Bosan dengan lagu-lagu Mainstream zaman sekarang? Lagu dari band-band indie ini bisa jadi alternatif musik yang bisa kamu dengarkan saat  santai, kerja di depan komputer, mengerjakan tugas, olahraga, atau kumpul bareng teman. 

 

1. THE 1975

The 1975's gig

The 1975's gig via http://static.guim.co.uk

The 1975 merupakan band asal Manchester, Inggris, terdiri dari 4 personil yaitu Matthew Healy (lead vocal, guitar), Adam Hann (guitar), George Daniel (drums, backing vocals), and Ross MacDonald (bass). Band ini memulai karirnya sebagai band rock alternatif indie yang sering mengupload performance mereka di channel youtube dengan nama yang berbeda. Di tahun 2011 mereka meluncurkan album EP yang berisi 5 lagu, sebagai bentuk promosi mereka membagikannya secara gratis pada semua follower mereka di twitter. Di akhir tahun 2013 mereka merilis debut album mereka dengan judul The 1975. 

Lagu-lagu mereka bergenre alternative rock dengan sentuhan retro pop yang serasa membawa kamu kembali ke tahun 70-80an. Coba dengarkan lagu "Chocolate" , "Robbers", dan "Heart Out" untuk dapat sensasi retro yang cukup kental. Lirik yang dalam (meskipun mereka sering mengangkat tema-tema remaja kontroversial) yang dipadu permainan gitar, bass, dan drum yang seru, ditambah vokal Maty yang khas bakal bikin kamu jatuh cinta. Album pertama mereka sukses besar dan nama mereka mulai dikenal, dan tahun ini mereka akan meluncurkan album kedua, keren ya? 

2. WALKING ON CARS

Walking On Cars performed

Walking On Cars performed via http://www.katyblackwood.co.uk

Band asal Dingle, Irlandia ini terdiri dari 5 personil Patrick Sheehy (singer/lyricist) Sorcha Durham (pianist), Dan Devane (lead guitarist), Paul Flannery (bass guitarist) and Evan Hadnett (drummer). Pertama kali muncul dengan hits single "Catch Me If You Can", band ini langsung menarik perhatian penggemar musik di negara asal mereka. Beberapa tahun berikutnya mereka mengeluarkan single-single baru yang dicompile dalam satu EP berjudul Hand in Hand. Dengan mengusung genre rock alternatif dengan sentuhan pop, band ini mengingatkan kita pada masa-masa kejayaan band-band alternatif seperti Lifehouse, Incubus, dan Nickelback. 

Suara berat Patrick mengingatkan kita pada suara merdu Jason Wade (Lifehouse) dan Charlie Simpson (ex-Busted). Lirik lagu yang dalam maknanya, dipadu dengan melodi menghentak tapi tetap easy listening ala-ala musik rock alternatif bisa menemanimu saat butuh semangat atau bahkan tetap enak didengar ketika santai. Tahun ini mereka akan merilis album debut mereka berjudul Everything This Way, salah satu lagunya sudah dirilis berjudul "Speeding Cars" yang bisa kamu tonton videoklipnya di channel Youtube mereka.  

3. HUDSON TAYLOR

Hudson Taylor (Duo Group)

Hudson Taylor (Duo Group) via http://digitalspyuk.cdnds.net

Duo group asal Irlandia ini sebelumnya bernama Harry&Alfie sebelum kemudian berganti nama.  Terdiri dari dua bersaudara Harry Hudson-Taylor dan Alfie Hudson-Taylor. Sama seperti band sebelumnya mereka merupakan band indie yang telah menelurkan beberapa album EP sebelumnya, hingga pada akhirnya tahun 2015 mereka bergabung dengan salah satu label rekaman dan merilis album debut berjudul "Singing For Strangers". 

Aliran yang mereka usung adalah genre folk yang ditandai dengan iringan gitar akustik. Suara ringan mereka mengingatkan kita pada suara dan lagu The Beatles yang legendaris lho. Coba dengarkan lagu mereka yang berjudul "Care", "Weapons". dan lagu andalan mereka yang berhasil mengangkat nama mereka "Chasing Rubies" dan "Battles". Lagu mereka cocok didengarkan ketika santai karena suara mereka yang soothing dan melodi lagu folk yang bikin rileks.

4. MAGIC MAN

Band yang satu ini berasal dari Amerika Serikat, didirikan oleh dua sahabat karib Alex Caplow (vocals) dan Sam Lee (guitars and keyboard). Mereka kemudian mengajak teman kuliah mereka untuk bergabung, Gabe Goodman (bass) Justine Bowe (keyboards), Joey Sulkowski (drums) dan terbentuklah Magic Man. Mereka mengusung aliran electro rock yang unik. Di tahun 2010 mereka merilis album indie mereka sendiri yang berjudul Real Life Color dan disusul You Are Here (2013). Album mereka mendapat respon positif dari penggemar musik indie. Namun, nama mereka baru melambung ketika mereka merilis album ketiga mereka yang berjudul "Before The Waves" (2014).

Mereka kemudian sering melakukan promo album dan perform di banyak acara bergengsi di tahun 2014-2015. Lagu andalan mereka antara lain "Paris", "Texas", "Out of Mind", "Chicagoland". Live perform mereka selalu seru dan menarik untuk ditonton apalagi suara merdu Alex dan perpaduan musik rock dan sentuhan electronic music yang mereka tunjukan di lagu-lagu mereka akan memanjakan telinga kamu. Sayangnya, pada 10 Juli 2015 lalu ketiga personil mereka memilih untuk keluar dari band ini, meninggalkan Alex dan Sam tersisa, Namun, mereka tetap semangat mengerjakan album ketiga mereka. 

5. WILD CUB

Wild Cub berasal dari Nashville, AS dan didirikan pada tahun 2011 mengusung aliran rock alternatif dengan permainan alat musik perkusi dan drum yang cukup dominan, dipadu dengan sedikit electronic music instrument. Digawangi oleh songwriter-composer Keegan DeWitt,  multi-instrumentalist Jeremy Bulloc, drummer Dabney Morris, bassist Harry West, serta keyboardist + synthesist Eric Wilson. Padu padan yang kompleks menghasilkan musik yang keren dan unik. Mereka sudah merilis satu album di tahun 2013 berjudul Youth . Coba dengarkan lagu andalan mereka berjudul "Thunder Clatter" yang bikin kita merasa kembali ke masa-masa remaja penuh trials and errors. Lagu tersebut mengangkat nama mereka hingga cukup populer di tahun 2014. 

6. KODALINE

Kodaline merupakan band indie asal Irlandia yang sebelumnya dikenal dengan nama 21 Demands.Terbentuk melalui sebuah kompetisi musik di Irlandia, mereka berhasil menarik minat para penggemar musik. Tahun 2012 mereka meluncurkan album berjudul In A Perfect World  dengan hits andalan mereka High Hopes dan All I Want yang bisa kamu akses dengan mudah di Youtube. Lirik lagu yang romantis, suara vokalisnya yang menenangkan, ditambah konsep videoklip mereka yang kece bakal bikin kamu jadi fan baru mereka. Desember 2014 lalu mereka merilis album kedua mereka yang dinamai Coming Up For Air, masih setipe dengan album pertama mereka, Kodaline menawarkan melodi-melodi yang rileks, lirik serta konsep videoklip yang romantis.