Prancis adalah salah satu negara terpopuler di Eropa. Budaya, makanan, minuman, gaya berpakaian, sejarah dan pendidikan adalah daya tarik yang dimiliki Prancis. Tak heran banyak sekali orang yang ingin pergi ke negara berbahasa romantis tersebut. Eits tunggu dulu, bicara soal bahasa, Bahasa Prancis itu katanya sulit. Lain tulisan, lain pengucapan bisa jadi lain arti. Kok ribet? Dimana letak romantisnya? Calm down, guys. Masing-masing negara pasti memiliki bahasa resmi yang digunakan untuk berkomunikasi. Seperti Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai media berkomunikasi. Begitu juga dengan Prancis, bahasa resminya adalah Bahasa Prancis. Simak yuk, kata-kata dasar yang harus kita pahami sebelum berkunjung ke Prancis

 

1. Bonjour! (Selamat pagi atau Halo)

Bonjour (read: Bongzur)

Bonjour (read: Bongzur) via http://www.sosuzystamps.com

Bonjour secara harfiah berarti Selamat Pagi. Tapi kata ini juga menjadi sapaan ketika kita bertemu dengan orang yang sudah kita kenal ataupun baru kenal. Selain itu, Bonjour juga diucapkan ketika kita masuk ke sebuah toko-toko, misal toko roti, toko sepatu, ataupun toko baju. Usahakan ketika membuka pintu toko, selalu ucapkan Bonjour! walaupun tidak ada orang yang menanggapinya, tapi hal ini sangat berarti bagi si penjual. Kenapa? Karena, mereka mengetahui adanya pelanggan yang datang dan ucapan tersebut dianggap sebagai bentuk menghargai antara penjual dan pembeli. Jangan harap akan dilayani ketika membeli kalau kamu tidak mengucapkan Bonjour.

Biasanya, Bonjour juga diikuti dengan kalimat ça va? (read: sa vwa? (bentuk tidak formal)) dan comment-allez vous? (read: komongtalevwu (bentuk formal)) yang berarti 'apa kabar?'

2. S’il vous plaît (Please)

S’il vous plaît (read: Sil vwu ple)

S’il vous plaît (read: Sil vwu ple) via http://www.fonts.com

Kata ini sering dinyatakan ketika kita meminta pertolongan dan diucapkan di akhir kalimat, layaknya menggunakan kata please dalam bahasa Inggris. Jangan bosan untuk mengatakan S’il vous plaît, karena ini adalah bentuk sopan secara verbal yang disukai orang Prancis. Kalimat ini ini berasal dari kata kerja transitif berpreposisi yakni Plaire yang bermakna menyenangkan. Saat kita menginginkan sesuatu di sebuah toko, kita bisa ucapkan "je veux ça, s'il vous plaît?" (i want this, please).

3. Excusez-moi (Maaf)

Excusez-moi (read: Eksquze-moa)

Excusez-moi (read: Eksquze-moa) via http://www.frenchlearner.com

Seperti kata lainnya, jangan sungkan untuk mengucapkan Excusez-moi apalagi saat kita melakukan kesalahan yang tidak disengaja. Contoh, saat kita sedang berjalan, tidak sengaja bersenggolan dengan pejalan kaki lainnya (orang Prancis). Saat kejadian berlangsung, kita harus otomatis mengucapkan excusez-moi, hal tersebut adalah gerakan reflek. Begitu juga dengan orang Prancis ketika tidak sengaja membuat salah ke kita. Berasal dari kata kerja Excuser yang bermakna memberi alasan yang dapat diterima dan kata benda jenis feminin Excuse yang berarti alasan (sebagai pembelaan).

4. Merci beaucoup (Terima kasih banyak)

Merci beaucoup (read: Mersi boku)

Merci beaucoup (read: Mersi boku) via https://www.fotolia.com

Seperti halnya di Indonesia atau di negara lain, ucapan terima kasih memiliki makna mendalam. Sebenarnya, mengucapkan Merci saja cukup, tapi lebih baik ucapkan Merci beaucoup. Ada rasa bahasa yang berbeda ketika hanya mengucap Merci dan Merci beaucoup. Biasanya Merci diucapkan ketika menerima sesuatu dengan instant atau gerakan cepat, contoh saat sedang memesan kopi dan pelayan mengantarkan kopi tersebut, kita cukup mengatakan Merci. Beda ketika kita menerima sesuatu yang sangat bermanfaat untuk kita. Contoh, saat sedang booking hotel/apartement ternyata kita mendapat discount karena hotel tersebut sedang berulang tahun. Pada saat pembayaran itulah, kita dapat mengucapkan Merci beaucoup ke kasir karena discount tersebut sangat bermanfaat untuk kita.

5. Enchanté(e) (Senang Berkenalan dengan Anda)

Enchanté(e) (read: Ongsyongte)

Enchanté(e) (read: Ongsyongte) via https://www.pinterest.com

Ya begitulah Bahasa Prancis. Menyenangkan. Ungkapan Enchanté(e) tersebut biasa diucapkan saat kita baru saja berkenalan dengan orang lain. Setelah menyebutkan nama dan asal, biasanya percakapan diakhiri dengan Enchanté(e) dari kedua belah pihak yang sedang melakukan komunikasi. Di bahasa tulis, apabila salah satu pihak adalah seorang perempuan maka, penulisan Enchanté ditambahi akhiran huruf e lagi sebagai penanda kalau yang berbicara tersebut adalah perempuan. Tetapi pengucapan Enchanté(e) antara laki-laki dan perempuan secara lisan, sama, yakni Ongsyongte.