Bila suatu benda berada di suatu kemiringan yang curam, biasanya benda tersebut akan menggelinding dengan sendirinya. Ada kekuatan tak kasat mata yang mendorong benda tersebut menggelinding. Kekuatan tak kasat mata itulah yang dinamakan gaya gravitasi.

Benda sekecil apapun jika dilempar ke udara akan jatuh kembali ke bumi. Itu aturan alam sebenarnya.

Tetapi aturan itu tidak berlaku pada sebuah batu di India sana. Ada sebuah batu, ukurannya tidak main-main pula, berdiri mengerikan di atas sebuah bukit batu yang memiliki kemiringan yang membuat benda apapun jika diletakkan di sana akan menggelinding ke bawah. Tetapi ajaibnya batu raksasa itu tidak beranjak ke mana-mana selama ribuan tahun.

1. Konon Batu Tersebut Adalah Hasil Ulah Nakal Dewa Krisna Saat Masih Bocah

Ceceran Mentega Dewa Krisna via http://www.dailymail.co.uk

Orang lokal di sana menyebutnya Krishna’s Butter Ball atau Vaanirai Kal (Batu dari Langit). Kalau menurut cerita Hindu di sana batu tersebut berasal dari ceceran mentega yang dicuri Dewa Krisna dari toples milik ibunya. Cecerannya kemudian mengendap menjadi batu raksasa yang hingga kini menjadi misteri itu.

2. Hasil Dari Ajang Pamer Kekuatan Dewa-Dewa

Batu dari Langit via http://www.dailymail.co.uk

Beberapa orang mengatakan bahwa batu tersebut ditempatkan di sana oleh para Dewa yang ingin pamer kekuatan. Beberapa yang lain mengatakan batu tersebut ulah dari alien ribuan tahun silam. Para geologis sendiri beranggapan ukuran batu tersebut awalnya lebih besar lalu terjadi korosi alam sehingga terbentuk ukuran dan bentuk seperti yang ada sekarang. Para ilmuwan memiliki teori bahwa batu tersebut adalah bentukan alam yang sederhana.

3. Ukurannya Segede Gambreng, Miring Mengerikan Pula

Advertisement

Berasa Pengen Nyentil Si Batu via http://www.dailymail.co.uk

Batu raksasa seberat 250 ton ini bisa dijumpai di sebuah lereng di kota kecil bernama Mahabalipuram, di India bagian selatan.

Bila dilihat batu raksasa ini dalam posisi rawan menggelinding kapanpun, seolah tinggal sentil langsung menggelinding. Namun, sudah ribuan tahun batu itu dalam posisi seperti itu, nggak kemana-mana.

4. Sudah Pernah Dilakukan Percobaan Untuk Memindahkannya. Kekuatan 7 Gajah Tak Mempan.

Coba deh dorong sekuat urat yang kamu punya via http://www.dailymail.co.uk

Beberapa kali percobaan untuk memindahkan batu itu dilakukan. Tentu saja, sebab posisinya membahayakan. Orang yang pertama kali mencobanya adalah seorang Raja Pallava Narasimbhavarman, yang memimpin India Selatan tahun 630 sampai 668 sesudah Masehi, tetapi nggak berhasil.

Kemudian pada tahun 1908 Gubernur Madras (kini Kota Chennai) Arthur Lawley menggunakan tujuh ekor gajah mencoba untuk memindahkan batu tersebut, juga tak berhasil. Dia sangat khawatir batu tersebut akan menggelinding ke kota yang ada di bawah lereng. Kekhawatirannya hingga kini tinggal kekhawatiran.

5. Bakal Bikin Gemes Ribuan Ababil Untuk Tiduran Di Bawahnya Andai Batu Itu Ada Di Indonesia

Seperti pose untuk foto terakhirmu via http://www.dailymail.co.uk

Karena keunikannya itulah banyak wisatawan baik lokal maupun asing berdatangan ke sana. Mereka berpose dengan nyali luar biasa, berdiri tepat di bawah batu yang siap menggelinding kapan saja tersebut. Melihat orang-orang duduk di bawahnya saja sudah bikin ngilu.

Ada yang menggunakannya untuk berteduh dari sengatan matahari. Bahkan tak sedikit dari pengunjung mencoba mendorongnya, namun tetap saja tanpa hasil.

Bila kamu ke India berkunjunglah ke sana. Dan tak ada salahnya untuk mencoba mendorong batu tersebut. Mungkin kamu ksatria yang selama ribuan tahun ini dinanti untuk bisa memindahkan batu dari langit tersebut.