Pada awal saya mulai menulis di Hipwee, saya pernah menulis berjudul "Perkembangan eSport di Dunia, Semakin Diminati dari Masa ke Masa". Salah satu poin yang dibahas adalah beberapa klub sepak bola professional masuk dalam bisnis eSport. Klub-klub Sepak Bola dunia seperti Manchester City dan Valencia sudah menggaet beberapa gamer professional.

Pada kali ini saya akan membahas lebih detail tentang klub sepak bola yang memiliki tim eSport. Melihat perkembangan olahraga elektronik yang begitu pesat, membuat klub sepak bola tidak mau ketinggalan. Dengan basis massa besar dan managemen yang dimiliki masing-masing klub membuat mereka yakin dengan peluang membentuk tim eSport. Berikut klub sepak bola professional yang memiliki tim eSport.

 

1. Juara EPL 2013-2014 menggaet Kieran “Kez” Brown sebagai atlit FIFA eSport

Kieran “Kez” Brown dikontrak Manchester City via http://xboxenthusiast.com

Pertengahan tahun 2016 ini Manchester City membentuk tim eSport dan mengkontrak Kieran “Kez” Brown sebagai atlit FIFA eSport. Dalam wawancaranya dengan XBOX, Kieran mengaku dihubungi pihak Manchester City ketika ia sedang mengikuti Spencer FC Game Academy. Pihak Mancherter City juga melihat potensi dari Kieran selama mengikuti kompetisi dan permainannya di Youtube. Hadiah untuk pemenang Spencer FC Game Academy adalah bergabung dengan tim professional eSport.

XBOX sendiri juga mewawancari Diego Gigliani, Senior Vice President Media dan Innovation Manchester City. Diego menuturkan alasan membentuk tim eSport karena melihat peluang eSport yang bagus. Ia sadar penggemar eSport dan olahraga konvensional tidak bisa disamakan, namun ia ingin semua orang bisa menikmati sepak bola dalam bentuk apapun. Membentuk tim eSport adalah salah satu cara yang bisa dilakukan.

"Walau Manchester City masih minim pengalaman tentang eSport tetapi kami yakin bisa bersaing dengan tim yang sudah ada", ujarnya pada XBOX

2. West Ham United menggaet Sean Allen sebagai pertanda klub sepakbola Inggris pertama yang membentuk tim eSport

Advertisement

Sean Allen a.k.a Dragonn via http://www.dailymail.co.uk

Sebelum Manchester City membentuk tim eSport. West Ham United adalah klub pertama di Inggris yang membentuk tim eSport dengan mengkontrak Sean Allen atau Dragonn. Seperti layaknya pemain sepakbola professional, ia diperkenalkan pada media di London Stadium dengan jersey bernomor 50. London Stadium adalah markas West Ham United.

Sean Allen adalah runner up FIFA Interactive World Cup pada tahun 2016. Selain menjadi runner up, Sean juga masuk kualifikasi ranking FIFA eSport pada tahun ini dan juga mengikuti Play Like a Legend World Grand Final, turnamen eSport FIFA.

Sean Allen mengaku sangat senang bisa bergabung dengan tim eSport West Ham. Bergabung dengan West Ham adalah lonjakan besar dalam hidupnya setelah cukup lama bermain FIFA tanpa tim. Akhirnya hal ini terjadi pada Sean Allen.

Manager West Ham, Slaven Bilic juga angkat bicara. Baginya menggaet Sean menjadi atlit eSport FIFA adalah hal yang bagus. Ia berharap West Ham bisa menjaga Sean Allen karena ia adalah salah satu pemain hebat FIFA eSport.

3. Valencia FC membentuk tim eSport. Empat divisi sekaligus mereka bentuk.

Valencia eSport Team via http://www.sbcnews.co.uk

Salah satu klub La Liga Spanyol Valencia juga mengambil ancang-ancang membentuk tim eSport. Valencia CF eSport namanya. Keempat divisi yang dibentuk oleh Valencia CF adalah divisi FIFA, League Of Legend, Hearthstone dan Rocket League. Tim eSport Valencia CF ini terbentuk pada tanggal 7 juni 2016 dan dipublikasikan pada media di Mestalla Stadium.

Peter Draper, Direktur Marketing Valencia CF mengutarakan bahwa proyek eSport adalah proyek yang menarik sekaligus menantang. Di Spanyol sendiri, ini adalah industri yang terus tumbuh di Eropa. Dimana developing market telah mencapai €263m dan estimasi kenaikan sebesar 14% dalam dua tahun kedepan. Valencia CF juga menggandeng Twitch dan Amazon selaku sponsor dan official partner untuk mendukung tim eSport Valencia CF.

Walau belum ada satu tahun berjalan, tim eSport Valencia CF sudah menoreh prestasi untuk divisi Hearthstone dan League Of Legends dalam DreamHack 2016. Divisi Hearthstone mendapat juara 1 sedangkan divisi League Of Legends menjadi juara 2.

4. Schalke 04 membeli tim League Of Legends, Elements dan berganti nama menjadi Schalke 04 eSport team.

Schalke 04 eSport via http://www.lequipe.fr

Schalke 04 membentuk tim eSport pada tanggal 16 mei 2016 dengan menggaet Tim League Of Legends, Elements. Tim Elements sendiri bukanlah tim yang baru terbentuk. Tim ini sebenarnya sudah terbentuk pada tahun 2015. Nama Elements mulai berganti menjadi Schalke 04 ketika Schalke 04 membeli saham Tim Elements dari LCS dan melakukan re-branding.

Tim eSport Schalke 04 menggandeng Adidas dan Gazprom sebagai sponsor utama. Chairman FC Schalke 04 Arena Management, Moritz Beckers-Schwarz menuturkan

"Kami telah melihat perkembangan tingkat professionalitas pada eSport dan terus berkembang sejak beberapa tahun terakhir"

Dengan menggandeng tim yang sudah berpengalaman, diharapkan Schalke 04 mampu menapaki kesuksesan dalam olahraga elektronik tersebut.

5. Klub pertama CR7 Membentuk tim eSport menyusul Manchester City dan West Ham

Sporting Lisbon via http://www.gosugamers.net

Klub sepak bola pertama Cristiano Ronaldo ternyata juga ikut memeriahkan tim sepak bola yang membentuk eSport. Salah satu klub sepak bola terbesar Portugal mempublikasikan ke media pada tanggal 20 juli 2016.

Terinspirasi oleh Manchester City dan West Ham, Sporting Lisbon merekrut Francisco ‘Quinzas’ Cruz, Mantan peman Team Dignitas. Ia adalah pemain pertama yang direkrut Sporting Lisbon untuk divisi Fifa. Setelah Divisi Fifa, Sporting Lisbon juga berancana membentuk divisi Leagur Of Legends.

Sporting Lisbon merekrut Francisco ‘Quinzas’ Cruz karana ia sudah banyak pengalaman dan juga salah satu pemain eSport Fifa terbaik di Portugal dan dunia.