya, dia akan merasa menang

Jangan sedih via 31.media.tumblr.com

Jangan pernah menunjukkan wajah seolah-olah kamu masih sedih dan masih berharap padanya. Ingat, itu akan membuat dirinya merasa bahagia karna kamu belum move on. Tunjukkan wajah kebahagiaan kepadanya, beri senyum terbaikmu. Tujuannya satu, jangan sampai dia merasa menang bahwa kamu tidak bisa move on darinya. Tapi ingat, jangan kelewat bahagia, natural saja.

Tanyalah kabar keluarganya. Itu bukan pertanda perhatian spesial, melainkan tanda bahwa kamu menghargai keluarganya

jaga silaturrahmi dengan keluarganya dia via syayidss.wordpress.com

Mama kamu apa kabar? Baik? Kemarin aku denger mama kamu baru pulang haji ya? Alhamdulilah. Salam ya sama mama kamu.

Walaupun kalian harus berpisah, silaturhami bersama keluarga tetap harus terjaga. Itu tanda kedewasaanmu. Bertanya tentang kabar keluarga mantan kekasihmu itu bukan tanda masih sayang tapi itu bukti tentang kedewasaan. Betul atau betul?

Sesekali bercandalah dengannya namun jangan berlebihan, nanti malah jadi keterusan

Hati-hati, nanti suka lagi via memesvault.com

Apa? Handphone kamu masih yang jelek itu ya?

Untuk mencairkan suasana saat bertemu, sesekali perlu bercanda agar suasana tidak terlalu kaku. Keluarkan joke-joke receh,tapi ingat, jangan berlebihan. Joke-joke ini hanya bertujuan membuat dirimu tidak terlalu grogi saat bertemu dengannya.

Apapun yang terjadi, jangan iri dan menyesali. Masing-masing orang punya jalan hidupnya sendiri

Saat bertemu dengan mantan kekasihmu, ingat, jangan menyesali apa yang terjadi. Mungkin di benakmu akan terbayang sebuah penyesalan dan pertanyaan kenapa hubungan ini bisa berpisah. Jauhkan pikiran-pikiran itu. Hindari berpikir bahwa semua ini terjadi karena salahmu. Dengan tidak terlalu berpikir demikian, maka grogi tidak akan muncul, dan hubunganmu tetap adem ayem dengan status berteman.

Ingat, ada hal yang harus kamu relakan dan mampu menerima takdir Tuhan. Sikap ini bisa kamu terapkan saat bertemu mantan kekasihmu dengan status berteman. Memang sedih sih ketemu mantan yang sudah berkeluarga. Tapi, alangkah baiknya kalau kamu melepaskan segalanya dengan senyuman, walaupun itu sebuah kepalsuan.