Libur panjang di akhir pekan jelas menjadi waktu yang sangat dinantikan oleh semua orang. Apalagi pekerja kantoran. Mereka yang biasanya hanya libur satu atau dua hari dalam satu minggu, saat long weekend tiba bisa libur 3 bahkan mungkin 4 hari. Sayangnya, tidak semua pekerja merasakan hal ini. Beban pekerjaan yang dijalani mengharuskan mereka tetap bekerja meski kalender memperlihatkan tanggal merah. Sedih sudah pasti, jenuh apalagi. Tapi ya mau gimana lagi, itu semua sudah menjadi resiko pekerjaan mereka. Lagian sebelum memilih pekerjaan tersebut, pastinya mereka sudah tau betul apa konsekuensinya, termasuk tidak mendapatkan libur ketika weekend. Berikut adalah beberapa pekerjaan yang tidak mengenal kata libur saat long weekend.

1. Polisi

Polisi mengatur lalu lintas via http://www.dakwatuna.com

Pasukan berbaju coklat dan berompi hijau ini tentu menjadi sosok yang paling banyak kamu temui di sepanjang perjalanan. Entah itu moment lebaran, long weekend, ataupun libur panjang. Tanpa bantuan polisi lalu lintas ini, bisa jadi kemacetan yang yang kamu alami di jalan menjadi jauh lebih lama. Yah, saat orang lain tengah asyik berkumpul bersama keluarga, Polisi yang ditugaskan di bagian lalu lintas ini justru harus berada di pinggir jalan raya dan jauh dari keluarganya. Polusi, panas, bahkan terkadang hujan menjadi teman akrab mereka sehari-hari. Harapan mereka pun sangatlah sederhana, kalian dapat sampai di tujuan dengan selamat dan aman. 

2. Tentara

apel TNI sebelum melaksanakan penugasan via http://cdn2.tstatic.net

Apa jadinya kalau petugas penjaga pertahanan dan keamanan negara ini berlibur?  Tentu kondisi negara yang sangat kita cintai ini dalam keadaan bahaya. Musuh akan dengan mudah menyerang masuk. Memang sih, negara dalam keadaan aman. Tapi yang namanya serangan itu, kita tidak akan pernah tahukapan itu datangnya. Karena itu, TNI dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari selalu siaga senantiasa terhadap segala macam ancaman yang mungkin akan datang. Lelah sudah pasti, tapi kebanggan akan tugas yang mereka emban menjadi obat lelah yang sangat mujarab bagi diri mereka.

3. Tenaga Medis

Advertisement

Kamu tentu tidak akan pernah tahu kapan kamu akan sakit. Memang, tidak ada satu orangpun yang berharap untuk sakit. Tapi yang namanya manusia pasti pernah dan akan mengalami rasa sakit itu. Nah karena itulah yang namanya tenaga medis (perawat, dokter, bidan dll) harus selalu siap kapanpun tenaga mereka dibutuhkan. Termasuk saat libur panjang sekalipun jadwal jaga tenaga medis di rumah sakit tetap ada. Gak lucu juga kan kalau misal ada pasien yang harus segera ditangani, ditolak karena alasan "dokternya lagi liburan". Mungkin pekerjaan mereka terlihat santai, hanya menunggu. Akan tetapi ketika ada pasien yang harus ditangani, merekaakan segera bekerja secepat kilat. Tentu apa yang mereka kerjakan sudah sesuai dengan prosedurnya. Akan sangat fatal kalau tidak sesuai dengan prosedur, sebab nyawa manusia bisa menjadi taruhannya.

4. Pedagang Asongan

pedagan asongan via https://ichef-1.bbci.co.uk

"Kopi-kopi…nasi ayam…parananas-parananas…tahu gorengan" kata-kata tersebut jelas sangat familiar di telinga kita. Entah itu saat macet, naik bus, kapal laut ataupun kereta api. Kebalikan dari kita, para pedagang asongan ini justru merindukan moment long weekend untuk bekerja. Saat libur panjang tiba, kemacetan jelas terjadi di jalur-jalur strategis menuju tempat wisata. Di situlah sumber rejeki mereka. Dengan leluasanya mereka berjalan untuk menawarkan dagangan kepada orang-orang yang terjebak kemacetan. Banyaknya orang yang berkunjung ke tempat wisata jelas menaikkan omzet penjualan mereka. Karena itulah, para pedagang asongan tetap senang bekerja meski tidak berlibur saat ada libur panjang. 

5. Pekerja Transportasi

sopir bus via http://efekgila.com

Sopir bus, kernet, agen penjualan, masinis, pilot dan berbagai pekerja di sektor transportasi lainnya jelas tidak libur saat long weekend. Selain karena pekerjaan mereka yang terjadwal rapi, momen libur panjang jelas menjadi saat yang tepat untuk kejar setoran. Apalagi bus, biasanya yang isinya longgar mendadak jadi penuh. Otomatis penghasilan pun akan naik. Bisa kamu bayangkan apa jadinya kalau ada mogok massal pekerja transportasi ini? tentu akan ada banyak penumpang yang terlantar dan tidak bisa menuju tempat tujuan. Harapan untuk bersenang-senang merayakan long weekend pun akan berubah menjadi sumpah serapah yang tidak karuan.

6. Kasir dan Karyawan Swalayan

kasir di swalayan via http://3.bp.blogspot.com

"Selamat pagi, selamat datang di al*amart, selamat berbelanja" Sebuah sapaan khas yang seringkali kita dengarkan ketika memasuki swalayan. Bagi kamu yang jomblo, sudah pasti senang mendapat ucapan seperti itu. Siapa lagi coba yang mau ngasih ucapan kaya gitu kalau bukan kasir al*amart? hehehe. Apalagi kalau kebetulan kasirnya cantik atau ganteng, tentu kamu akan betah berlama-lama di swalayan meski niatnya cuma buat beli korek api atau air mineral saja.

Tapi, asal kalian tahu, dibalik ucapan selamat datang dan senyum manis kasir tersebut pasti juga ada rasa lelah dan jenuh. Bayangkan saja dengan jam kerja sedemikian lamanya serta berurusan dengan uang jelas membutuhkan daya tahan tubuh serta ketelitian yang baik. Apalagi swalayan tempat mereka bekerja juga tidak mengenal libur saat ada libur panjang. Jangankan libur panjang, hari besar seperti Lebaran saja tetap buka kok. Yang ada kesibukan mereka justru bertambah saat ada libur panjang.