Parenting berfungsi meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi para orangtua mengenai cara mengasuh dan mendidik anak. Banyak yang beranggapan parenting identik hanya untuk para mahmud (mamah muda) dan pahmud (papah muda). Wah, itu SALAH BESAR!

Bagi kamu yang masih muda juga perlu lho mempelajari parenting mulai dari sekarang sebagai bekal membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan amanah. Lalu, apa aja sih pentingnya belajarnya parenting mulai dari sekarang?

1. Pemahamanmu mengenai perkembangan manusia akan lebih dalam. Di sini, kamu akan dilatih menjadi orang tua yang nggak asal-asalan

Pertumbuhan Manusia via http://1.bp.blogspot.com

Ini merupakan dasar teori parenting, jadi kalian harus dengar baik-baik, ya! Ketinggalan atau nggak paham pada salah satu masa perkembangan atau pertumbuhan, kamu bakal nyesel.

Pada diskusi parenting pasti tak lepas dari penjelasan masa perkembangan dan pertumbuhan manusia sejak masa pembuahan hingga masa dewasa, dan biasanya akan dikupas tuntas hal apa yang harus dilakukan menghadapi perkembangan dan pertumbuhan pada setiap masa pertumbuhan dan perkembangan.

Hal yang pasti, kamu bakal tahu banyak perkembangan dan pertumbuhan fisik ataupun psikis, nggak cuma reproduksi manusia doang, hehehe…

2. Kesiapanmu untuk menerima perbedaan karakter manusia pun akan bertambah dengan sendirinya. Katakan selamat datang pada rumah tangga bahagia! 🙂

Advertisement

Karakter manusia via http://3.bp.blogspot.com

Ketika kamu sering mengakses informasi mengenai parenting, pasti kamu bakal dapat pengetahuan salah satunya gimana cara menghadapi anak yang emosi-an. Nah, pengetahuan menghadapi anak yang emosi-an itu bisa lho kamu terapkan untuk menghadapi emosi orang lain yang bukan golongan anak-anak. Contohnya pacar kamu yang dikit-dikit marah, dikit-dikit ngambek, dikit-dikit cemburu. Duh, jangan sampai deh!

3. Baik dan buruknya suatu hal bisa kamu jelaskan secara logis. Ini nih yang bisa membawa predikat ‘orangtua pintar’ kepadamu

Jangan abaikan golden age via https://www.instagram.com

Pernah liat anak PAUD yang udah pinter banget tulis, baca, dan hitung? Banyak, 'kan? Hahaha.

Yup, manfaat lain yang bisa kamu dapet dari parenting awal adalah kamu bakal tahu apa yang baik dan apa yang buruk tentunya dengan alasan yang logis dan ilmiah, atau bisa diterima dengan nalar dan sudah ada banyak penelitiannya. Memasukkan anak sekolah pada usia 3 tahun bukanlah tindakan kriminal dan itu cukup bagus di mana anak dapat bersosialisasi.

Namun, fakta seperti inilah yang terlihat baik tapi sebenarnya buruk, karena apa? Jika PAUD yang dituju adalah PAUD yang mengajarkan Calistung (Baca, Tulis, dan Hitung) pada usia dini, maka akan menyebabkan anak mengalami mental hectic, di mana akan tumbuh jiwa pemberontak sebagai akibat dari ketidaksempurnaan perkembangan pada masa bermainnya. Bahkan sudah ada lho, surat edaran dari Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai larangan calistung di ranah PAUD.

Nah, lho. Jadi tahu 'kan gimana mau jadi parents yang cerdas?

4. Karena kamu sudah tahu betul bagaimana menjadi orangtua yang baik, segala permasalahan dalam keluargamu pasti bisa diselesaikan denganb baik pula

Siap berumah tangga 🙂 via http://todaysparent.com

Rumah tangga bukan hanya sekedar halal aja, tapi di dalam rumah tangga itu pula terkandung berbagai macam tanggung jawab, nggak cuma enak-enak.

Manfaat lain ketika kamu belajar parenting yaitu kamu bakal lebih siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi dalam rumah tangga. Entah itu masalah dengan pasangan, keluarga, atau anak. Ketika kamu sudah memahami teori, maka kamu akan mudah mempraktekannya, karena kamu sudah punya dasarnya.

Jadi, pada dasarnya tidak ada salahnya kamu belajar parenting saat kamu masih berstatus single ataupun jomblo!

5. Bekal ilmumu jauh lebih banyak dan wawasanmu pun luas. Bye-bye kudet (kurang update) ~~

Rajin-rajin ikut seminar, siapa tau ketemu seseorang hehehe via http://news.unair.ac.id

Parenting biasanya diajarkan dalam bentuk seminar, workshop, talkshow, dan kegiatan yang lain. Tentu hal ini bisa menambah wawasan dan relasimu dengan cara yang mengasyikkan tanpa harus mengikuti kegiatan perkuliahan di kelas psikologi perkembangan. Bahkan kamu bakal ketemu sama para keluarga muda dan bisa bertukar pikiran dengan mereka, mencocokkan mengenai teori yang kamu pelajari dengan dunia nyata.

Bermanfaat banget, 'kan? Siapa tahu kamu ketemu jodoh di situ? Hehehe. Jangan pernah malu untuk mempelajari hal baru selama itu positif dan bisa jadi bekalmu di masa depan 🙂